Saturday, September 28, 2013

Pengertian Definisi Karya Seni Rupa Murni (Pure Art atau Fine Art)


Pengertian Definisi Karya Seni Rupa Murni (Pure Art atau Fine Art) - Sebelumnya, dalam artikel kami tentang Seni Rupa Murni (Pure/Fine Art) dan Seni Rupa Terapan (Apllied Art), kami sudah menguraikan secara singkat tentang Perbedaan Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan. Nah, kali ini kami ingin menjelaskan lebih dalam tentang apa yang dimaksud dengan Karya Seni Rupa Murni atau Fine Art. (Untuk Seni Rupa Terapan, akan dijelaskan pada artikel selanjutnya)

Pengertian - Definisi Seni Rupa Murni (Pure Art / Fine Art)

Seni rupa murni biasa juga disebut dengan pure art atau fine art. Seni rupa murni merupakan seni rupa yang tidak memperhatikan unsur praktis, hanya dapat dinikmati hasilnya dan  tidak dimaksudkan untuk kepentingan lain. Seni Rupa Murni juga merupakan jenis karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan estetika atau nilai-nilai keindahan semata. Karya seni rupa murni dibuat untuk kepentingan mengekspresikan emosi atau perasaan penciptanya. Contohnya adalah lukisan, ukiran pada rumah adat, relief pada dinding candi dan lain sebagainya. Karya seni rupa murni diciptakan khusus berdasarkan kreativitas dan ekspresi pribadi pembuatnya.

Yang tergolong karya seni murni yaitu seni lukis, seni patung, Seni Keramik dan seni grafis. Keempatnya akan dijelaskan seperti di bawah ini:

Cabang Seni Rupa Murni
a. Seni Lukis



Seni lukis merupakan karya yang umumnya berbentuk dua dimensi dan dibuat di atas permukaan kertas, kanvas, dinding, kaca dan bahan lain yang memungkinkan untuk itu. Disebut dua dimensi karena hanya dapat dilihat dari satu arah saja. Lalu, bahan pewarna yang digunakan dapat menggunakan cat, tinta, arang, pensil, akrilik dan lain-lain. Ada pula karya seni lukis yang dibuat pada tubuh manusia yang lazim disebut body painting.

Teknik melukis dapat beragam. Secara konvensional dengan menyapukan bahan pewarna menggunakan alat berupa kuas, namun ada pula teknik melukis yang memanfaatkan plototan cat dari tubenya, atau bahkan dengan sapuan jari-jari tangan senimannya.

b. Seni Grafis



Seni grafis merupakan cabang seni rupa murni yang karyanya berwujud dua dimensi. Seni grafis dapat dibuat dengan teknik sablon (cetak saring), cukil kayu (cetakan), etsa (pengasaman pada bahan metal), dan litografi (pencetakan dengan batu litho).


c. Seni Patung



Seni patung merupakan cabang seni rupa murni yang karyanya berbentuk tiga dimensi. Bahan yang digunakan untukmembuat patung, di antaranya kayu, batu atau logam. Karya patung yang besar biasa disebut seni monumental.

Seni patung merupakan karya seni rupa yang berbentuk tiga dimensi. Disebut tiga deimensi karena hasilnya dapat dinikmati dari beberapa arah pandang. dibuat dengan menggunakan berbagai media seperti, kayu, batu, semen, fiber, lilin, tanah liat atau bahkan es. Teknik membuat patung menyesuaikan dengan bahan yang dipakai, dengan cara membentuk dengan tangan, membutsir, memahat, ataupun dengan teknik cetak. Corak seni patung juga bermacam-macam, ada patung naturalis yang menggambarkan benda seperti wujud asli yang ada di alam, ada pula yang bercorak abstrak sehingga sulit dikenali bentuknya.

d. Seni keramik

 
Seni keramik dapat juga dikategorikan sebagai cabang seni rupa murni yang karyanya berwujud tiga dimensi. Keramik dibuat dengan menggunakan bahan utama lempung, kaolin atau tanah. Hasil dari keramik juga berbagai macam, misalnya vas, kendi, piring, gambar dan lain sebagainya.

