Thursday, June 27, 2013

PROSES-PROSES DAN DAYA YANG MEMENGARUHI DINAMIKA LINGKUNGAN PESISIR/LAUTAN

PROSES-PROSES DAN DAYA YANG MEMENGARUHI DINAMIKA LINGKUNGAN PESISIR/LAUTAN : Ada Empat kelompok faktor yang menjadikan lingkungan kawasan pesisir begitu dinamis :

1. Angin, Gelombang, Pasang surut, Arus dan transport sedimen
 
Kawasan pesisir merupakan lingkungan sangat dinamis, dimana bentuk-bentuk lahan (landforms), seperti garis pantai, pantai berpasir, delta, dan pulau penghalang, terbentuk dan berubah dari waktu ke waktu (over time) mengikuti masukan energi dan material ke dalam lingkungan kawasan pesisir.

Masukan energi berupa : gelombang, pasang surut, dan angin.

Masukan material (sedimen, partikel, dan pollutants) melalui : aliran air sungai, erosi yang diakibatkan oleh angin (wave-induced erosion), pembentukan “landforms” secara biologis (seperti terumbu karang yang dibentuk atas “simbiose mutualisme” antara zooxanthellae dengan hewan karang), dan pre-existing offshore sediment deposit.

Pola sedimentasi (akresi, accretion) dan erosi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti sistem transpor pasir (sedimen) (sediment budget) yang kompleks, yang merupakan akibat (resultante) dari interaksi yang kompleks antar angin, pasang surut, gelombang, dan material (sedimen, pasir, dll).
Karakteristik/kondisi gelombang sangat berpengaruh terhadap pola transport sedimen di pesisir dan ini bervariasi secara musiman.

Salah satu sifat gelombang yang sangat berpengaruh (penting) adalah “ketajaman gelombang” (wave steepness), yaitu : rasio antara tinggi gelombang (wave height) terhadap panjang gelombang (wave length).

Gelombang tajam, biasanya terjadi pada saat angin kencang (musim barat, winter) atau terjadi badai (hurricanes).  Pada saat ini erosi pantai banyak terjadi.  Sebaliknya, pada saat angin tenang (summer), pada umumnya tidak terjadi erosi yang hebat (merusak).


2. Angin Topan dan Badai (hurricanes and Coastal Storms)
  • Badai dan topan merupakan fenomena yang normal di lingkungan pesisir, dan juga faktor utama dalam memodifikasi bentuk lahan (land forms) dan ekosistem pesisir.  Akan tetapi, seiring dengan meningkatnya tekanan kependudukan dan pembangunan di kawasan pesisir, maka bencana alam berupa badai, topan, tsunami, dan lainnya merupakan ancaman berat terhadap penduduk dan kepemilikian (property)
  • Daya (forces) yang menyertai badai dan topan termasuk : gelombang besar dan banjir (surge), aksi gelombang yang meninggi/menguat, dan angin kencang.
  • Banjir akibat badai/topan (storm flooding) dapat mengakibatkan : erosi pantai secara substansial, pengikisan/penghancuran pulau penghalang, dan pemecahan lahan pesisir, sehingga membentuk “inlet”.

3. Peningkatan Paras Laut (sea level rise)
  • Pemanasan global akibat peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca (CO, CH4, dll.) dapat meningkatkan paras/permukaan perairan laut (sea level rise), karena dua alasan: (1) ekspansi panas dan (2) Mencairnya es kutub (glacial melting)
  • Meskipun belum ada konsensus bulat di antara masyarakat ilmiah tentang realitas pemanasan global, hampir semua setuju bahwa pemanasan global merupakan fenomena yang nyata.
  • Ketidak-sepakatan di antara ilmuan sebenarnya hanya pada soal laju (rate) dan derajat (degree) dari pemanasan global
  • Prediksi : sebelum akhir abad-21 suhu rata-rata dunia akan meningkat sebesar + 3oC.
  • Perkiraan tentang dampak pemanasan global sangat bervariasi, tetapi kisarannya antara 0,5 – 2 m pada tahun 2100.
  • Dampak :  banjir, kehilangan/keerusakan biodiversity, kerusakan bangunan dan infrastruktur.

4. Siklus hidrologi
  • Perairan pesisir (coastal waters) dipengaruhi oleh interaksi dinamis antara masukan air dari lautan (ocean waters) dan air tawar (freshwater).
  • Aliran air tawar ke laut merupakan fungsi dari : karakteristik Daerah Aliran Sungai (watershed, drainage basin) dan aliran air permukaan (creeks, streams, rivers, etc.) serta aliran air tanah (groundwater).
  • Selanjutnya, neraca air (water budget) tersebut sangat dipengaruhi oleh laju presipitasi dan evapotranspirasi.
  • Presipitasi mempengaruhi air permukaan (surface waters) via “runoff”, dan mempengaruhi air tanah via perkolasi dan infiltrasi (lihat Figure 2.8.  Dalam Beatley, et.al., 1994)
 Sobat BelAjar, demikianlah artikel kami tentang PROSES-PROSES DAN DAYA YANG MEMENGARUHI DINAMIKA LINGKUNGAN PESISIR/LAUTAN, semoga bermanfaat.

