Friday, July 13, 2012

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI INOVATOR DAN MOTIVATOR SD, SMP, SMA, SMK

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI INOVATOR DAN MOTIVATOR SD, SMP, SMA, SMK - Artikel ini adalah bagian terakhir dari rangkaian artikel tentang Program Kerja Kepala Sekolah. Sebelumnya, saya udah share tentang Program Kerja Kepala Sekolah dalam beberapa aspek yaitu sebagai Edukator atau Pendidik, Sebagai Manager dan Administrator, sebagai Supervisor dan Leader atau Pemimpin. Dan yang terakhir adalah aspek Kepala Sekolah sebagai Inovator dan Motivator. Yang terakhir ini adalah kunci untuk menghidupkan suasana yang kondusif dan hidup serta mengikat kekeluargaan sekaligus juga indikator akan suksesnya sebuah pimpinan.

Untuk itu, sebagai kepala sekolah, untuk aspek ia sebagai inovator dan motivator, ia dapat merumuskan program kerjanya misalnya seperti di bawah ini:

Aspek-Aspek:

A. KEPALA SEKOLAH SEBAGAI INOVATOR

1. Kemampuan mencari / menemukan  gagasan baru untuk pembaruan sekolah 
Indikator:
a. Mampu mencari gagasan
b. Mampu memilih gagasan

2. Kemampuan melakukan pembaruan di sekolah 
Indikator:
a. Mampu melakukan pembaruan di bidang KBM / BK 
b. Mampu melakukan pembaruan di bidang pengadaan dan pembinaan guru dan karyawan
c. Mampu melakukan pemabaruan di bidang kegiatan ekstrakurikuler
d. Mampu melakukan pembaruan dalam menggali sumber daya di BP2 dan masyarakat  


B. KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MOTIVATOR


1.  Kemampuan mengatur lingkungan kerja / fisik
Indikator:
a. Mampu mengatur ruang kantor yang konduktif untukbekerja
b. Mampu mengatur ruangkelas yang konduktif untuk KBM dan BK
c. Mampu mengatur ruang laboratorium yang konduktif untuk pratikum
d. Mampu mengatur ruang perpustakaan yang konduktif untuk belajar
e. Mampu mengatur halaman lingkungan sekolah yang sejuk dan teratur

2. Kemampuan mengatur Suasana kerja ( non fisik )
Indikator:
a. Mampu menciptakan hubungan kerja yang harmonis sesama guru
b. Mampu menciptakan hubungan kerja yang harmonis sesama karyawan
c. Mampu menciptakan hubungan kerja yang harmonis antara guru dan karyawan
d. Mampu menciptakan hubungan kerja yang harmonis antara sekolah dan lingkungan

3. Kemampuan menerapkan Prinsip penghargaan dan Hukuman
Indikator:
a. Mampu menerapkan prinsippenghargaan ( reward )
b. Mampu menerapkan prinsip - prinsip (permuslument)
Selain Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Inovator dan Motivator, masih banyak lagi yang harus dibuat berdasarkan posisinya, yaitu:

Selanjutnya, tetap stay tuned di peacock-lingan

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DAN LEADER (PEMIMPIN) SD, SMP, SMA, SMK

PROGRAM KERJA  KEPALA  SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DAN LEADER (PEMIMPIN) SD, SMP, SMA, SMK - Kembali melanjutkan postingan sebelumnya yaitu Program Kerja Kepala Sekolah Sebagai Edukator, Administrator, dan Manager. Nah, kali ini, saya akan meneruskan dengan share tentang PK Kepsek sebagai Supervisor dan sebagai Leader atau Pemimpin. 

Tentu saja sebagai Kepala Sekolah, ia dituntut harus mampu menjadi SUpervisor dan Leader atau Pemimpin yang baik agar proses pendidikan dan pemerintahan dalam sekolahnya dapat berjalan sinergis. Untuk itu, sebagai Supervisor dan Pemimpin, Kepala Sekolah haruslah membuat program kerja yang mungkin diantaranya sebagai berikut:

Aspek-aspek:

A. KEPALA  SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR

1.  Kemampuan menyusun program supervisi
Indikator:
a.  Memiliki program supervisi KBM dan BK
b.  Memiliki program supervisi untuk kegiatan ekstrakuriler

2.  Kemampuan melaksanakan program supervise
Indikator:
a. Memiliki program supervisi kelas / klinis
b. Melaksanakan  program supervisi dadakan (klinis)
c.  Melaksanakan  program supervisi untuk kegiatan ekstrakurikuler

3.  Kemampuan menggunakan hasil supervisi
Indikator:
a. Memanfaatkan hasil supervisi untuk  meningkatkan  guru dan karyawan 
b. Memanfaatkan hasil supervisi untuk pengembangan sekolah


B. KEPALA  SEKOLAH LEADER (PEMIMPIN)
1.  Memiliki kepribadian yang kuat 
Indikator:
a. Jujur   
b. Percaya diri 
c. bertanggung jawab

2.  Memahami kondisi anak buah dengan baik 
Indikator:
a. Memahami kondisi guru
b. Memahami kondisi karyawan
c. Memahami kondisi siswa

3.  Memiliki visi dan memahami sekolah
Indikator:
a. Memiliki visi tentang  sekolah yang dipimpinnya
b. Memahami visi yang diemban  sekolah

4.  Memiliki kemampuan mengambil keputusan
Indikator:
a.  Mampu mengambil keputusan untuk urusan intern sekolah
b. Mampu mengambil keputusan untuk urusan ekstern  sekolah

5. Memiliki kemampuan berKomonikasi
Indikator:
a. Mampu berkomunikasi secara lisan dengan baik
b. Mampu menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan
Bagaimana? sudah cukupkah share saya ini? Masih belum!, karena selanjutnya ada dua aspek terakhir yang harus dibuat oleh Kepala Sekolah.