Baca juga artikel kami tentang:

Wednesday, September 25, 2013

Peran dan Tugas Pokok Guru Sebagai Pengajar, Pendidik dan Agen Pembaharu

Seorang guru tertantang untuk bukan saja menjadi guru yang baik tetapi juga seorang pendidik dan agen pembaharu. Nah, untuk menjadi pengajar, pendidik dan agen pembaharu yang baik, maka guru tersebut sepatutnya mengenal lebih dahulu apa saja yang menjadi tugas pokoknya ketika menjadi pengajar, pendidik ataupun saat menjadi agen pembaharu. Lalu apa saja tugas pokok guru tersebut? mari kita simak artikel singkat berikut ini:

1. Tugas Pokok Guru Sebagai Pengajar
Sebagai pengajar,  seorang guru harus menampilkan pribadinya sebagai cendikiawan (Scholar) dan sekaligus juga sebagai pengajar (Teacher). Untuk itu, yang bersangkutan harus mampu menguasai:
  •  Bidang disiplin ilmu (Scientific Dicipline) yang akan diajarkannya baik aspek substansinya maupun metodologi penelitian dan pengembangannya.
  • Cara mengajarkannya kepada orang lain atau cara mempelajarinya.
 

 2. Guru Sebagai Pengajar dan Juga Sebagai Pendidik
 Selain sebagai pengajar, seorang guru juga diharuskan untuk mampu menjadi seoran Pendidik yang baik. Ia harus menampilkan pribadinya sebagai ilmuwan dan sekaligus sebagai pendidik . Untuk itu, yang bersangkutan harus:
  • Menguasai bidang disiplin ilmu yang diajarkannya
  • Menguasai cara mengajarkan dan mengadministrasikannya
  • Memiliki wawasan dan pemahaman tentang seluk beluk kependidikan, dengan mempelajari: Filsafat pendidikan, sejarah pendidikan, sosiologi pendidikan dan psikologi pendidikan.
    Konsorsium ilmu pendidikan yang dikembangkan oleh T. Raka Toni (1992) mengetengahkan unsur-unsur program pendidikan guru itu hendaknya mencakup:
    • Bidang kajian umum yang berlaku bagi setiap program studi di jenjang pendidikan tinggi (MKDU)
    • bidang ilmu sebagai sumber bahan ajar (MKK - bidang studi)
    • Bidang pemahaman mendalam atas peserta didik (MKDK - Kependidikan)
    • Bidang teori dan keterampilan keguruan (MKK - Keguruan)
     3. Guru Sebagai Pengajar, Pendidik dan Sekaligus Sebagai Agen Pembaharuan dan Pembangunan Masyarakat
    Sebagai seorang pendidik yang memiliki tugas sebagai pengajar, pendidik dan agen pembaharu, yang bersangkutan harus dapat menampilkan pribadinya sebagai pengajar dan pendidik siswanya dalam berbagai situasi baik individual ataupun kelompok, di dalam dan di luar kelas, maupun secara formal, non formal dan informal, sesuai dengan keragaman karakteristik dan kondisi objektif siswa dengan lingkungan kontekstualnya; dan lebih lua lagi sebagai penggerak dan pelopor pembaharuan dan perubahan masyarakatnya di mana pun ia berada.

    Seorang guru yang memiliki tugas pokok sebagai Pengajar, Pendidik dan Agen Pembaharu seharusnya:
    • memiliki pengetahuan dan pengertian tentang pertumbuhan jiwa manusia dari segala sendinya, demikian pula tnetang proses belajarnya.
    • Memiliki pengetahuan dan pengertian tentang alam dan masyarakat, yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar khususnya dan pendidikan pada umumnya. Hal ini sangat penting mengingat posisi atau kedudukan serta fungsinya dalam masyarakat di mana ia mengabdi.
    • Mengetahui sepenuhnya pengetahuan dan kepahaman tentak VAK (Bidang disiplin ilmu / studi) yang diajarkan.
    • memiliki secukupnya pengetahuan tentang seni mengajar. Hal ini dapat diperoleh setelah mempelajari metodik dan didaktik teoritis maupun praktis, umum maupun khusus, termasuk praktik mengajar secukupnya.
    Bagaimana? Bisa dipahami? Kalau ingin lebih memahami tentang materi ini, silahkan untuk membeli bukunya Udin Syaefudin Saud, Ph.D yang berjudul Pengembangan Profesi Guru. (AJM) 
    Sumber:
    Saud, U.S. 2009.  Pengembangan Profesi Guru. Bandung: Alfabeta.

