Wednesday, July 17, 2013

SOAL UAS + KUNCI JAWABAN PKn KELAS 5 V SD SEMESTER 2 ERLANGGA

Soal AUS PKN Kelas 6 Semester 1 / 2 Erlangga
1. Pihak yang mengelola keuangan dalam organisasi,yaitu….
a.ketua
b.bendahara
c.sekretaris
d.wakil

2.Pengertian dari aklamasi adalah….

a.pemungutan langsung oleh seluruh anggota
b.penunjukkan langsung
c.pernyataan setuju secara lisan oleh seluruh anggota
d.pengangkatan berdasarkan keputusan pemerintah

3. Koperasi yang menjual kebutuhan sehari-hari disebut….

a.koperasi serba usaha
b.koperasi simpan pinjam
c.koperasi konsumsi
d.koperasi produksi


4.    Perusahaan didirikan dengan tujuan….

a.mengumpulkan dana bagi anak yatim
b.membantu sesama manusia
c.memberi pendidikan bagi siswa
d.mencari keuntungan

5.     Kegiatan yang tidak dilakukan oleh koperasi sekolah,yaitu….   

a.menjual pakaian seragam sekolah
b.menjual buku dann alat tulis
c.menjual beras dan sayur
d.menjual makanan kecil

6.    Koperasi yang dibentuk ditingkat desa,disebut….

a.Koperasi Unit Desa
b.Koperasi Pegawai Negeri
c.Koperasi Sekolah
d.Koperasi Serba Usaha

7.    Kepala Desa dipilih oleh….

a.BPD
b.camat
c.rakyat
d.walikota

8.    Gabungan dari beberapa Rukun Tetangga,disebut….

a.desa
b.RW
c.dusun
d.kota

9.    Berikut ini yang bukan merupakan pelayanan Posyandu,adalah….

a.pemeriksaan kesehatan balita dan bayi
b.pemberian makanan tambahan
c.penimbangan balita dan bayi
d.pemeriksaan ibu hamil

10.    Dalam bermusyawarah yang boleh menyampaikan pendapat adalah….

a.ketua
b.wakil
c.pengurus
d.semua peserta rapat

11.    Musyawarah merupakan upaya untuk menyelesaikan masalah secara….

a.bersama
b.pribadi
c.perorangan
d.golongan

12.    Dalam pancasila musyawarah diatur dalam sila ke….

a.2
b.3
c.4
d.5

13.     Pemungutan suara terbanyak disebut….

a.voting
b.mufakat
c.musyawarah
d.keputusan

14.     Pemilihan ketua kelas sebaiknya dilakukan dengan cara….

a.ditunjuk kepala sekolah
b.ditunjuk guru
c.musyawarah kelas
d.memilih anak yang paling pintar

15. Berikut hal yang tidak perlu dibahas dalam musyawarah berpariwisata….

a.uang saku peserta
b.tempat wisata
c.kendaraan yang akan digunakan
d.biaya transportasi dan masuk obyek wisata

16.    Berikut sikap yang mencerminkan makna keputusan bersama,yaitu….

a.rajin melaksanakan piket kelas
b.tidak mengenakan pakaian seragam
c.tidak masuk sekolah tanpa keterangan
d.megabaikan tugas sekolah dan di rumah

17.    Hasil keputusan bersama harus dilaksanan dengan penuh….

a.basa-basi
b.tanggung jawab
c.terpaksa
d.kebencian

18.    Sikap terpuji dalam menyikapi hasil musyawarah adalah….

a.menunjukkan ketidakpuasan dengan marah-marah
b.membiarkan saja karena tidak sependapat
c.mau menerima dan melaksanakan dengan penuh tanggung jawab
d.menerima tetapi tidak melaksanakan

19.    Hukuman sepantasnya diberikan kepada orang yang….

a.tidak melanggar peraturan
b.tertib menjalan peraturan
c.melanggar peraturan
d.tidak sengaja melanggar peraturan