Tuesday, June 25, 2013

Alamat Alternatif Pengecekan NUPTK 2013 Padamu Negeri

Alamat website p2tkdikdas.kemdikbud.go.id menjadi incaran para pemilik kepentingan yang ingin mengetahui status datanya. P2TK Dikdas memberikan alamat web untuk pengecekan data guru melalui http://116.66.201.163:8083/info.php# namun akhir-akhir ini, dengan banyaknya yang mengakses, terkadang sulit untuk membukanya. 
Dan biasanya, kalau anda coba cek verifikasi data PTK di http://116.66.201.163:8083/info.php# mungkin agak kurang lancar, tapi sekarang ada alternatif lain selain alamat yang biasa kita gunakan. Alamat alternatif untuk pengecekan data guru adalah http://223.27.144.195/info.php, mungkin dengan adanya alamat website dengan IP Adress http://223.27.144.195/info.php, bisa meringankan beban server. Lalu, caranya gimana, ya langsung saja menuju alamat tersebut, dan lakukan seperti biasa yaitu dengan memasukkan NUPTK dan tanggal lahir. Kalau berhasil login maka akan keluar info data PTK yang berisi 20 field data yang harus valid sesuai dengan persyaratan tunjangan.

sekarang kalau anda masuk di http://116.66.201.163:8083/info.php#, anda akan diberikan alternatif pengecekan data guru. Berikut adalah Link Mirror Layanan Informasi Data Guru P2TK DIKDAS:
Info (Mirror 4)

Source:
1. http://yasbin-tarakan.blogspot.com/2013/06/alternatif-pengecekan-data-guru-ptk-dan.html 
2.  RodaJaman.Blogspot.Com

Monday, June 24, 2013

CONTOH HUBUNGAN ANTAR SATUAN PANJANG, WAKTU, BERAT, LUAS, VOLUME/ISI DAN SATUAN LAIN

CONTOH HUBUNGAN ANTAR SATUAN PANJANG, WAKTU, BERAT, LUAS, VOLUME/ISI DAN SATUAN LAIN >> Jika ayah mengukur panjang meja dengan dengan penggaris inchi adalah 12 inchi, berapakah panjang meja tersebut jika diukur dengan penggaris cm.? Nah, dalam contoh di atas, berlaku hubungan antar satuan panjang Inchi dan cm. Dalam dunia matematika, dikenal beberapa satuan, diantaranya adalah satuan Panjang, Berat, Waktu, Luas, Isi atau Volume dan juga masih banyak satuan lainnya.

Bberikut adalah CONTOH HUBUNGAN ANTAR SATUAN PANJANG, WAKTU, LUAS, VOLUME/ISI DAN SATUAN LAIN:

SATUAN PANJANG :

1 km = 1000 m
1 m = 100 cm
1 inci = 2,54 cm
1 foot = 12 inci = 0,3048 m
1 yard = 3 feet = 0,9144 m
1 mile = 1.760 yards
1 mile = 1,6093 km

SATUAN BERAT:

1 ton = 1000 kg
1 ton = 10 kwintal
1 kwintal = 100 kg
1 kg = 2 pon
1 pon = 5 ons
1 hg = 1 ons
1 kg = 10 ons
1 ons = 100 gram

SATUAN WAKTU:

1 Abad = 100 Tahun
1 Dasawarsa = 10 Tahun
1 Windu = 8 Tahun
1  Lustrum = 5 Tahun
1 Tahun = 365 / 366 Hari
1 Tahun = 12 Bulan
1 Bulan = 4 Minggu
1 Minggu = 7 Hari
1 Hari = 24 Jam 
1 Jam = 60 Menit = 3.600 Detik

SATUAN LUAS: 

1 hektar = 10.000 m²
1 are = 1 dam² = 100 m²

SATUAN ISI:

1 m³ = 1000 liter
1 dm³ = 1 liter
1 liter = 1000 cm³
1 cm³ = 1 cc
1 barrel = 158,99 liter
1 gallon = 4,5461 liter

SATUAN LAIN :

1 gross = 144 buah
1 gross = 12 lusin
1 lusin = 12 buah
1 kodi = 20 helai
1 rim = 500 lembar

Itulah beberapa CONTOH HUBUNGAN ANTAR SATUAN PANJANG, WAKTU, BERAT, LUAS, VOLUME/ISI DAN SATUAN LAIN dengan Hubungannya masing-masing, semoga bermanfaat. Tetap di Peacock-Lingan

SUSUNAN UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA 17 AGUSTUS

SUSUNAN  UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA 17 AGUSTUS
UPACARA BENDERA
MEMPERINGATI HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
.......... , 17 AGUSTUS 20….
  1. Masing-masing pleton menyiapkan barisannya.
  2. Komandan Upacara memasuki lapangan upacara.
  3. Laporan masing-masing pleton kepada Komandan Upacara.
  4. Inspektur upacara memasuki lapangan upacara, barisan disiapkan.
  5. Penghormatan umum kepada inspektur upacara.
  6. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur upacara bahwa upacara     bendera siap dilaksanakan.
  7. Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.
  8. Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara.
  9. Pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara.
  10. Pembacaan teks pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945.
  11. Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Inspektur     Upacara.
  12. Menyanyikan lagu Hari Kemerdekaan.
  13. Pengarahan dari Inspektur upacara, barisan diistirahatkan.
  14. Pembacaan Doa.
  15. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur upacara bahwa upacara     bendera telah dilaksanakan.
  16. Penghormatan umum kepada inspektur upacara.
  17. Inspektur upacara meninggalkan lapangan upacara.
  18. Penghormatan kepada komandan upacara dipimpin oleh Komandan     Pleton.
  19. Komandan Upacara meninggalkan lapangan upacara.
  20. Barisan dibubarkan oleh masing-masing pleton.
“BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI KITA RUNTUH”
PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
 
Jakarta, Hari 17 Bulan 8 Tahun ‘45

Atas Nama Bangsa Indonesia

Soekarno – Hatta

Prinsip Metodologi Penelitian Oleh Para Ahli: Alfred Julesayer, Rene Descartes dan Karl Raimund Popper

Prinsip Metodologi Penelitian Oleh Para Ahli: Alfred Julesayer, Rene Descartes dan Karl Raimund Popper - Kalau mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya alias Skripsi, pastinya akan akrab dengan kata "Penelitian". Tugas seorang mahasiswa sebelum merampungkan studynya adalah dengan melakukan sebuah penelitian, baik itu penelitian Kuantitatif maupun Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian Kuantitatif, selengkapnya baca di sini, sedangkan untuk Penelitian Kualitatif silahkan baca di sini.