Selain Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Supervisor dan Leader atau Pemimpin, masih banyak lagi yang harus dibuat berdasarkan posisinya, yaitu:

  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Edukator atau Pendidik
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Manajer
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Administrator
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Inovator 
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Motivator
Selanjutnya, tetap stay tuned

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER (MANAGER) DAN ADMINISTRATOR SD, SMP, SMA, SMK

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER (MANAGER) DAN ADMINISTRATOR SD, SMP, SMA, SMK  - Melanjutkan postingan sebelumnya tentang Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Edukator atau Pendidik, maka kali ini saya melanjutkannya dengan memposting tentang Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Manajer atau bahasa kerennya Manager dan juga sebagai Administrator. Sebagai manager atau yang berwenang mengatur jalannya suatu proses kegiatan belajar mengajar dan aspek pendidikan lainnya di sekolah tersebut, maka hendaklah Kepala Sekolah membuat program kerja yang sesuai dengan kondisi sekolah dan lingkungannya. Begitupun Kepala Sekolah sebagai Administrator. Berikut ini adalah contoh program kerja Kepala Sekolah yang bisa anda gunakan:

A. KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER (MANAGER)

1.  Kemampuan menyusun program
Indikator: 
  • Memiliki program jangka Panjang ( 8 tahun )
  • Memiliki program jangka menengah 
  • Memiliki program jangka pendek ( 1 tahun )

2.  Kemampuan menyusun Organisasi / personalia 
Indikator: 
  • Memiliki susunan program sekolah
  • Memiliki personalia pendukung
  • Menyusun personalia untuk  kegiatan  temporer

3.  Kemampuan menggerakan staf guru dan karyawan
Indikator: 
  • Memberi arahan
  • Mengkoordinasikan staf yang sedang melaksanakan tugas

4. Kemampuan mengoptimalkan sumber daya sekolah
Indikator: 
  • Memanfaatkan sumber daya manusia  secara optimal
  • Memanfaatkan sarana / prasarana secara optimal
  • Membuat sarana / prasarana milik sekolah 

B. KEPALA SEKOLAH SEBAGAI ADMINISTRATOR

1. Kemampuan mengelola administrasi KBM dan BK
Indikator: 
  • Memiliki kelengkapan data administrasi KBM
  • Memiliki kelengkapan data administrasi  BK

2. Kemampuan mengelola administarsi kesiswaan 
Indikator: 
  • Memiliki kelengkapan data administrasi kesiswaan
  • Memiliki kelengkapan data kegiatan  ekstrakurikuler

3. Kemampuan mengelola administrasi ketenagaan
Indikator: 
  • Memiliki kelengkapan  data administrasi tenaga guru
  • Memiliki kelengkapan  data administrasi tenaga karyawan

4.  Kemampuan mengelola administrasi  keuangan
Indikator: 
  • Memiliki administrasi keuangan rutin
  • Memiliki administrasi keuangan OPF 
  • Memiliki administrasi keuangan BP2

5.  Kemampuan mengelola administrasi sarana prasarana
Indikator: 
  • Memiliki data administrasi gedung dan ruang
  • Data adminstrasi mebeler
  • Memiliki kelengkapan data administrasi laboratorium
  • Memiliki kelengkapan data administrasi perpustakaan

6.  Kemampuan mengelola admintrasi  persuratan
Indikator: 
  • Memiliki data administarsi surat masuk
  • Memiliki data administrasi surat keluar
  • Memiliki data administrasi surat keputusan
Selain Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Manajer dan Administrator, masih banyak lagi yang harus dibuat berdasarkan posisinya, yaitu:

  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Edukator atau Pendidik
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Supervisor
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Leader atau Pemimpin
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Inovator 
  • Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Motivator

Terimakasih sudah mampir dan membaca artikel PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER (MANAGER) DAN ADMINISTRATOR  ini, selanjutnya akan saya share tentang Program Kepala Sekolah sebagai Supervisor dan sebagai Leader (pemimpin). Stay tuned

Thursday, July 12, 2012

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI EDUKATOR PENDIDIK SD, SMP, SMA

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH: KEPALA  SEKOLAH  SEBAGAI EDUKATOR PENDIDIK - Sebagai pemangku sebuah jabatan, maka setiap pemimpin haruslah mempunyai program kerja yang harus dicapai. Begitupun dengan pemangku jabatan utama di sekolah, dalam hal ini Kepala Sekolah. Sebagai kepala sekolah, ia harus merancang program-program kerjanya sendiri. Masing-masing program kerja itu terbagi lagi dalam beberapa sub utama sesuai dengan tugas Kepala Sekolah. 

Untuk kesempatan ini, saya akan share salah satu contoh Program Kerja Kepala Sekolah dalam posisinya sebagai Edukator atau Pendidik. BERIKUT ulasannya:

Aspek-aspek:

1. Kemampuan membimbing Guru


Indikator:
a. Kemampuan membimbing program / BK
b. Melaksanakan program pengajaran / BK
c. Melaksanakan evaluasi dan analisa hasil evaluasi
d. Melaksanakan program perbaikan /  pengajaran

2.  Kemampuan  membimbing karyawan
Indikator:
a. Kemampuan membimbing karyawan dalam menyusun program kerja
b. Kemampuan  membimbing karyawan dalam melaksanakan tugas sehari – hari

3.  Kemampuan membimbing siswa
Indikator:
a. Kemampuan membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler
b. Kemampuam membimbing OSIS
c. Kemampuan membimbing siswa  untuk mengikuti lomba

4.  Kemampuan membimbing staf
Indikator:
a. Melalui pendidik dan latihan
b. Melalui pertemuan sejawat MGMP / MGBK
c. Melalui seminar / diskusi
d. Melalui bahan bacaan
e. Memperhatikan kenaikan pangkat
f. Mengusulkan kenaikan jabatan melalui seleksi calon KS 

5.  Kemampuan belajar / mengikuti perkembangan IPTEK
Indikator:
a. Melalui pendidikan / pelatihan
b. Melalui pertemuan profesi / MKKS
c. Melalui seminar / diskusi
d. Melalui bahan bacaan

6.  Kemampuan memberi  contoh mengajar yang baik
Indikator:
a. Memiliki jadwal mengajar minimal 6 jam per minggu
b. Memiliki prota, Proca,SP, RP dan daftar nilai

Selain Program Kerja Kepala Sekolah sebagai Edukator atau Pendidik, masih banyak lagi yang harus dibuat berdasarkan posisinya, yaitu:

 Masing-masing akan dibahas pada artikel selanjutnya yeah, tetap stay tuned 

SUMBER-SUMBER ENERGI LISTRIK: BATERAI, AKI, DINAMO, GENERATOR, SEL SURYA DAN TENAGA NUKLIR

SUMBER-SUMBER ENERGI LISTRIK: BATERAI, AKI, DINAMO, GENERATOR, SEL SURYA DAN TENAGA NUKLIR - Apa jadinya kalau dunia ini tanpa listrik? Sudah psti dapat dibayangkan betapa lumpuhnya dunia ini. Kita tahu bahwa hampir semua alat kebutuhan kita menggunakan tenaga listrik. Contohnya AC, kulkas, Handphone, penanak nasi, kereta api dan lain sebagainya. Lalu, darimana kita bisa mendapatkan sumber listrik? Karena alasan itulah saya mencoba share pengetahuan ini kepada semua sobat pebelajar.