20.    Sikap terpuji apabila ada kerja bakti dilingkungan tempat tinggalmu adalah….

a.mendukung karena malu dengan tetangga
b.mendukung dan turut ambil bagian
c.melihat orang yang keja bakti
d.membayar dengan uang sebab orang tua kaya

21.    Kerjabakti merupakan kepentingan…….yang dilaksanakan tanpa mengharapkan imbalan

a.pribadi
b.golongan
c.perorangan
d.umum

22.    Sikap yang harus dikembangkan ketika kalah dalam pemilihan pemilihan ketua kelas adalah….

a.tidak akan mencalonkan diri lagi
b.meminta diulang,sebab dirinya kalah
c.menerima kekalahan dengan lapang dada
d.menyalahkan teman -teman yang tidak memilih dirinya

23.    Berikut ini bukan sikap yang perlu dikembangkan dalam mengambil keputusan bersama,yaitu….

a.ikhlas
b.adil
c.bertanggung jawab
d.individualis

24.    Berikut ini masalah yang perlu diselesaikan dengan musyawarah,kecuali….

a.mengerjakan PR
b.merayakan HUT Kemerdekaan RI
c.pemilihan ketua kelas
d.pemilihan komite sekolah

25.    Berikut merupakan ciri-ciri pemimpin yang baik,adalah….

a.cerdas dan tidak disiplin
b.rajin dan pilih kasih
c.kaya dan sombong
d.cerdas,disiplin,dan berakhlak mulia.

1. B    6. A    11. A    16. A    21. D
2. C    7. C    12. C    17. B    22. C
3. C    8. B    13. A    18. C    23. D
4. D    9. D    14. C    19. C    24. A
5. C    10.D    15. A    20. B    25. D

Tema dan Logo Nasional HUT RI Ke 68 Tahun 2013

Tema dan Logo Nasional HUT RI Ke 68 Tahun 2013 - Tak lama lagi kita akan merayakan pesta nasional memperingati HUT RI yang ke 68 tahun. Dengan demikian, tahun 2013 ini, kita sudah merdeka selama 68 tahun dari penjajahan Jepang dan Kolonial Belanda. 

Saat ini, sudah semakin menipisnya rasa nasionalisme dalam diri kader bangsa yang seharusnya akan memikul tanggungjawab dalam mempertahankan dan membangun Bangsa yang tercinta ini. Untuk itu, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, maka selayaknyalah kita merayakannya, tidak hanya dalam bentuk pesta bersama, namun lebih kepada pembaharuan diri untuk membangun bangsa dan negara ini menuju bangsa yang makmur dan sejahtera, bukan negara korup, miskin dan terbelakang.

Tahun 2013 ini, logo dan tema nasional telah dirilis. berikut Tema Nasional HUT RI ke 68:

“MARI KITA JAGA STABILITAS POLITIK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI KITA GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT.”
Logo Nasional HUT RI Ke 68 adalah sebagai berikut:

Bagi anda yang sedang mengadakan atau mempersiapkan Lomba selama HUT RI tahun 2013 ini, berikut beberapa artikel yang dapat anda baca:

  1. Contoh Surat Keputusan RT tentang Panitia HUT RI ke 68 
  2. Contoh Proposal HUT RI ke 68 
  3. Contoh Surat Permohonan Dana Dalam Proposal

Demikian yang dapat kami bagikan tentang Tema dan Logo Nasional HUT RI Ke 68 Tahun 2013, semoga bermanfaat.