Beberapa prinsip Metodologi Penelitian oleh beberapa ahli, diantaranya:

A. Alfred Julesayer

Dalam karyanya yang berjudul Language, Truth and Logic yang terkait dengan prinsip metodologi adalah prinsip verifikasi. Terdapat dua jenis verifikasi yaitu:
  1. Verifikasi dalam arti yang ketat (strong verifiable) yaitu sejauh mana kebenaran suatu proposisi (duga-dugaan) itu mendukung pengalaman secara meyakinkan.
  2. Verifikasi dalam arti yang lunak, yaitu jika telah membuka kemungkinan untuk menerima pernyataan dalam bidang sejarah (masa lampau) dan ramalan masa depan sebagai pernyataan yang mengandung makna.
  3. Ayer menampik kekuatiran metafisika dalam dunia ilmiah, karena pernyataan-pernyataan metafisika (termasuk etika theologi) merupakan pernyataan yang MEANING LESS (tidak bermakna) lantaran tidak dapat dilakukan verifikasi apapun

B. Rene Descartes


Dalam karyanya Discourse On Methoda, dikemukakan 6 (enam ) prinsip metodologi yaitu:
  1. Membicarakan masalah ilmu pengetahuan diawali dengan menyebutkan akal sehat (common sense) yang pada umumnya dimiliki oleh semua orang. Akal sehat menurut Descartes ada yang kurang, adapula yang lebih banyak memilikinya, namun yang terpenting adalah penerapannya dalam aktivitas ilmiah.
  2. Menjelaskan kaidah-kaidah pokok tentang metode yang akan dipergunakan dalam aktivitas ilmiah maupun penelitian. Descartes mengajukan 4 (empat) langkah atau aturan yang dapat mendukung metode yang dimaksud yaitu: (1) Jangan pernah menerima baik apa saja sebagai yang benar, jika anda tidak mempunyai pengetahuan yang jelas mengenai kebenarannya. Artinya, dengan cermat hindari kesimpulan-kesimpulan dan pra konsepsi yang terburu-buru dan jangan memasukkan apapun ke dalam pertimbangan anda lebih dari pada yang terpapar dengan begitu jelas sehingga tidak perlu diragukan lagi, (2) Pecahkanlah setiap kesulitan anda menjadi sebanyak mungkin bagian dan sebanyak yang dapat dilakukan untuk  mempermudah penyelesaiannya secara lebih baik.(3) Arahkan pemikiran anda secara jernih dan tertib, mulai dari objek yang paling sederhana dan paling mudah diketahui, lalu meningkat sedikit demi sedikit, setahap demi setahap ke pengetahuan yang paling kompleks, dan dengan mengandaikan sesuatu urutan bahkan diantara objek yang sebelum itu tidak mempunyai ketertiban baru. (4) Buatlah penomoran untuk seluruh permasalahan selengkap mungkin, dan adakan tinjauan ulang secara menyeluruh sehingga anda dapat merasa pasti tidak suatu pun yang ketinggalan. (5)Langkah yang digambarkan Descartes ini menggambarkan suatu sikap skeptis metodis dalam memperoleh kebenaran yang pasti.
  3. Menyebutkan beberapa kaidah moral yang menjadi landasan bagi penerapan metode sebagai berikut: (1) Mematuhi undang-undang dan adat istiadat negeri, sambil berpegang pada agama yang diajarkan sejak masa kanak-kanak. (2) Bertindak tegas dan mantap, baik pada pendapat yang paling meyakinkan maupun yang paling meragukan. (3) Berusaha lebih mengubah diri sendiri dari pada merombak tatanan dunia.
  4. Menegaskan pengabdian pada kebenaran yang acap kali terkecoh oleh indera. Kita memang dapat membayangkan diri kita tidak berubah namun kita tidak dapat membayangkan diri kita tidak bereksistensi, karena terbukti kita dapat menyangsikan kebenaran pendapat lain. Oleh karena itu, kita dapat saja meragukan segala sesuatu, namun kita tidak mungkin meragukan kita sendiri yang sedang dalam keadaan ragu-ragu.
  5. Menegaskan perihal dualisme dalam diri manusia yang terdiri atas dua substansi yaitu RESCOGITANS (jiwa bernalar) dan RES-EXTENSA (jasmani yang meluas). Tubuh (Res-Extensa) diibaratkan dengan mesin yang tentunya karena ciptaan Tuhan, maka tertata lebih baik. Atas ketergantungan antara dua kodrat ialah jiwa bernalar dan kodrat jasmani. Jiwa secara kodrat tidak mungkin mati bersama dengan tubuh. Jiwa manusia itu abadi.