Nah, pada dasarnya Energi listrik berasal dari sumber energi listrik. Dan sumber-sumber energi listrik itu antara lain:

1. Baterai

Baterai adalah contoh sumber energi listrik dimana energi yang dihasilkan berasal dari energi kimia. Kalau sobat pernah membuka baterai, sobat akan melihat ada sebuah batang karbon yang dibungkus dengan serbuk hitam. Serbuk itu adalah bahan kimia yang berfungsi sebagai penghantar listrik. Batang karbon dan serbuk itu kemudian dibungkus oleh seng. Seng itu sendiri berfungsi sebagai kutub negatif dan batang karbon tersebut sebagai kutub positif. Serbuk itu sendiri, karena bersifat penghantar listrik, sehingga disebut elektrolit. Baterai kemudian disebut sebagai elemen kering.

2. Aki

Kalau baterai adalah elemen kering, maka Aki adalah elemen basah. Mengapa? karena di dalam aki terdapat larutan yang disebut dengan asam sulfat, fungsinya sebagai penghantar atau elektrolit (fungsinya sama dengan serbuk pada baterai). Pada aki, kutub negatifnya adalah pelat timbal dan kutub positifnya adalah pelat timbal peroksida.

Nah, Aki bisa menghasilkan kekuatan listrik yang lebih besar dari pada baterai, tergantung dari kapasitas dan besar aki tersebut. Aki biasanya terdapat pada motor dan mobil.

3. Dinamo

Dinamo adalah sejenis alat yang mengubah energi gerrak menjadi energi listrik. Dinamo terdiri atas kumparan dan magnet. magnet itu terletak diantara kumparan dan terhubung dengan kepala dinamo. Untuk melihat cara kerja dinamo, sobat boleh melihat cara kerja dinamo pada sepeda. Dinamo pada sepeda berfungsi sebagai sumber energi untuk menyalakan lampu sepeda. Semakin cepat roda sepeda berputar, maka semakin cepat pula dinamo berputar. kalau dinamo semakin cepat berputar, maka energi yang diahsilkan semakin besar, ditandai dengan semakin cepat laju sepeda, semakin terang pula lampu sepeda tersebut. Tentu saja, kepada dinamo harus menempel pada roda sepeda.

4. Generator

Sama halnya seperti dinamo, cara kerja dan fungsinya sama. hanya saja, energi yang dihasilkan generator lebih besar dari pada dinamo.

5. Sel Surya

Di dunia ini, sumber energi alami dan terbesar adalah matahari. Energi yang dihasilkan matahari adalah energi panas dan energi cahaya. Saat ini, seiring kemajuan teknologi, energi panas dari matahari dapat diubah menjadi energi listrik. Untuk mengubahnya, kita memerlikan sebuah alat yang dinamakan dengan sel surya. Sel surya dapat diletakkan dimana saja dimana terdapat cahaya matahari, misalnya di atap rumah, halaman dan lain sebagainya. 

Pernahkah kalian melihat sebuah kalkulator yang kehabisan baterai atau tanpa baterai, dapat digunakan di siang hari, akan tetapi tidak bisa digunakan pada malam hari? Yup, itu karena menggunakan tenaga sel surya untuk menghasilkan energi listrik agar kalkulator itu dapat berfungsi, tentu saja selama cahaya matahari masih ada.

6. Nuklir

Pasti sobat tahu kan kasus baru-baru ini dimana sebuah PLTN atau Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Jepang terbakar? Nah, ledakannya dan radiasinya besar sekali bukan? itu karena Nuklir adalah sumber energi yang sangat besar. Energi Nuklir dihasilkan dari reaksi atom di dalam sebuah reaktor. Nuklir juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat bom atom. Dan lagi-lagi contohnya adalah bom atom Hirosima dan Nagasaki di Jepang pada perang dunia ke-2 dimana dampaknya masih tersisa hingga kini.

Nuklir dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Bahkan satu gardu dapat menerangkan 1 kota besar. Uniknya PLTN ini tidak menimbulkan polusi, namun kalau ada kebocoran, dapat menimbilkan radiasi yang mengakibatkan kecacatan dan bahkan kematian.

Untuk memahami berbagai macam energi, silahkan baca tentang Energi Kinetik, Gerak, Panas, Potensial, Listrik dan Kimia.

Demikianlah ulasan singkat tentang SUMBER ENERGI LISTRIK: BATERAI, AKI, DINAMO, GENERATOR, SEL SURYA DAN TENAGA NUKLIR ini, semoga bermanfaat yeah. | by Peacock

FITUR-FITUR DAHSYAT GOOGLE BAGI DUNIA TEKNOLOGI

FITUR-FITUR DAHSYAT GOOGLE BAGI DUNIA TEKNOLOGI - Siapa yang tidak kenal dengan GOOGLE? Pastinya semua udah pada kenal, sama seperti mengenal diri sendiri. Namun, kadang kita juga tidak tahu ternyata dalam diri kita terdapat banyak rahasia yang tidak kita sadari justru memberikan manfaat dan kegunaan yang sungguh luar biasa. Contohnya saja kegunaan air mata. Sepele namun cairan satu ini bukan hanya mampu menghapus debu dalam mata, namun lebih dari pada itu, ia mengungkapkan kasih dan sayang, suka dan duka yang hati dan pikiran kita rasakan. Ia menunjukkan apa yang jiwa rasakan dalam untaian sinyal jasmani (hehehe bukan mau sok puitis).

Kembali ke topik utama kita, Google. Nah, google pun sama dengan tubuh kita, memiliki fitur-fitur yang luar biasa yang tanpa kita sadari. Selain fitur Google Search-nya atau Laman penelusuran, juga beberapa fitur yang sudah biasa kita gunakan, yaitu Gmail atau fitur untuk E-Mail (surat Elektronik). Lalu, fitur apa lagi dong dari google? Mau tau? baik, kita langsung bahas beberapa fitur yang keren dari Mr. G.

Oh yeah, catatan kecil, dengan satu akun Google yang anda miliki (gmai), maka semua fitur google di bawah ini dapat langsung digunakan tanpa perlu daftar baru loh ...