PROPOSAL KEGIATAN PERINGATAN HUT RI KE-68

PROPOSAL KEGIATANDALAM RANGKA PERINGATAN HUT RI KE-68
 I.      PENDAHULUAN
I.1     DASAR PEMIKIRAN


Enam puluh delapan tahun yang lalu, Indonesia belum semerdeka dan semaju sekarang ini. Selama lebih dari 250 tahun sebelum 1945, hampir seluruh wilayah di Indonesia dikuasai oleh Kolonial Belanda, Inggris, dan Jepang. Belanda dan Jepang sangat berambisi menguasai Indonesia karena kekayaan alamnya yang berlimpah ruah, sedangkan rakyatnya masih sangat terbelakang sehingga kekayaan alam itu belum dimanfaatkan. Pada zaman penjajahan, Rakyat Indonesia benar-benar berada pada posisi yang sulit, terjepit, dan terjajah di tanah sendiri. Jika kita baca kembali buku-buku dan arsip sejarah, maka akan terlihat bagaimana rakyat Indonesia menjadi budak di negeri sendiri.

Kondisi terjajah yang terus menerus dialami rakyat Indonesia, justru melahirkan para pahlawan yang berjiwa patriotis dan siap membela tanah air. Kita mengenal banyak Pahlawan Nasional yang begitu gagah berani melawan penjajah meskipun hanya berbekal bambu runcing. Perjuangan mereka telah memberikan kontribusi yang besar terhadap kemerdekaan Indonesia yang sekarang ini kita nikmati bersama.

Merdeka, memang satu kata yang dapat diartikan bebas tanpa kekangan pihak lain. Selain itu, kemerdekaan juga dapat berarti keadilan dan pemerataan yang dialami oleh seluruh rakyat Indonesia. Namun setelah status merdeka itu kini kita sandang selama 68 tahun, apakah bangsa ini sudah benar-benar merdeka?. Pertanyaan ini tentu bisa kita jawab dengan menilik diri kita, sekeliling kita, dan seluruh negeri ini. Ada berbagai tanda yang memerlihatkan bahwa Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Misalnya masalah kemiskinan, perpecahan berbasis SARA, pendidikan yang tidak terjangkau, bobroknya mental bangsa, hingga banyaknya pos bisnis strategis yang masih dikuasai asing. Keadilan belum mampu menelusup kokoh dalam negeri yang kita cintai ini. Kesenjangan sosial pun terjadi di mana-mana. Jika kita mau membaca keadaan negeri kita, sesungguhnya kita belum benar-benar merdeka.

Oleh karena itu, kondisi terjajah seperti ini perlu kita sadari dan solusikan bersama. Sebagai rakyat kecil, kita bisa memberi kontribusi dengan menjaga kerukunan antar ras, suku, agama, dan golongan. Kita juga bisa belajar untuk bersaing secara adil dalam bentuk dan hal-hal yang sederhana sambil memegang teguh persatuan dan kesatuan. Dengan bersatunya rakyat indonesia, didukung dengan pemimpin dan wakil rakyat yang jujur dan adil, maka kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hal yang mustahil.

Berangkat dari keinginan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa tersebut, dan juga memupuk rasa keadilan terhadap sesama, maka kami selaku PANITIA HUT RI ke-68warga Juata Harapan yang tergabung dalam tiga RT, yaitu RT 09, RT 10 dan RT 17  Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan ingin memulainya dari lingkup kecil. Bersamaan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 68, Panitia bermaksud mengadakan kegiatan Lomba Meriah untuk semua warga RT 09, RT 10 dan RT 17. Gambaran mengenai kegiatan tersebut akan kami paparkan dalam proposal singkat ini.

I.2        TEMA DAN SUBTEMA HUT RI KE-68

Tema:

“MARI KITA JAGA STABILITAS POLITIK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI KITA GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT.”

Subtema:

”Dengan semangat kemerdekaan, mari kita bangun rasa kebersamaan, toleransi dan nasionalisme serta turut mendukung program pemerintah dalam membangun bangsa dan negara.”

I.3     MAKSUD DAN TUJUAN

I.3.1  Maksud

Adapun maksud diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kegembiraan dalam menyambut Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 pada tanggal 17 Agustus 2013.

I.3.2  Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan diadakannya acara ini adalah:

a.  Mempererat tali silaturahmi antar sesama warga yang tergabung dalam tiga RT, yaitu RT 09, RT 10 dan RT 17 Kelurahan Karang Harapan.