 
C. Karl Raimund Popper


K.R. Popper seorang filsuf kontemporer yang melihat kelemahan dalam prinsip verifikasi berupa sifat pembenaran (justification) terhadap teori yang telah ada. K.R. Popper mengajukan prinsip verifikasi sebagai berikut:
  1. Popper menolak anggapan umum bahwa suatu teori dirumuskan dan dapat dibuktikan kebenarannya melalui prinsip verifikasi. Teori-teori ilmiah selalu bersifat hipotetis (dugaan sementara), tak ada kebenaran terakhir. Setiap teori selalu terbuka untuk digantikan oleh teori lain yang lebih tepat.
  2. Cara kerja metode induksi yang secara sistematis dimulai dari pengamatan (observasi) secara teliti gejala (simpton) yang sedang diselidiki. Pengamatan yang berulang -ulang itu akan memperlihatkan adanya ciri-ciri umum yang dirumuskan menjadi hipotesa. Selanjutnya hipotesa itu dikukuhkan dengan cara menemukan bukti-bukti empiris yang dapat mendukungnya. Hipotesa yang berhasil dibenarkan (justifikasi) akan berubah menjadi hukum. K.R. Popper menolak cara kerja di atas, terutama pada asas verifiabilitas, bahwa sebuah pernyataan itu dapat dibenarkan berdasarkan bukti-bukti verifikasi pengamatan empiris.
  3. K.R Popper menawarkan pemecahan baru dengan mengajukan prinsip FALSIFA BILITAS, yaitu bahwa sebuah pernyataan dapat dibuktikan kesalahannya. Maksudnya sebuah hipotesa, hukum, ataukah teori kebenarannya bersifat sementara, sejauh belum ada ditemukan kesalahan-kesalahan yang ada di dalamnya. Misalnya, jika ada pernyataan bahwa semua angsa berbulu putih melalui prinsip falsifiabilitas itu cukup ditemukan seekor angsa yang bukan berbulu putih (entah hitam, kuning, hijau, dan lain-lain), maka runtuhlah pernyataan tersebut. Namun apabila suatu hipotesa dapat bertahan melawan segala usaha penyangkalan, maka hipotesa tersebut semakin diperkokoh (CORROBORATION).
Demikianlah ulasan kami tentang beberapa pendapat mengenai Prinsip Metodologi Penelitian Oleh Para Ahli Alfred Julesayer, Rene Descartes dan Karl Raimund Popper. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. (AJM)

The Definition of Vocabulary and The Way of Teaching Vocabulary Integrative

The Definition of Vocabulary and The Way of Teaching Vocabulary Integrative - Besides language skills, such as Reading, Writing, Listening and Speaking Skills, there is another point in Language. It is called Language Component. They are Vocabulary, Grammar and pronunciation. At this time, we only share about Vocabulary.

1. What is Vocabulary?

Dedi Suryana (1990) states that vocabulary is one of language components. It supports the teaching and learning of the four language skills of reading, listening, speaking and writing.

As the language component, vocabulary must be taught in a proper way. In his book, Dedi Suryana states that; vocabulary divided in to:
  1. Vocabulary Skill involved deducing meaning from the context, Use of Dictionary, word formation coining, and ignoring unfamiliar words.
  2. Vocabulary activities, involved word guessing, word association, crossword puzzle, cline, word-classification, and rid dies.

2. The ways of teaching Vocabulary

Here are some notes on the teaching of vocabulary:
A.Pre-teaching (relate to the text)

-The word cannot be deduced from the text
-Key-words

B.Stand Alone

-select new vocabulary items from the previous text
-add some more new words
-give explanation using the technique we have
-followed by practice and use

3. How Teach Vocabulary integrative

In Training Plan for LKI and LKGI, Dedi Suryana (1997:1) explores that teaching vocabulary integrative, as follows:

1) Brainstorming
2) Discussion
3) Explanation/Conclusion
4) Analyzing
5) Designing
4. Indirect vocabulary learning
-followed by practice and use

3.How The Children Vocabulary integrative

 Children learn word meanings indirectly in three ways:

1.They engage daily in oral language
2.They listen to adults read to them
3.They read extensively on their own.

Children learn many new words by reading extensively on their own. The more children read on their own, the more words they encounter and the more word meanings they learn.
The Definition of Vocabulary and The Way of Teaching Vocabulary Integrative With Peacock

The Definition of British Parliamentary Style Debate

The Definition of British Parliamentary Style Debate  - Debate in this era has been spread widely entire world. There are a number of Debate Style, one of them is British Parliamentary Style, beside Aussie Style. British Parliamentary style debate is a common form of academic debate. It has gained support in the United Kingdom, Ireland, Canada, Europe, Africa, Philippines and United States, and has also been adopted as the official style of the World Universities Debating Championship and European Universities Debating Championship. Speeches are usually between five and seven minutes in duration.

Because of the style's origins in British parliamentary procedure, the two sides are called the Government or Affirmative Team, more commonly called "Proposition" in the United Kingdom and Opposition or Negative Team. The speakers are similarly titled:
1. Opening Government (first faction)

    1. Prime Minister
    2. Deputy Prime Minister

2. Opening Opposition (second faction)

    1. Leader of the Opposition
    2. Deputy Leader of the Opposition

3. Closing Government (third faction)

    1. Member for the Government
    2. Government Whip

4. Closing Opposition (fourth faction)

    1. Member for the Opposition
    2. Opposition Whip

Speaking alternates between the two sides and the order of the debate is therefore:
1. Prime Minister
2. Leader of the Opposition
3. Deputy Prime Minister
4. Deputy Leader of the Opposition
5. Member for the Government
6. Member for the Opposition
7. Government Whip
8. Opposition Whip

As British Parliamentary debates take place between four teams their roles are split into two categories, those for the Opening factions, and those for the Closing factions.