    Pengertian - Perbedaan Profesi, Profesional, Profesionalisme, Profesionalitas dan Profesionalisasi

    Pengertian dan Perbedaan Profesi, Profesional, Profesionalisme, Profesionalitas dan Profesionalisasi - Bukan korban Vickynisasi, tetapi memang ada derivasi kata yang juga terjadi dalam bahasa Indonesia yang kemudian membentuk suatu kata baru dengan makna baru. Kali ini kata dasarnya adalah Profesi.

    A. Pengertian PROFESI

    Profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntuk keahlian (experties)  dari para anggotanya. Artinya bahwa ia tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang yang tidak mendapatkan dilatih dan dipersiapkan secara khusus untuk melakukan pekerjaan itu.

    Keahlian diperoleh dari apa yang disebut dengan PROFESIONALISASI, yang dilakukan baik sebelum seseorang menjalani profesi tersebut (Melalui pendidikan atau latihan pra jabatan) maupun setelah menjalani suatu profesi (in-service training).

    B. PROFESIONAL

    Kata Profesional merujuk pada dua hal. Pertama, orang yang menyandang suatu profesi tertentu, misalnya "Dia seorang profesional". Kedua, merujuk pada penampilan seserang dalam melakukan pekerjaannya yang sesuai dengan profesinya. Dalam pengertian yang kedua ini, Profesional dikontraskan dengan "non Profesional" atau "Amatiran".

    C. PROFESIONALISME

    Profesionalisme merujuk pada komitmen para anggota suatu profesi tertentu untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dan terus menerus mengembangkan strategi-strategi yang digunakannya dalam melakukan pekerjaan yang sesuai dengan profesinya.


    D. PROFESIONALITAS

    Profesionalitas merujuk kepada sikap para anggota profesi terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki dalam rangka melakukan pekerjaannya.
    E. PROFESIONALISASI

    Profesionalisasi merujuk pada  proses peningkatan kualifikasi maupun kemampuan para anggota profesi dalam mencapai kriteria yang standar dalam penampilannya sebagai anggota suatu profesi.

    Profesionalisasi pada dasarnya merupakan serangkaian proses pengembangan profesional baik yang dilakukan melalui pendidikan atau latihan "Pra-jabatan" maupun "Dalam Jabatan". Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa profesionalisasi adalah prosesnya. (AJM)

    Sumber:
    Saud,. U. S. 2009. Pengembangan Profesi Guru (hal. 23) Bandung: Alfabeta.

    Friday, September 20, 2013

    Sejarah Singkat Lord Robert Baden Powell of Gilwell, Pendiri Gerakan Pramuka Sedunia

    Sejarah Singkat Lord Robert Baden Powell of Gilwell, Pendiri Gerakan Pramuka Sedunia - Pramuka adalah akronim dari Praja Muda Karana. Apa maksudnya? Nah, untuk lebih mengetahui tentang Pramuka, kita tak bisa lepas dari sejarah berdirinya Gerapak Pramuka Sedunia.

    Pendiri Gerakan Kepramukaan adalah seorang berkebangsaan Inggris bernama Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Lahir dengan nama Robert Stephenson Smyth pada tanggal 22 Februari 1857 dari ayah yang seorang profesor geometri di Universitas Oxford bernama Baden Powell. Ayahnya sendiri meninggal ketika Robert masih sangat kecil.