   

 b. Meningkatkan semangat juang dalam meraih prestasi di antara anak-anak maupun dewasa.

c.  Memupuk jiwa sportifitas dalam berlomba di antara anak- anak dan dewasa.

   

    d.  Memupuk semangat persatuan dan kesatuan serta  nilai-nilai kebersamaan, toleransi dan nasionalisme dalam diri anak-anak maupun dewasa.

                     I.4     DASAR KEGIATAN

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan :

1.  Pancasila sila ke-3, “Persatuan Indonesia”.

2. Petunjuk dan arahan tokoh masyarakat Juata Harapan tentang pelaksanaan kegiatan dalam rangka peringatan HUT RI ke-68 di tingkat RT.

II.                ISI PROPOSAL

II.1   TEMA KEGIATAN

Kegiatan yang mengedepankan kebersamaan warga antar generasi serta kegiatan anak-anak maupun dewasa yang bersifat mengembangkan daya kreatifitas, ketrampilan, ketangkasan, sportifitas, saling menghargai dan keadilan sosial.

II.2   JENIS KEGIATAN

II.2.1  Bidang Olahraga yang diperlombakan:

1.      Futsal

2.      Sepakbola Ibu-Ibu

3.      Tenis Meja :

a.       Tunggal Pa / Pi

b.      Ganda Pa / Pi

c.       Ganda Campuran

d.      Kategori anak-anak (Pa / Pi)

4.      Joget Bola

5.      Catur Pa / Pi

6.      Domino Pa / Pi

7.      Gigit Sendok (anak-anak)

8.      Lomba Makan Kerupuk (anak-anak)

9.      Lomba Karung (anak-anak)

10.  Tarik Tambang (anak-anak)

11.  Panjat Pinang

12.  Sepak Takraw

13.  Pancing Botol (anak-anak)

14.  Bulu Tangkis

15.  Lomba Lari (anak-anak)

16.  Lomba Engrang (anak-anak)

II.2.2. Bidang Kesenian :

1.      Lomba Karaoke

a.       Dewasa

b.      Anak-anak

2.      Lomba poco-poco

3.      Lomba Joget

II.2.3. Acara syukuran HUT RI ke-68, 17 Agustus 2013

a.       Syukuran & Doa

b.      Santap Malam Bersama & Ramah Tamah

II.3   PESERTA

Seluruh warga Juata  Harapan yang tergabung dalam 3 RT, yaitu RT 09, RT 10 dan RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

II.4   WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

a.      Perlombaan

Hari, Tanggal  :  Minggu - Sabtu, 11-17 Agustus 2013

Waktu                         :  Pukul 07.30 WIB s.d. selesai

Tempat           :  Gg. Kelapa (Kediaman RT 10)

b.      Acara syukuran HUT RI ke-68

Hari, tanggal               :  Minggu, 18 Agustus 2013

Waktu            :  Pukul 19.30 WIB s.d. selesai

Tempat           :  Kediaman Ketua RT 10

II.5   SUSUNAN KEPANITIAAN

Pelindung              : Tuhan Yang Maha Esa

Penanggung jawab : Masing-Masing Ketua RT 09, 10 dan 17

                 Penasehat             :  -    Bpk. Nikodemus, S.Sos

-      Bpk. Mathius Kambuno Linggi’

-      Bpk. Petrus Pundu

*Panitia Pelaksana*

A         Panitia Inti                   :

Ketua                           : Markus Layuk

Sekretaris                     : Jupri Malino

Bendahara                   : Yulius Biring

B.         Seksi – Seksi                :

1.      Seksi Acara                  : ~ Ibu Yohana Riza

  ~ Bpk. Isak Allo, SE

2.      Seksi Dana                   : Masing-Masing Bendahara RT

3.      Seksi Perlombaan        :

a.       Bidang Olahraga    : ~ Bpk. Paulus Samaa (Koordinator)