The first faction on each Government and Opposition team, known as the Opening Factions, has four basic roles in a British Parliamentary debate. They must:
• Define the motion of the debate.
• Present their case.
• Respond to arguments of the opposing first faction.
• Maintain their relevance during the debate.

The Opening Government team has the semi-divine right of definition, preventing the opposition from challenging their definition of the motion unless it is either a truism or clearly unreasonable.

The role of the second two factions are to:
• Introduce a case extension.
• Establish and maintain their relevance early in the debate.
• Respond to the arguments of the first factions.
• Respond to the case extension of the opposing second faction.

In addition, the final two speakers of the debate (known as the Whips) take a similar role to the third speakers in Australia-Asian debating:
  • The opposition whip may not introduce new arguments for his faction, the government's whip may add new positive material as long as it's "small" and does not start a new line of argumentation. This is a relatively new standard that has become the standard at the Worlds University Debating Championship, as well as the European University Debating Championship;
  • They must respond to both opposing factions' arguments;
  • They should briefly sum up their Opening Faction's case;
  • They should offer a conclusion of their own faction's case extension.

POI (POINT OF INFORMATIONS) in Debate


The style demands that all speakers offer Points of Information (POIs) to their opposition. POIs are important in British Parliamentary style, as it allows the first two factions to maintain their relevance during the course of the debate, and the last two factions to introduce their arguments early in the debate. The first and last minute of each speech is considered "protected time", during which no points of information may be offered.

While, the each time of debate, there is a motion. Motion is the main topic which will be used as the issue of debate, whether each team agree or disagree with the motion. 

Well, dear lover readers, we do hope that this article entitled The Definition of British Parliamentary Style Debate will give you an important information. Thanks for your kinds attention.


Source: Wikipedia
(AJM)

MOTION EXAMPLES FOR BRITISH PARLIAMENTARY DEBATES | DEBAT BAHASA INGGRIS

MOTION EXAMPLES FOR BRITISH PARLIAMENTARY DEBATES - Dalam debat, ada beberapa istilah yang harus diketahui seperti singkatan-singkatan berikut ini:

TH     = This House (grup dimana kamu berdiri atau bela)
THB   = THis House Believes
THBT = This house believes that
THW  = This House Would

Berikut ini adalah beberapa contoh motion yang menjadi topik dalam debat yang diambil dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat...

RIGHTS ISSUES
1. THW legalize assisting suicide website
2. THW ban arranged marriage
3. THBT affirmative action brings more harm than good
NATIONAL ISSUES
  1. THW allow an independent candidate to run for president
  2. THBT decentralization has failed
  3. TH should give independence to Papua.
  4. THBT Indonesian government should use a Truth and Reconciliation Commission instead of the court system to solve the New Order’s past injustices
  5. THW directly elect the National Chief of Police
  6. THW ban all political polls before any election
INTERNATIONAL ISSUES
  1. THBT Asia should welcome Chinese Military Expansion
  2. TH regrets Myanmar’s appointment as future ASEAN chair
  3. THW have the African Union take over all peacekeeping duties in Africa
  4. THBT the West should supply arms to Syrian rebels
  5. TH supports the European Union’s economic sanctions to Belarus
  6. THBT Japan should provide reparation costs to the victims and their family of the Nanking Massacre incident
  7. THBT newly democratized nations have a moral duty to grant the access of natural resources exploration projects to countries that actively contributed to the revolution
  8. THBT the French government should criminalize denial of the Armenian Genocide
  9. THW abandon military campaign and seek negotiated peace with the FARC (Revolutionary Armed Forces of Colombia)
  10. THBT world government is the best solution to international problems.
  11. THW expand the permanent membership of the UN Security Council.
  12. THS the use of military forces as the solution to persistent international problems.
FAMILY ISSUES
  1. THBT parents should be responsible toward their children’s crime
  2. THW require Children’s consent for parent divorce
  3. THBT parental consent should be required for underage pregnant women to have abortions
SPORT ISSUES
  1. THW ban boxing
  2. THW legalize use of performance enhancing drugs in sport
  3. THBT hosting Olympic is a good investment
ENVIRONMENT AND ANIMAL WELFARE
  1. TH supports Bank Indonesia’s Green Banking policy
  2. THBT the exclusive property right of indigenous people in forests should be contingent on their capability to preserve it
  3. THW allow cloning of endangered and extinct species of animals
MEDIA AND EXPRESSION ISSUES
  1. THW criminalize entities that actively spread doomsday or end of the world predictions
  2. THW acknowledge hacktivism as a legitimate form of protest
  3. THBT the state should never regulate any form of expression that positively portrays eating disorders
SOCIAL ECONOMY ISSUES
  1. TH prefers China than the West in assisting the development of African economies
  2. THW impose Bachelor Tax
  3. THBT all government owned companies in Indonesia should offer their stocks to the public through Initial Public Offering (IPO)
LEGALITY ISSUES
  1. THW lower the burden of proof in organized crimes trials from Beyond Reasonable Doubt into Balance of Probability
  2. THW allow spouses to testify, either for or against, their partners in court
  3. THW stop using the Sex Offender Registry
HEALTH AND BIOTECH ISSUES
  1. THW allow unconditional extraction of DNA/cells from patients by scientists & researchers
  2. TH opposes the European Union’s ban on stem cell patents
  3. THBT parents should not be allowed to apply their children for any medical treatments without the children’s consent
  4. THS Three Gorges Dam construction.
  5. THBT China is showing more leadership than America in the fight
    against climate change.
  6. THBT the development of natural resources ought to be valued above the
    protection of the environment.
IMMIGRATION
  1. THBT ASEAN nations should accept Burmese refugees
  2. TH should accept migrants even if they do not respect laws of polygamy
  3. THW give asylum to sexual minorities
SOCIAL DILEMMAS
  1. THW compel children to care for their parents
  2. THW allow minors to apply to be recognized as adults before they reach the age of majority
  3. THBT individuals who have undergone cosmetic surgery should be required to declare it to anyone  whom they want to have children with
INTERNATIONAL RELATIONS
  1. THBT it’s time the US recognize Hamas as a legitimate representative of
  2. Palestine
  3. THBT the National League for Democracy (NLD) should not boycott the
  4. elections in Burma
  5. THBT the leaders of nations that stockpile agricultural products for
  6. economic gain while global hunger persists should be charged with crimes against humanity
 MEDICAL ETHICS
  1. THBT doctors should be obligated to report suspected cases of domestic
  2. abuse
  3. THBT doctors should not be forced to perform medical procedures that are
  4. against their faith
  5. THW ban treatments that claim to cure homosexuality
POST CONFLICT
  1. THBT post conflict societies should recruit rebel soldiers into state
  2. armies
  3. THBT it is justified to represent fallen regimes as absolutely evil in
  4. history textbooks
  5. THW confiscate property of those who cooperated with oppressive regimes after the fall of the regime
BIG CITIES
  1. THW pay youth to not migrate from rural areas to urban centres
  2. THW impose a prohibitive tax on car ownership (i.e. making car ownership
  3. VERY expensive)
  4. THW impose curfews in high crimes areas
MEDIA
  1. THBT western liberal democracies should ban online anonymity
  2. THBT the willingness to participate in formal public election debates should be a pre-requisite for candidates running for national office
  3. THW ban ads that use sex to sell products
POP CULTURE/ART
  1. THBT Harry Potter has done more harm than good for literature
  2. THBT important characters in movies should be portrayed by actors of the
  3. same ethnicity
  4. THW impose a minimum age for pop stars
BAN
  1. THW ban websites that do your assignments for you
  2. THBT governments should totally ban smoking
  3. THW ban hymen reconstruction surgery
RELIGION
  1. THBT the right to free speech does not extend to offending religion
  2. THBT religious organizations should pay taxes on donations received and
  3. assets owned
  4. THBT the Pope should be prosecuted for the crimes of Roman Catholic
  5. priests.
TECHNOLOGY ISSUES
  1. THBT technology is a threat to individual privacy.
  2. THBT technological advances will be sufficient to overcome our dwindling resources.
  3. THBT computerization will improve living standards throughout the world.
EDUCATION ISSUES
  1. THBT physically challenged people should not be separated in schools.
  2. THBT today’s educational system is inadequate for the needs of today’s society.
  3. THBT high school students should have to pass a national exit exam to graduate.
Sedangkan untuk pengertian Debat British Parliamentary Style, silahkan baca di sini.