Ini adalah fitur yang membuat saya melek akan teknologi. Fitur google ini gunanya untuk membantu sobat yang ingin membuat blog (semacam site) dan membaginya ke seluruh dunia. Melalui blog ini, sobat diberikan fasilitas untuk menuangkan karya tulis sobat, curahan hati, artikel, berita dan lain sebagainya, entah tujuannya untuk share saja atau untuk publikasi dan bisnis.

Banyak sudah orang-orang yang sukses dalam bisnis dengan menggunakan fitur ini untuk memperkenalkan barang-barang mereka di dunia maya melalui toko online. Uniknya lagi, fitur ini GRATIS!!!, sama seperti yang sedang anda baca ini, menggunakan blog dengan besutan dari google loh.

      
Nah, ini dia fitur keren Google yang terbaru. Ini adalah fitur Social Network besutan dari Google langsung. Sebagai Social Network, tentu saja fungsinya sama seperti Facebook,  melalui fitur ini, kita dihubungkan dengan semua orang di seluruh dunia. Uniknya, fitur ini langsung terintegrasi dengan blog sobat. Jadi, setiap sobat memposting artikel baru, maka akan secara otomatis akan terbagi kepada teman-teman dalam lingkaran G +1. 

Untuk menggunakan fitur ini, langsung masuk ke sini.


Nah, fitur ini mungkin hanya segelintir yang tahu, tentunya mereka yang berkutat di dunia blog dan website. Yup, fitur ini memungkinkan sobat untuk mendapatkan uang dari blog atau website sobat. Fitur ini memungkinkan sobat mendapatkan uang dengan cara memasang kode iklan dalam blog atau site sobat, dan jika ada yang mengklik iklan tersebut, maka uang akan segera mengalir ke akun sobat. Tentu saja ada syarat dan ketentuannya. Silahkan kunjungi laman Google Adsense untuk informasi lebih lanjut.

4. Google Affiliate

Fitur ini sama seperti Amazon dan Ebay. Fitur ini memungkinkan sobat untuk menjadi pengantara dalam menjual bara-barang yang ditawarkan melalui google. Untuk menggunakan fitur ini, sobat harus sudah memiliki akun Google Adsense, karena fitur ini terintegrasi dengan GA.


Dari namanya sudah jelas, untuk menerjemahkan. Yeah, fitur ini memungkinkan sobat untuk menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke berbagai bahasa lainnya di dunia, dan sebaliknya. Fitur ini tentu saja sangat berguna untuk para sobat pebelajar, baik siswa maupun mahasiswa, dan bahkan guru sekalipun.

Fitur-fitur lainnya adalah:

6. Google Map
7. Google News

Sebenarnya, setiap fitur tersebut di atas masih memiliki  fitur-fitur tambahan lainnya di setiap fiturnya. Contohnya, untuk blogspot, di dalamnya bisa kita gunakan fitur Google Webmaster, Google Submit dan Google Analytics.

Intinyam kalau sudah menggunakan fitur Email dari Google, semuanya jadi lebih mudah. Memiliki akun Google, sama dengan menguasai Teknologi dan Infomasi. Percaya deh, gue contohnya loh.

Wednesday, July 11, 2012

KUMPULAN METODE-METODE BELAJAR PALING EFEKTIF

KUMPULAN METODE-METODE BELAJAR PALING EFEKTIF - Pendidikan adalah pilar akan terbentuknya suatu bangsa yang bermartabat. Dan Guru adalah kunci di balik suksesnya penerapan pendidikan itu. Lalu, apa yang bisa membantu guru dalam mewujudkan Pilar Pendidikan yang kuat? Tentu saja disini guru ditantang untuk mampu sekreatif mungkin dan membuat suasana belajar mengajar menjadi kondusif dan menyenangkan. Lalu, apa yang bisa dilakukan oleh para guru? sederhana saja, yaitu setiap proses belajar mengajar, seorang guru perlu untuk menerapkan metode dan model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Dengan alasan tersebut di atas, saya mencoba untuk share di sini tentang beberapa Metode belajar yang sangat efektif untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar seorang guru. Yuk klik menuju link yang dimaksud di bawah ini:









Mungkin itu saja dahulu untuk sementara yang bisa saya share, berikutnya akan saya tambah kalau gue udah dapat yeah hehehe Thanks udah berkunjung :)

Sunday, July 8, 2012

DIGUGAT CERAI KATIE HOLMES, TOM CRUISE MARAH BESAR

HOLLYWOOD NEWS: DIGUGAT CERAI KATIE HOLMES, TOM CRUISE MARAH BESAR - Sebuah berita baru menggemparkan dunia celebritas. Tak ayal lagi, Tom Cruise dan Katie Holmes, pasangan yang dahulu selalu dikabarkan romantis dan menjadi pasangan yang banyak dilirik dunia, akan bercerai. Pernyataan ini menyusul surat cerai yang dikirimkan oleh Holmes (sapaan akrab Katie Holmes) yang ditujukan kepada suaminya, Tom Cruise.

Padahal, beberapa pekan lalu, mereka masih asik makan bersama di sebuah daerah di Islandia. Namun, 2 pekan kemudian, Holmes melayangkan surat cerainya. Menurut penuturan Holmes, hubungan keduanya memang sudah muali renggang sejak 6 bulan lalu.


Alasan Tom Marah besar adalah karena ia dipersulit oleh Katie untuk bertemu dengan putri semata wayangnya, Suri Cruise. Holmes memang menutup semua hubungan dengan Tom, bahkan ia pindah sehari sebelum ia mengirimkan surat gugatan bersama dengan Surie. Ia pindah ke sebuah apartemen yang mewah dimana harga sewanya sekitar Rp.112 juta sebulan dan menutup semua akses menuju Tom. Selain itu, 2 pengawal yang dulunya menjaga dia saat masih menikah dengan Tom telah ia pecat dan diganti dengan beberapa pengawal pribadi yang lain.

Namun, setelah beberapa mediasi, Holmes memperbolehkan Tom bertemu dengan Suri, namun dengan batas waktu yang sedikit. Hal inilah yang membuat Tom tidak terima dan marah besar. Bahkan ia meminta Katie untuk berhati-hati akan perlakuannya itu.

Lalu, seperti apa prahara rumah tangga mereka selanjutnya? kita nantikan saja kisah selanjutnya, tetap stay tuned.