    Berikut adalah beberapa pengalaman hidup Robert Baden Powell yang menjadi inspirasi isi dan lahirnya gerakan pramuka:

    1. Ditinggal bapaknya sejak kecil, ia mendapat  pembinaan watak dari ibunya.
    2. Mahir dalam keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olahraga dan lain-lain yang ia dapatkan dari didikan kakak-kakaknya.
    3. BP (sebutan Baden Powell jr) sangat disenangi oleh teman-temannya karena selalu gembira, lucu, cerdas, suka bermain musik, bersandiwara, berolahraga, mengarang dan menggambar.
    4. Pengalamannya sebagai pembantu Letnan di India pada resimen 13 Kalvaleri, yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang, yang kemudian ia temukan di puncak gunung, seta keberhasilannya melatih panca indera Kimbal O'Hara.
    5. Pengalaman mampu bertahan dalam kondisi terkepung selama 127 hari oleh bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan dalam kondisi kekurangan makanan.
    6. Berpengalaman mengalahkan kerajaan Zulu di Afrika dan berhasil mengambil kalung manik kayu milik raja Dinizulu.

    Dan masih banyak lagi pengalaman hidupnya yang kemudian menjadi kompas dari gerakan pramuka itu sendiri, agar mampu untuk bertahan dan maju dalam kondisi apapun.

    Dari pengalaman hidupnya itulah, tercetus untuk mengeluarkan gagasan mengenai pembinaan para remaja di negeri Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya gerakan pendidikan pramuka seperti yang ada saat ini.

    Pengalaman hidupnya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah buku dengan judul "Aids to Scouting" yang sebenarnya memberi petunjuk kepada tentara muda Inggris agar dapat melakukan tugas penyelifik dengan baik. Bukunya sangat menarik, tidak hanya bagi para pemuda bahkan orang dewasa.

    Lalu, Tuan William Smyth sebagai seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris meminta agar BP melatih anggotanya sesuai dengan cerita pengalaman hidup beliau. Dan dipanggillah sebanyak 21 orang pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah negeri Inggris, diajak berkemah dan berlatih di Pulau Brownsea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.

    Pada tahun 1910 BP meminta pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. BP menikah dengan Olave St. Clair Soames pada tahun 1912 dan dianugerahi 3 orang anak.

    Tahun 1929, raja George memberikan titel Lord sehingga namanya menjadi Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Baden Powell meninggal pada tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

    Sejarah Singkat Lord Robert Baden Powell of Gilwell, Pendiri Gerakan Pramuka Sedunia by JM

    Friday, September 6, 2013

    Contoh Proposal Beasiswa Pendidikan Universitas ke Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten/Kota


    Tarakan, 22 Agustus 2013
    Perihal : Permohonan Biaya Studi S1

    Kepada Yth,
    Bapak Walikota Tarakan
    Cq. Kepala Bagian Sosial
    Di
    Tempat

    Dengan Hormat,
    Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

       
    Nama            : ..........
    Tempat, tanggal lahir    : ..........
    Alamat            : .......... 
    Perguruan Tinggi    : ..........
    Program Studi        : Pendidikan Matematika
    Semester        : IV(empat)
    NomorPokokMahasiswa    : ..........
    Nomor HP        : ..........
    Nama Ayah        : ..........
    Pekerjaan        : Petani
    Nama Ibu        : ..........
    Pekerjaan        : Ibu Rumah Tangga

    Dengan ini mengajukan Permohonan Bantuan Biaya Pendidikan untuk biaya perkuliahan program Pendidikan S1.

    Sebagai bahan pertimbangan permohonan ini saya lampirkan kelengkapan persyaratan sebagai berikut :

    1.    Surat Permohonan Bantuan Biaya Pendidikan
    2.    Surat Keterangan Aktif  Kuliah
    3.    Fotocopy Kartu Mahasiswa
    4.    Fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS & Transkip Nilai)
    5.    Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilegalisir
    6.    Fotocopy Kartu Keluarga yang dilegalisir
    7.    Fotocopy Rekening Bank
    8.    Surat Keterangan Domisili
    9.    Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan
    10.    Surat pernyataan bukan CPNS / PNS / Karyawan BUMN / BUMD / Perusahaan Swasta
    11.    Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari instansi lain
    12.    Bukti pembayaran SPP dan Nota pembelian keperluan kuliah

    Tarakan, .......... 2013
    Hormat saya



    ________________
    NPM. ....

    =============

    Terimakasih sudah mampir di site kami dan membaca artikel kami tentang Contoh Proposal Beasiswa Pendidikan Universitas ke Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten/Kota, semoga artikel ini bermanfaat. Regards.