    Sunday, June 23, 2013

    Soal UH UAS Bahasa Indonesia Kelas 4 IV SD Semester 2 II 2016

    Soal UH UAS Bahasa Indonesia Kelas 4 IV SD Semester 2 II 2016
    1. – basahi piring
       - gosok dengan sabut dan sabun pencuci
       - ...............
       - bilas sekali lagi hingga bersih

    Bagian rumpang petujuk tersebut harus dilengkapi dengan....

    a. Celupkan piring ke dalam air
    b. Biarkan piring untuk  beberapa saat
    c. Masukkan piring ke rak piring
    d. Tiriskan piring supaya kering

    2.Adi merasa terpukul. ............. . Anak berambut keriting itu merenung.Ia berusaha  menemukan apa penyebab kegagalannya tersebut.

    Kalimat yang tepat untuk melengkapi bacaan di atas adalah ....

    a. Sekalipun demikian ,dia masih ceria seperti anak lainnya.
    b. Bagaimana tidak ,baru saja ia mendapat nilai sangat jelek.
    c. Dia berusaha mati-matian agar tidak gagal dalam ulangan nanti.
    d. Sudah satu pekan ini,ia tidak mau pulang ke rumah.

    3.Sejak tadi,Dini menundukkan kepalanya.Ia tak mau mendengar suara teman-teman. Punggungnya tampak naik turun tidak teratur.Dia....sambil menelungkup di atas meja.

    Kata yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah ....

    a. Marah
    b. Menangis
    c. Menyanyi
    d. Merenung

    4.Kata sedih tepat digunakan untuk melengkapi paragraf ....

    a. Doni merasa sangat....sebab namanya disebut sebagai pemenang lomba lukis.Tak tanggung-tanggung hadiah yang akan diterimanya:sepeda motor keluaran terbaru dan tabungan dari bank terkemuka!
    b. Belum lama ayah Soni meninggal.Kemarin,adiknya terserempet truk dan luka parah.Sementara itu,ibunya sampai sekarang masih lupa ingatan gara-gara memikirkan kepergian sang suami.Hati Soni benar-benar ....saat ini.
    c. Bagaimana tidak....prakarya yang baru saja selesai,diinjak-injak adik.Padahal,Pak Guru mewajibkan hari ini semua siswa harus sudah mengumpulkan prakarya.Todi benar-benar geram kepada adiknya itu.
    d. Boni baru saja sampai di rumah.Ia segera membuka amplop pemberian Paman. Dia penasaran dan tidak sabar.Benarlah,setelah dibuka,ternyata berisi uang untuk dibelikan komputer.Boni sungguh merasa....