THEME SONG WYD JMJ RIO DE JANEIRO 2013, BRASIL

RIO DE JANEIRO, BRASIL - THEME SONG WYD JMJ RIO DE JANEIRO 2013: Tak terasa, setelah WYD (World Youth Day) atau JMJ (Jornada Mundial de la Juventud) Madrid 2011 di Spanyol usai 2 tahun lalu, kini kita akan menuju ke WYD atau JMJ (Jornada Mundial da Juventude) Rio Janeiro 2013 di Brasil. Pesta tahunan kaum Muda Katolik se dunia ini memang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali. Akan tetapi, karena di 2014, Brasil juga menjadi tuan rumah piala dunia, maka acara WYD dimajukan ke tahun 2013, tepatnya di Rio de Janeiro, Brasil.

Brasil, negeri samba, memang dekade ini akan menggelar beberapa pesta internasional yang luar biasa di negaranya. Sebut saja WYD 2013, Piala Dunia atau World Cup 2014, terus juga ada pesta tahunan di tahun 2015 dan 2016. Jadi memang, dekade ini menjadi tahun yang super duper sibuk bagi negeri samba ini.

Nah, kali ini, di tahun 2013, khususnya untuk penyelenggaraan JMJ ini, tentu saja akan ada theme song yang akan selalu dikumandangkan selama persiapan dan acara puncak nantinya. Contohnya lagu "Receive the Power" pada JMJ 2008 di Sydney. Juga lagu "Firmes en La Fe" atau Firm in the Faith pada JMJ 2011 di Madrid, Spanyol. Dan kali ini, theme song untuk JMJ 2014 di Rio, Brasil.

Oh yeah, penulis sendiri menjadi salah satu peserta pada JMJ Madrid 2011 kemarin. Bersama dengan Frateran CMM yang menaungi WWB atau WorldWide Brotherhood, kami dipilih menjadi Duta-Duta belaskasih atau Ambassadors of WWB dan lebih dikenal dengan Ambassadors of Love. Selain theme song JMJ, kami juga mempunyai theme song sendiri berjudul "Ambassadors of Love" yang diciptakan oleh salah satu Ambassadors dari Belanda. Lagu itu sangat dalam banget yang menginspirasi para Ambassadors of Love dan juga pendengarnya. Bahkan teman-teman saya pun senang dengan lagu itu, walau kadang gak ngerti isi lagu itu apa, hehehe.

Nah, kembali ke topik kita, THEME SONG WYD JMJ RIO DE JANEIRO 2013, BRASIL. Untuk teman-teman yang mau melihat bagaimana sih THEME SONG WYD JMJ RIO DE JENEIRO 2013, BRASIL nantinya, sobat boleh nonton di sini.

Theme songnya bagus banget. Gak sabar gue, makanya langsung deh gue download. Mantap.

Sebenarnya, saya sendiri pengen ikut di JMJ RIO 2013 nanti, sayang, gak punya cukup modal. Ato ada yang mau bantuin dan memfasilitasi saya ke JMJ 2013? Dengan senang hati akan saya terima. GBU.

Saturday, July 7, 2012

REGINA JUARA THE NEXT INDONESIAN IDOL 2012

REGINA JUARA THE NEXT INDONESIAN IDOL 2012 >>> Selamat buat Regina, akhirnya dengan perjuangan yang tidak terlalu sulit, ia menjadi pemenang Indonesian Idol 2012. Mengapa saya katakan tidak begitu sulit? Karena ia tidak pernah masuk dalam bottom three dan bahkan selalu aman. Selain itu, saingan terberatnya adalah Sean dan Dion, yang mana masing2 memiliki karakter vokal yang memadai.

Padahal, Regina sudah 6 kali ikut audisi, dan baru kali ini ia lolos. Dan beruntungnya lagi, sekali lolos, gak tanggung2, langsung menjadi Juara gan. Wah luar biasa.

Sebenarnya, dibandingkan Regina, Sean memang udah komplit banget, seperti yang Dani katakan. Mengapa? Karena selain masih muda, Sean sudah penuh dengan bakat dan talenta. Musikalitas dan Vokal yang baik, ditambah pandai bermain Piano dan Gitar, wow, pokoknya Sean luar biasa deh. \

Namun sayang, Sean memang harus mengakui kehebatan Regina yang mampu membabat habis semua lagu dan genre yang diberikan.

Selamat sekali lagi buat Regina, REGINA JUARA THE NEXT INDONESIAN IDOL 2012 and buat Sean, maju terus yeah.

Pemenang Indonesian Idol 2012, Sean atau Regina?

Pemenang Indonesian Idol 2012, Sean atau Regina? >>> Akhirnya tibalah saat yang dinanti-nanti. Setelah beberapa minggu berjuang untuk menjadi Grand FInalis Indonesian Idol 2012, Sean dan REgina akhirnya menjadi Grand Finalis Indonesian Idol 2012. Lalu siapakah yang akan menjadi the next Indonesian Idol 2012? apakah Sean yang multi talent? ataukan Regina dengan suara merdunya?

Nah, pada malam Result and Reunian Show, akhirnya akan diumumkan siapa yang akan menjadi jawara II 2012 kali ini di musim nya yang ke-7.

Dan akhirnya, yang menjadi The Next Indonesian Idol 2012 adalah Regina yang mengalahkan Sean. Regina kini menjadi Idola Baru Indonesia.

Selamat buat REGINA.

Sean, jangan kecewa, kami tetap mendukungmu ... ewako

Sunday, July 1, 2012

DASAR HUKUM BAN-S/M (BADAN AKREDITASI NASIONAL SEKOLAH-MADRASAH

DASAR HUKUM BAN-S/M (BADAN AKREDITASI NASIONAL SEKOLAH-MADRASAH
  1. UU No.20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas BAB XVI Bag. Kedua tentang  Akreditasi Pasal 60.
  2. PP No.19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan khususnya Pasal 86 ayat (1) dan (3) dan Pasal 87 ayat  (1) a. ayat (2), (3), (4), dan (5).
  3. Peraturan Mendiknas No.29 Tahun 2005 tentang BAN-S/M.
  4. Keputusan Mendiknas No.064/P/2006 tentang pengangkatan anggota BAN-PT, BAN-S/M dan BAN-PNF.