~ Bpk. Rahmad Winarso

b.      Bidang Kesenian    : Ibu Damaris Buena (Koordinator)

c.       Seksi Perlengkapan            : Bpk. Yulianus Bassi, S.Sos

  Sdr. Hendrik Alex Patandung, ST

4.      Seksi Konsumsi                       : Ibu-Ibu RT

5.      Seksi Keamanan          : Linmas masing-masing RT

III.        Rencana Anggaran:

III.1. Anggaran Pendapatan:

a.       Bantuan LPM                   :Rp.   1.000.000

b.      Bantuan Ketua RT 09        : Rp.      500.000

c.       Bantuan Ketua RT 10        : Rp.      500.000

d.      Bantuan Ketua RT 17        : Rp.      500.000

e.       Swadaya Masyarakat        : Rp. 10.500.000

f.       Donasi dari para Donatur   : Rp.   5.000.000 +

                                          Jumlah            : Rp. 18.000.000

III.2. Anggaran Belanja:

a.       Bidang Olahraga              : Rp. 10.000.000

b.      Bidang Kesenian              : Rp.   3.500.000

c.       Perlengkapan                  : Rp.   2.500.000

d.      Konsumsi                       : Rp.   2.000.000 +

                                         Jumlah            : Rp. 18.000.000

IV.    PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat dengan sesungguhnya. Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi dari Bapak/Ibu/saudara/i sekalian demi terlaksananya acara ini. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu/saudara/i, kami ucapkan limpah terima kasih.

                                                                           Tarakan, 15 Juli 2013

Ketua Panitia HUT RI ke-68                          Sekretaris,                             

Markus Layuk                                                    Jupri Malino

Mengetahui,

 Ketua RT

__________

Contoh Surat Proposal Permohonan Dana HUT RI Ke-68

Contoh Surat Proposal Permohonan Dana HUT RI Ke-68 - bagi anda yang saat ini menjadi panitia HUT RI Ke 68, pastinya sedang menyiapkan Proposal. Nah salah satu bagian dari proposal adalah Surat Permohonan Dana. Yuk simak contoh yang kami gunakan di bawah ini:

                             PROPOSAL PERAYAAN HUT RI KE-68 
RUKUN TETANGGA 09, 10 DAN 17
                               KELURAHAN KARANG HARAPAN
                                KECAMATAN TARAKAN BARAT
                           Jl. Juata Harapan RT. 10 - ( ____________)

Nomor             : 02/PAN-HUTRI/RT.10-KKH/VII/2013
Lampiran         : 1 Eksp. Proposal
Perihal             : Permohonan Dana

Kepada,
Yth.     Bpk. __________________
           Di
               Tarakan

Dengan Hormat,

            Panitia Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-68 bersama pengurus Rukun Tetangga (RT) Juata Harapan Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, akan mengadakan serangkaian kegiatan untuk menyemarakkan acara tersebut.

            Maka kami mengharapkan bantuan dan partisipasi bapak untuk terlaksananya kegiatan tersebut. Proposal Terlampir.

            Demikian permohonan kami, atas perhatian dan bantuan dari bapak, segenap warga      RT 09, RT 10 dan RT 17 Kelurahan Karang Harapan mengucapkan terimakasih.

                                 PANITIA HUT RI KE-68
RT 09, RT 10 dan RT 17 KEL. KARANG HARAPAN KEC. TARAKAN BARAT

                                                              Tarakan, 15 Juli 2013
Ketua Panitia HUT RI ke-68                         Sekretaris,                             



 


Markus Layuk                                                 Jupri Malino

                                 Mengetahui,
                                  Ketua RT

                              ____________

Contoh Surat Keputusan RT Tentang Panitia HUT RI Ke-68

SURAT KEPUTUSAN
Nomor : 03/RT.10/VII/2013

TENTANG
KEPANITIAN PERLOMBAAN ANTAR RUKUN TETANGGA JUATA HARAPAN
MEMPERINGATI HUT RI KE-68

Menimbang :

a. Bahwa guna kelancaran pelaksanaan Perlombaan antar RT di Juata Harapan dalam rangka memperingati HUT RI ke-68 dipandang perlu  membentuk panitia pelaksana;
b. Bahwa para anggota sebagaimana tersebut dalam lampiran surat keputusan ini dipandang memenuhi persyaratan untuk ditunjuk dan diserahi tugas sebagai anggota panitia;
c. Bahwa untuk maksud tersebut di atas perlu diatur dengan surat keputusan.
 