    5. Contoh kalimat pembuka surat yang ditujukan kepada teman adalah ....

    a. Bagaimana kabarmu? Tatap semangat seperti dulu,ya!
    b. Demikian surat dari saya.Atas perhatian Ibu,saya ucapkan terima kasih.
    c. Saya beritahukan bahwa pekan depan akan ada lomba antarkelas.
    d. Saya minta kamu segera kirimkan fotomu yang paling baru.

    6.Penulisan tempat dan tanggal surat yang benar adalah ....

    a. 12 Desember 2010,Banjarmasin
    b. Banjarmasin,12 Desember 2010
    c. Banjarmasin 12 Desember 2010
    d. Banjarmasin,12-12-2010

    7. Penulisan galar yang benar terdapat dalam kalimat....

    a. Dia ikut Bapak Darmawan,SH
    b. Adelina S.Pd.sedang mengajar di kelas
    c. Bapak Akbar Salim MPd sudah datang
    d. Ini milik Toni Sanjaya,S.E.

    8. Berikut ini yang merupakan isi surat adalah ....

    a. Bagaimana keadaanmu? Kuharap baik-baik saja, ya.
    b. Begitulah yang bisa saya sampaikan kepadamu.
    c. Saya akan memberitahukan beberapa hal kepadamu.
    d. Saya benar-benar minta maaf atas kejadian pekan lalu.

    9.Orang yang membuat pengumuman tersebut adalah ....

    a. Dra.Hesty
    b. Drs.Bambang
    c. Kak Anton Lukis
    d. Rudi Rahmat

    10. Pengumuman tersebut ditujukan kepada ....

    a. Semua siswa
    b. Siswa kelas II
    c. Siswa kelas III dan IV
    d. Siswa kelas II,III, dan IV

    11.Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta kegiatan yang disebut dalam  pengumuman adalah....

    a. Buku gambar ukuran A4 dan krayon
    b. Buku gambar ukuran A4 dan meja gambar
    c. Buku gambar ukuran A4,spidol,dan meja gambar
    d. Buku gambar ukuran A4,spidol/krayon/pensil warna,dan meja gambar

    12. Dalam kegiatan tersebut,Kak Anton Lukis berperan sebagai ....

    a. Guru pendamping
    b. Pelatih
    c. Pembina siswa
    d. Pembina ekstrakurikuler

    13. Burung kutilang terbang lepas
        Burung kakaktua memakan roti
        Jadi orang jangan malas
        Dihari tua menyesal nanti
        Pantun tersebut berisi....

    a. Larangan
    b. Lelucon
    c. Nasihat
    d. Perintah

    14. (1) putih-putih bunga melati
    (2) kuberdoa mempunyai hati
    (3) Banyak memberi dan suka berderma
    (4) merah-merah bunga delima

    Susunan baris pantun tersebut seharusnya....

    a. (1);(4);(3);(2)
    b. (1);(3);(4);(2)
    c. (1);(4);(2);(3)
    d. (4);(1);(3);(2)

    15. Baju kotor dicuci bersih
        ........
        Hati siapa tidak bersedih
        Melihat bapak terus menderita

    Bagian rumpang pantun diatas dapat dilengkapi dengan....

    a. Sudahlah bersih baru disetrika
    b. Sudah bersih dibawa pergi
    c. Baju baru berwarna biru
    d. Sudah usang akan diganti

    16. Kalau Anda tak punya buku
        Datang saja biar kuberi
        
    Isi pantun di atas tepat dibalas dengan isi pantun ....

    a. Aduh,Tuan senang hatiku
       Ada orang bijak berperi
    c. Ya kawan aku ‘kan datang
       Meminta buku yang kau beri
    b. Baik teman aku mau
       Biar kudatang memintamu
    d. Aduh,tuan baik padaku
       Jangan-jangan ada maunya

    17.Berdasarkan percakapan tersebut,yang mengirimkan buku adalah....

    a. Dila
    b. Ibu
    c. Kanya
    d. Yulia

    18.Orang yang salah menerka adalah ....

    a. Dila
    b. Ibu
    c. Kanya
    d. Yulia

    19. Pesan yang harus disampaikan adalah ....

    a. Agar kiriman buku disampaikan kepada Yulia
    b. Agar disampaikan kepada Yulia bahwa kiriman bukunya sudah diterima
    c. Agar disampaikan kepada Dila bahwa kiriman bukunya sudah diterima oleh Yulia
    d. Agar disampaikan kepada Dila bahwa kiriman bukunya sudah diterima oleh Kanya

    20. Arif diminta Ayah menelepon kakaknya di Bandung.Pesannya agar pekan depan pulang  ke Semarang.
     Ucapan Arif dalam telepon yang tepat adalah .... 

    a. Kak,dengar baik-baik.Pekan depan,kakak kalau bisa pulang ke Semarang.
    b. Halo,Kakak masih di Bandung?Nah,begini,Kak.Kakak segera telepon Ayah,deh.
    c. Kakak masih kuliah di Bandung?Ini ada urusan penting,Kak.Telepon Ayah sekarang,ya!
    d. Halo,Kak,ini saya Arif.Pekan depan,kakak disuruh Ayah pulang.

    21. Ibu Burhan ke pasar .... Mimin.
         Kata depan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut ....

    a. Dan
    b. Untuk
    c. dengan
    d. Dari

    22. Buku ini bagus isinya.
         Buku ini mudah dibaca.
         Gabungan kalimat yang tepat adalah ....

    a. Buku ini bagus isinya dan mudah dibaca.
    b. Buku ini bagus isinya, namun mudah dibaca.
    c. Buku ini bagus isinya, sehingga mudah dibaca.
    d. Buku ini bagus isinya atau mudah dibaca.