UU N0. 20/2003 tentang SISDIKNAS

Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non-formal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. [Pasal 60 ayat (1)]

Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik.
[Pasal 60 ayat (2)]


Akreditasi Sekolah/Madrasah Berdasarkan PP No. 19/2005


Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dan/atau satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan [Pasal 1 ayat 21]

Pemerintah melakukan akreditasi pd setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan. [Pasal 86 ay 1]

Akreditasi merupakan bentuk akuntabilitas publik dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan [Pasal 86 ayat 3]


Akreditasi Sekolah/Madrasah Berdasarkan Permen No.29/2005

Akreditasi sekolah/madrasah adalah suatu kegiatan penilaian kelayakan suatu sekolah/madrasah berdasarkan kriteria yang  telah ditetapkan dan dilakukan oleh BAN-S/M yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan peringkat kelayakan. [Pasal 1 ayat (5)]

Untuk melaksanakan akreditasi sekolah/ madrasah Pemerintah membentuk BAN-S/M [Pasal 2 ayat (1)]

Sumber: halaman 1-8, ppt; Disampaikan pada TOT Asesor Akreditasi SMA/MA, 09-14 juli 2008

T. Raka Joni: Kompetensi Kepribadian-Sosial DAN Kompetensi Profesional

T. Raka Joni: Kompetensi Kepribadian-Sosial DAN Kompetensi Profesional >>> T. Raka Joni dalam buku Proses Belajar Megajar mengelompokkan hanya ada dua kompetensi, yaitu kompetensi kepribadian, sosial, dan kompetensi profesional.

A. Kompetensi Kepribadian dan Sosial

Kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial dari seorang guru merupakan modal dasar bagi guru yang bersangkutan dalam menjalankan tugas keguruannya secara profesional. Kegiatan pendidikan pada dasarnya merupakan pengkhususan komunikasi personal antara guru dan siswa. Kompetensi kepribadian dan sosial keguruan menunjuk perlunya struktur kepribadian dewasa yang mantap, susila, dinamik (reflektif serta berupaya untuk maju), dan bertanggung jawab. Nilai-nilai hidup yang dihayati serta mengarahkan seluruh tindak keguruannya hendaknya bersumber pada pengalaman iman yang hidup.

Kompetensi personal-sosial memiliki beberapa konsekuensi atau karakter guru sebagai berikut :
  1. Guru menghayati serta mengamalkan nilai hidup. Mengamalkan nilai hidup berarti guru yang bersangkutan dalam situasi tahu, mau dan melakukan perbuatan nyata yang baik, yang mendamaikan diri beserta lingkungan sosialnya. Proses pendidikan selalu bersifat implisit maupun eksplisit. Tindakan keguruan hendaknya bertolak dari keyakinan nilai tertentu, yang sekaligus perlu dikaji atau direfleksikan terus-menerus. Nilai luhur kemanusiaan yang mendasar selalu bersifat universal.
  2. Guru hendaknya bertindak jujur dan bertanggung jawab. Kejujuran dan kesediaan bertanggung jawab atas segala tindak keguruannya tersebut merupakan pengakuan akan berbagai keterbatasannya yang perlu dibenahi dan atau dikembangkan terus-menerus. Kadar kesungguhan hati atau semangat berusaha dalam pengembangan karir, sportivitas, kerendah-hatian, dan rela meminta maaf kepada siswa atau siapa pun yang dirugikannya atau dikecewakannya, merupakan watak yang terpuji dari para guru.
  3. Guru mampu berperan sebagai pemimpin, baik di dalam lingkup sekolah maupun di luar sekolah. Kepimpinan guru di sekolah tampak dalam kemampuannya menciptakan situasi belajar siswa yang kondusif dan kemampuannya dalam mengorganisasi seluruh unsure serta kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan belajarnya. Situasi kelas atau sekolah yang kondusif tersebut ditandai oleh semangat kerja yang tinggi, terarah, kooperatif, tenggang rasa, etis, dan efektif-efisien.
  4. Guru bersikap bersahabat dan terampil berkomunikasi dengan siapapun demi tujuan yang baik. Modal dasar berkomunikasi dengan sesama adalah kesediaanya menghargai partner, bersikap terbuka, menguasai teknik berkomunikasi, dan mampu ikut memahami gejolak serta warna perasaan dari partner komunikasinya. Guru hendaknya tidak bersifat sentimental. Persahabatan yang tulus dan etis antar individu merupakan tanda keberhasilan dalam berkomunikasi dan mengembangkan diri bagi siapa pun.
  5. Dalam persahabatan dengan siapa pun, guru tidak kehilangan prinsip serta nilai hidup yang diyakininya. Dalam hal ini guru diharap mampu menghargai pribadi orang lain yang berbeda dengan dirinya. Pergaulan dan persahabatan hendaknya menjadi arena transaksi nilai hidup seseorang serta pengembangannya. Seluruh pergaulannya yang dialami oleh guru hendaknya dilandasi dengan kesopanan dan kesusilaan.
  6. Guru bersedia ikut berperan serta dalam  berbagai kegiatan sosial baik dalam lingkup kesejawatannya maupun dalam kehidupan masyarakat pada umumnya. Guru siap untuk menyumbangkan kemampuannya, lebih-lebih yang berhubungan dengan kecakapan keguruannya bila dibutuhkan oleh sesamanya tanpa memperhitungkan keuntungan diri sendiri secara berlebihan.
  7. Guru adalah pribadi yang bermental sehat dan stabil. Hal ini menunjuk tingkat perkembangan serta pengintergrasian daya-daya fisik, psikis dan spiritual yang sehat, berpola, dinamis, dan adaptif terhadap lingkungan sosial budayanya. Cirri lain dari seorang yang bermental sehat adalah realistis, mengenali keadaan diri serta potensi-potensinya, mengenali keleibihan serta kekurangannya dan ulet dalam mendayagunakan seluruh kemampuannya untuk mencapai perkembangan diri serta karirnya.
  8. Guru tampil secara pantas dan rapi. Hal ini berhubungan dengan tata cara bertidak, bertutur, berpkaian dan kebiasaan-kebiasaan lainnya. Dalam hal ini masalah kesopanan, kehalus cita rasa, keharmonisan dan penyesuaian diri dengan situasi nyata dilingkungannya adalah masalah penting dalam sosialisasi guru yang bersangkutan.
  9. Guru mampu berbuat kreatif dengan penuh perhitungan. Tugas keguruan tidak dapat dipolakan secara mekanis, eksak dan dengan resep tunggal. Variasi tindak keguruan yang meliputi pendekatan pengajaran, strategi, metode, teknik, dan sejenisnya tidak terbatas adanya. Dalam hal ini guru dituntut mampu bertindak kreatif dalam melaksanakan tugas keguruannya, dalam batas tertentu tindak kependidikan tersebut bersifat seni karena bersifat khas, autentik, penuh alternative dan bersifat mendasar bagi kehidupan seseorang.
  10. Dalam keseluruhan relasi sosial dan profesionalnya, guru hendaknya mampu bertindak tepat waktu dalam janji dan penyelesaian tugas-tugasnya. Pengelolaan waktu kerja menuntut perencanaan yang rasional dan berdisiplin dalam pelaksanaannya. Penggunaan waktu secara efisien dalam kaitannya dengan tugas keguruan dan pengembangan karir member harapan munculnya guru-guru yang bermutu.

