Thursday, May 9, 2013

Komponen Utama Pembelajaran Kontekstual, Langkah dan Karakteristik Pembelajaran Kontekstual (CTL)

Komponen Utama Pembelajaran  Kontekstual, Langkah dan Karakteristik Pembelajaran Kontekstual (CTL) | Selain Cooperative Learning, juga terdapat beberapa jenis metode pembelajaran yang paling sering digunakan dalam dunia pendidikan. Dan salah satunya adalah Contextual Teaching Learning (CTL) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Pembelajaran Kontekstual. 



Pendekatan kontekstual memiliki tujuh komponen utama, yaitu:
  1. Monstruktivisme (contructivism)
  2. Menemukan (inquiry), bertanya (questioning)
  3. Masyarakat belajar (learning community)
  4. Pemodelan (modeling), refleksi (reflection)
  5. Penilaian yang sebenarnya (authentic assessment)

Sebuah kelas dikatakan menggunakan pendekatan kontekstual jika menerapkan ketujuh komponen tersebut dalam pembelajarannya. Model pembelajaran kontektual dapat diterapkan dalam kurikulum apa saja, bidang studi apa saja, dan kelas yang bagaimanapun keadaannya.

Proses inquiry muncul pada cara dan kiat mendeskripsikan yang ditempuh siswa. Questioning muncul ketika siswa (peserta) mengamati benda, bertanya, mengajukan usul, dan menebak. Learning community muncul pada kerja kelompok dan saling menebak dengan kelompok lain

Langkah-langkah Pembelajaran Kontekstual


Penerapan model pembelajaran kontekstual dalam kelas secara garis besar mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
  1. Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri, dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya
  2. Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topik
  3. Kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya
  4. Ciptakan masyarakat belajar (belajar dalam kelompok-kelompok)
  5. Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran
  6. Lakukan refleksi di akhir pertemuan
  7. Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara.

Karakteristik Pembelajaran Kontekstual
  1. Adanya kerjasama
  2. Saling menunjang
  3. Menyenangkan, tidak membosankan
  4. Belajar dengan bergairah
  5. Pembelajaran terintegrasi
  6. Menggunakan berbagai sumber
  7. Siswa aktif
  8. Sharing dengan teman
  9. Siswa kritis, guru kreatif
  10. Laporan kepada orang tua berwujud, rapor, hasil karya siswa, laporan praktikum, dan karangan siswa, dll.

Apakah sobat belajar mempunyai referensi lain atau pranala luar? mohon di share juga di sini lewat kotak komentar. Trimakasih

0 comments:

Post a Comment