    23. Penulisan huruf kapital yang tepat terdapat pada kalimat ....

    a. Gunung Tangkuban perahu berada di Jawa Barat.
    b. Gunung Tangkuban Perahu berada di Jawa Barat.
    c. Gunung tangkuban perahu berada di Jawa Barat
    d. Gunung Tangkuban Perahu berada di Jawa barat.

    24. Penggunaan tanda titik (.) dan koma (,) yang tepat terdapat pada kalimat ....

    a. Adi membeli buku, dan majalah.
    b. Adi berkata, ”Aku tadi membeli buku dan majalah.”
    c. Adi mengatakan, telah membeli buku dan majalah.
    d. Adi membeli: buku, dan majalah.

    25. Iwan berdiri ... lapangan.
         Preposisi yang tepat untuk kalimat di atas adalah ....

    a. Ke
    b. Di
    c. dari
    d. dari pada

    26. Bahasa dalam pengumuman adalah ....

    a. Cepat
    b. Komunikatif
    c. panjang
    d. pendek
     
    27. Pernyataan yang benar sesuai denah di atas adalah ....

    a. Kantor polisi terletak di Jalan Mawar di samping rumah sakit.
    b. Halte terletak di samping kiri rumah sakit.
    c. Rumah Tina terletak di samping kanan rumah Rima.
    d. Rumah Rima menghadap ke utara.

    28. Perhatikan petunjuk acak cara membuat jus jambu biji berikut !

    1. Siapkan blender.
    2. Masukkan steker pada stopkontak
    3. Masukkan jambu biji, gula pasir, dan air ke dalam tabung blender.
    4. Siapkan jambu biji, kupas kulitnya lalu dibelah.
    5. Tekan tombol kecepatan yang dikehendaki
    6. Setelah halus, tuang jus ke dalam gelas.

    Urutan yang tepat cara membuat jus apel adalah . . . .

    a. (4)-(1)-(2)-(3)-(6)-(5)
    b. (4)-(1)-(5)-(3)-(2)-(6)
    c. (1)-(4)-(5)-(3)-(2)-(6)
    d. (4)-(1)-(3)-(2)-(5)-(6)
    Terimakasih anda sudah membaca artikel kami tentang Soal UH UAS Bahasa Indonesia Kelas 4 IV SD Semester 2 II 2016, kehadiran anda kami tunggu kembali. (Peacock)

    Saturday, June 22, 2013

    SOAL PLH KELAS 4 SEMESTER 2 PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP 2015/2016

    SOAL PLH KELAS 4 SEMESTER 2 PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP -
    ISILAH TITIK-TITIK BERIKUT INI DENGAN JAWABAN YANG TEPAT !
    1. Alat transportasi jarak jauh melalui air adalah..................

    2. Dalam rumah tangga air diperlukan untuk........................

    3. Banyak air yang terkandung dalam tubuh hewan adalah...............

    4. Penyebab terjadinya pencemaran udara adalah..........................

    5. Pencemaran udara terjadi dipengaruhi  oleh 2 faktor yakni......................  dan ..................

    6. Cara yang tepat untuk tanah yang gundul adalah dengan melakukan .......................

    7. Faktor utama penyebab kerusakan hutan adalah................

    8. Hewan yang dilindungi di hutan mangrove adalah ......................

    9. Hewan dan  tumbuhan adalah jenis sumber daya alam ...................

    10. Salah satu contoh sampah organik adalah ........................

    Tuesday, June 18, 2013

    SOAL UAS IPS + KUNCI JAWABAN KELAS 4 SEMESTER 2 RUJUKAN ERLANGGA 2015/2016

    Sunday, June 16, 2013

    Cara Mengeluarkan Artikel Blog dari Google Sandbox (GS), Ada yang Tau?

    Cara Mengeluarkan Artikel Blog dari Google Sandbox (GS), Ada yang Tau? - pastinya pertanyaan ini sudah tidak asing lagi ditanyakan oleh para blogger jika mengalami suatu keanehan pada blognya. bayangin aja, jika pada hari-hari sebelumnya pengunjung blog kita lewat SERP GOOGLE bisa sampai ratusan ribu ke atas, dan dalam sekejab saja hanya tinggal 500 perhari, pastinya sangat mengesalkan bukan!?

    Nah, hal ini kembali saya alami baru-baru ini. lalu saya bertanya-tanya, apa yeah kira-kira yang menyebabkan hal ini terjadi? kok Blog saya, biasanya artikel saya langsung nongkrong di halaman pertama serp google, tapi kali ini, berbalik! bahkan PV saya hanya 500an!!! padahal sebelumnya sampai ratusan ribu. Hal inilah yang membuat saya bertanya-tanya, Apakah ada yang tahu cara Mengeluarkan Artikel Blog dari Google Sandbox (GS)?

    Biasanya artikel saya seperti:



    3. Soal Ulangan SAINS - IPA SD Kelas 3/III/Tiga





    Itulah beberapa artikel saya yang selalu menempati halaman pertama Google, termasuk menduduki peringkat pertama di Serp google. Namun, apa daya, artikel saya semuanya kok tiba-tiba hilang dari pandangan ...

    Saya berharap, blog saya kembali ke posisi terbaiknya dan bahkan menjadi lebih baik. Untungnya di Google Image, artikel saya masih baik-baik aja mudahan tetap bertahan selamanya deh

    Ternyata memang kita harus berbaikan dengan google neh ..., masalahnya gue gak tau blog saya bermasalah di mananya yeah? lalu, Cara Mengeluarkan Artikel Blog dari Google Sandbox (GS), Ada yang Tau? ...

    Please Help me ...