B. Kompetensi Profesional

Dalam kenyataannya, kesepuluh kemampuan dasar guru yang dituntut dalam dokumen resmi tersebut masih menjadi harapan atau cita-cita yang mengarahkan mutu guru. Saat ini diduga masih banyak guru yang beum menguasai kesepuluh kemampuan dasar keguruan yang menjadi tolok ukur kinerjanya sebagai pendidik profeional, atau sebagian guru telah menguasai kesepuluh kemampuan dasar keguruan tersebut tetapi bobot mutualnya belum memadai (terstandar), atau sebagian guru menguasai beberapa dari kesepuluh kemampuan dasar keguruan tersebut dengan baik.

Dalam bagian T. Raka Joni: Kompetensi Kepribadian-Sosial DAN Kompetensi Profesional ini, akan diulas secara garis besar isi serta arahan preskriptif setiap butir kemampuan dasar keguruan tersebut, agar menjadi lebih jelas apa yang mesti diusahakan atau dikerjakan oleh guru dalam meniti serta mengembangkan karirnya.

1. Guru dituntut menguasai bahan ajar.
Teminologi menguasai berbeda dengan memahami. Memahami lebih bersifat personal, sedangkan menguasai menyangkut personal dan orang lain. Artinya kalau guru memahami bahan, gurulah yang memahami materi yang akan diajarkan. Tetapi kalau menguasai bahan berarti guru disamping dirinya memahami juga memiliki kemampuan untuk menjelaskan atau menyampaikan materi yang dipahami kepada siswa. Tidak semua guru memiliki kemampuan pemahaman terhadap materi mereka mampu menjelaskan materi kepada siswa.

Menguasai bahan memiliki dua hal. Pertama, menguasai bahan yang bersifat formal, yaitu penguasaan bahan yang ada dalam buku pokok atau buku panduan. Kedua, menguasai bahan yang bersifat pengayaan, yaitu penguasaan bahan dari beberapa ilmu lain yang memiliki relevansi dengan materi pokok dalam silbi.
2. Guru mampu mengelola program belajar-mengajar
Pengelolaan program belajar mengajar lebih menekankan pada kemampuan guru dalam menyusun perencanaan dalam pembelajaran, seperti, menyusun program semeteran, program tahunan, SKBM, rencana pembelajaran. Implikasi yang terkait dengan kemampuan mengelola program belajar mengajar, guru harus mengetahui kemampuan awal siswa, kondisi sosial siswa dll.

3. Kemampuan mengelola kelas
Kemampuan mengelola kelas lebih bermakna kemampuan guru dalam mewujudkan ketenangan kelas dalam prosses pembelajaran. Kerawanan dalam pengelolaan kelas, kerawanan ketertiban kelas, dan kerawanan semangat belajar disebabkan oleh banyak factor, salah satu factor penting adalah mutu pengajaran guru yang rendah.

4. Guru mampu menggunakan media dan sumber pengajaran
Media pengajaran adalah alat penyalur pesan pengajaran, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Pendayagunaan media dan sumber pengajaran dapat berupa penggunaan alat buatan guru, pemanfaatan kekayaan alam sekitar untuk belajar, pemanfaatan perpustakaan, pemanfaatan laboratorium, pemanfaatan narasumber serta pengembangan pengajaran di sekolah, dan pemanfaatan fasilitas teknologis pengajaran yang lain.

Media dan sumber pengajar ada dua jenis, alat pendidikan atau pengajar dan alat peraga. Alat pengajaran adalah segala sarana yang dapat digunakan semua bidang mata pelajaran. Seperti, tape recorder, computer, televise, papan tulis, meja kursi gedung. Sedangkan alat peraga adalah sarana yang berfungsi khusus untuk mempercepat pemahaman materi salah satu sub pokok bahan tertentu.


5. Guru menguasai landasan-landasan kependidikan
Landasan-landasan kependidikan adalah sejumlah asumsi atau persepsi guru terhadap beberapa elemen dan realitas dalam pembelajaran, seperti asumsi guru terhadap siswa, belajar, mengajar, evaluasi dan lain-lain. Salah dalam mempresepsikan istilah tersebut, maka akan berakibat fatal dalam proses pembelajaran.

6. Guru mampu mengelola interaksi belajar mengajar
Kemampuan mengelola interaksi belajar mengajar lebih menitikberatkan pada kemampuan guru dalam menyampaikan materi yang dapat dipahami siswa. Yang terkait dengan kemampuan tersebut, guru harus memiliki teknik menyampaikan materi, melaksanakan metode, teknik menjawab pertnyaan.

7. Guru mampu menilai prestasi belajar siswa untuk kepentingan pengajaran
Secara umum yang harus dipahami guru bahwa penilaian jangan sampai dijadikan sarana untuk melakukan intimidasi terhadap murid, sehingga penilaian atau evaluasi cenderung membuat rasa cemas siswa. Dilihat dari aspek fungsional, penilaian pengajaran tersebut merupakan bagian integral dari sistem pengajaran. Jadi kegiatan penelitian meliputi penyusunan alat ukur, penyelenggaraan tes, koreksi jawaban siswa serta pemberian skor, pengolahan skor dengan menggunakan norma tertentu, pengadministrasian proses serta hasil penilaian, dan tindak lanjut penilaian hasil belajar yang berupa pengajaran remedial serta layanan bimbingan belajar bersifat tali-temali, dan seluruh tahapan penilaian diatas perlu diselaraskan dengan komponen sistem pengajaran yang lain.

8. Guru mengenal fungsi serta program pelayanan bimbingan belajar dan penyuluhan

Trimkasih udah membaca artikel T. Raka Joni: Kompetensi Kepribadian-Sosial DAN Kompetensi Profesional ini.

