Tuesday, August 27, 2013

Contoh Surat Pernyataan Bercerai (Perceraian) Singkat, Hak Menafkahi Anak

Tarakan, 05 Februari 2013


Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama    : ......................
Lahir    : ......................

Menyatakan bahwa saya dengan sadar dan sehat memberitahukan bahwa saya sudah tidak ada hubungan (suami/istri) lagi dengan saudara ................... Dengan catatan bahwa saudara .................. akan menjamin dan menafkahi anak-anaknya sampai anak-anaknya dewasa.

Demikian surat pernyataan ini saya buat tanpa paksaan dari siapapun dan kedua belah pihak menyetujuinya.

Mengetahui,                                                            Tertanda
1. Orang tua : .........               
2. (Pejabat agama yang berwenang)                  .................

================



Pastinya agan2 or Sobat2 Jufry bertanya mengapa saya menulis artikel Contoh Surat Pernyataan Bercerai (Perceraian) Singkat, Hak Menafkahi Anak ini, memang serasa lucu alias janggal aja. Namun beberapa waktu lalu, sepupu saya yang kebetulan sudah bercerai dan suaminya telah menikah lagi meminta agar dibuatkan surat pernyataan cerai. Karena suaminya sudah menikah lagi (tanpa status cerai sebenarnya) dan saat ini sedang bekerja di salah satu perusahaan, maka seharusnya gajinya itu dikirimkan ke sang istri pertama, namun sang istri keduanya tidak mau dan marah-marah. Untuk itu, solusinya perusahaan meminta surat pernyataan cerai dari sang istri pertama agar hak anak dari istri pertama tetap ia dapatkan, dalam artian, ia masih menerima sekian persen dari gaji sang mantan suami yang dikirimkan melalui perusahaan langgsung kepada pihak istri pertama.

Jadi, jika ada sobat, tetangga sobat atau kenalan sobat yang mengalami nasib sama, dimana suami sudah menikah lagi, tetapi sobat ingin agar anak anda tetap mendapatkan pertanggung jawaban dari sang suami, maka surat di atas saya rasa cukup perlu untuk dilampirkan dalam permohonan kepada perusahaan dimana suami anda bekerja.

0 comments:

Post a Comment