Mengingat :
Dirasa sangat penting untuk menetapkan panitia Perlombaan antar RT di Juata Harapan dalam rangka memperingati HUT RI KE-68
 
Memperhatikan :
Hasil keputusan rapat bersama warga Juata Harapan yang tergabung dalam tiga RT, yakni RT 09, RT 10 dan RT 17 tertanggal Kamis, 11 Juli 2013 yang diprakarsai oleh Ketua RT 10.
 
                               MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
 
Pertama    : Bahwa nama-nama yang tercantum dalam lampiran surat keputusan ini berhak dan               sepakat untuk duduk dalam kepanitiaan Perlombaan antar RT di Juata Harapan dalam              rangka memperingati HUT RI KE-68, yang akan diselenggarakan mulai tanggal 11 Juli              2013 s/d 18 Agustus 2013;
 
Kedua    : Segala biaya yang dikeluarkan dibebankan pada partisipasi warga dan bantuan dana dari para Donatur;
 
Ketiga    : Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini, akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya.
 
Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan selesainya acara.

                           Ditetapkan di     : Tarakan
                           Tanggal        : 15 Agustus 2013

                                Ketua RT. 10


                                ____________

Nah, rekan-rekan panitia, Contoh Surat Keputusan RT Tentang Panitia HUT RI Ke-68 di atas adalah Surat Keputusan yang kami gunakan dalam kepanitiaan kami. Surat ini biasanya diperlukan apabila kita sebagai panitia akan mengajukan proposal bantuan dana melalui Kelurahan dan pemerintahan.

Semoga bermanfaat...

Monday, July 8, 2013

Daftar Hasil UKG - UKA 2013 ( Uji Kompetensi Guru / Uji Kompetensi Awal)

Daftar Hasil UKG - UKA 2013 ( Uji Kompetensi Guru / Uji Kompetensi Awal) - Dari beberapa sumber yang kami baca, bahwa rata-rata nilai UKA atau UKG 2013 tahun ini masih sangat rendah. Dan daerah yang meraih rata-rata Hasil UKG atau UKA 2013 tahun ini adalah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai rata-rata 50,10. 

Untuk lebih jelasnya kami akan menuliskan Provinsi yang masuk 10 besar:
  1. Propinsi DI Yogyakarta (50,1)
  2. Propinsi DKI Jakarta (49,2)
  3. Propinsi Bali (48,9)
  4. Propinsi Jawa Timur (47,1)
  5. Propinsi Jawa Tengah (45,2)
  6. Propinsi Jawa Barat (44,0)
  7. Propinsi Kepulauan Riau (43,8)
  8. Propinsi Sumatera Barat (42,7)
  9. Propinsi Papua (41,1)
  10. Propinsi Banten (41,1)

Lalu, 5 Provinsi yang memperoleh nilai rata-rata terendah, yaitu:

1. Propinsi Maluku (34,5)
2. Propinsi Maluku Utara (34,8)
3. Propinsi Kalimantan Barat (35,40)
4. Propinsi Kalimantan Tengah (35,5)
5. Propinsi Jambi (35,7)

Nantinya, yang lolos ujian kompetensi tahap awal ini, akan mengikuti PLPG dan bagi yang tidak lolos akan mengulang pada tahun 2014 mendatang. 

Kesempatan hingga tahun 2015 untuk UKA dan UKG. bagi yang tidak lolos hingga tahun 2015, mereka nantinya akan mengikuti PPK di universitas yang ditunjuk selama 2 semester.