Kompetensi guru profesional: Pedagogik, Kepribadian, Profesional dan Sosial

Kompetensi guru profesional: Pedagogik, Kepribadian, Profesional dan Sosial >>> Sahabat Jufry dan pebelajar semua, pada postingan sebelumnya kita sudah membahas tentang Karakter Yang HArus Dimiliki Guru Profesional, maka kali ini, kita akan membaca tentang Kompetensi Keguruan. Dalam Peraturan Pemerintahan (PP) Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan bab VI pasal 28 ayat 3 dinyatakan bahwa guru minimal memiliki empat kompetensi (a) kompetensi pedagogik (b) kompetensi kepribadian (c) kompetensi profesional (d) kompetensi sosial. Kompetensi keguruan meliputi kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional.


Untuk masing-masing kompetensi diuraikan secara ringkas sebagai berikut:
  1. Kompetensi pedagogik adalah seperangkat kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan interaksi belajar mengajar antara guru dan siswa dalam kelas. Kompetensi pedagogik meliputi, kemampuan guru dalam menjelaskan materi, melaksanakan metode pembelajaran, memberikan pertanyaan, menjawab pertanyaan, mengelola kelas, dan melakukan evaluasi.
  2. Kompetensi kepribadian adalah seperangkat kemampuan dan karakteristik personal yang mencerminkan realitas sikap dan perilaku guru dalam melaksanakan tugas-tugasnya dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi kepribadian ini melahirkan ciri-ciri guru diantaranya, sabar, tenang, tanggung jawab, demokratis, ikhlas, cerdas, menghormati orang lain, stabil, ramah, tegas, berani, kreatif, inisiatif, dll.
  3. Kompetensi profesional adalah seperangkat kemampuan dan keterampilan terhadap penguasaan materi pelajaran secara mendalam, utuh dan komprehensif. Guru yang memiliki kompetensi profesional tidak cukup hanya memiliki penguasaan materi secara formal (dalam buku panduan) tetapi juga harus memiliki kemampuan terhadap materi ilmu lain yang memiliki keterkaitan dengan pokok bahasan  mata pelajaran tertentu.
  4. Kompetensi sosial adalah seperangkat kemampuan dan keterampilan yang terkait dengan hubungan atau interaksi dengan orang lain. Artinya, guru harus dituntut memiliki keterampilan berinteraksi dengan masyarakat khususnya dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan problem masyarakat. Dalam realitas masyarakat, guru masih menjadi sosok elit masyarakat yang dianggap memiliki otoritas moral cukup besar, salah satu konsekuensi agar peran itu tetap melekat dalam diri guru, maka guru harus memiliki kemampuan hubungan dan komunikasi dengan orang lain.
Terimakasih sudah membaca artikel Kompetensi guru profesional: Pedagogik, Kepribadian, Profesional dan Sosial ini, besar harapan saya bermanfaat bagi sobat.

Karakteristik Guru Menurut Draf Kurikulum Berbasis Kompetensi (2001)

Karakteristik Guru Menurut Draf Kurikulum Berbasis Kompetensi (2001) >>> Dalam postingan sebelumnya, kita sudah membahas beberapa karakter yag harus dimiliki oleh seorang guru yang layak untuk disebut sebagai guru profesional. Sudahkah anda menjadi guru yang profesional? Nah kali ini akan kita bahas Karakteristik Guru Menurut Draf Kurikulum Berbasis Kompetensi (2001).

Karakteristik Guru Menurut Draf Kurikulum Berbasis Kompetensi (2001) antara lain memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1. Selalu membuat perencanaan konkrit dan detail yang siap dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran.
  2. Berkehendak mengubah pola pikir lama menjadi pola pikir baru yang menempatkan siswa sebagai arsitek pembangunan gagasan dan guru berfungsi untuk “melyani” dan berperan sebagai mitra siswa agar peristiwa belajar bermakna berlangsung pada semua individu.
  3. Bersikap kritis dan berani menolak kehenddak yang kurang edukatif
  4. Berkehendak mengubah pola tindak dalam menetapkan peran siswa, peran guru, dan gaya mengajar. Peran siswa digeser dari peran sebagai “konsumen” gagasan ke peran sebagai “produsen” gagasan. Peran guru harus berada pada fungsi sebagai “fasilitator”. Gaya mengajar lebih difokuskan pada model pemberdayaan dan pengkondisian daripada model latihan dan pemaksaan.
  5. Berani meyakinkan kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat agar dapat berpihak pada mereka terhadap beberapa inovasi pendidikan yang edukatif, yang cenderung sulit diterima oleh awam dengan menggunakan argumentasi logis dan kritis.
  6. Bersikap kreatif dalam membangun dan menghasilkan karya pendidikan, seperti pembuatan alat bantu belajar, analisis materi pembelajaran, penyusunan alat penilaian yang beragam, perancangan beragam organisasi kelas, dan perancangan kebutuhan kegiatan belajar lainnya.
Terimakasih sudah membaca artikel Karakteristik Guru Menurut Draf Kurikulum Berbasis Kompetensi (2001) ini, semoga bermanfaat, saran dan kritik membangun ditunggu dari pembaca. | by Peacock

KARAKTER YANG HARUS DIMILIKI GURU PROFESIONAL

KARAKTER YANG HARUS DIMILIKI GURU PROFESIONAL >>> Guru merupakan suatu pekerjaan profesional. Untuk dapat melaksanakan tugas tersebut dengan baik, selain harus memenuhi syarat-syarat kedewasaan, sehat jasmani dan rohani, guru juga harus memiliki ilmu dan kecakapan-keterampilan keguruan. Ilmu dan kecakapan-keterampilan tersebut diperoleh selama menempuh pelajaran di lembaga pendidikan guru.

Selain pengetahuan dan kecakapan-kecakapan, ada beberapa karakter yang harus dimiliki oleh guru profesional, yaitu :

  1. Guru selalu membuat perencanaan mengajar yang konkret dan rinci yang digunakan sebagai pedoman dalam KBM. Ini sebenarnya sudah biasa dilakukan guru, karena sekalipun format berubah-ubah, pada prinsipnya persiapan mengajar guru sudah diwajibkan sejak lama. Saat ini tinggal melakukan berbagai adaptasi saja dari perubahan yang diinginkan.
  2. Guru berusaha menempatkan siswa sebagai subyek belajar, guru sebagai pelayan, fasilitator, dan mitra siswa agar siswa dapat mengalami proses belajar bermakna. Ketika guru memposisikan diri sebagai mitra belajar siswa merupakan hal baru, karena Selama ini guru adalah sebagai pusat perhatian siswa. Guru masih sebagai orang sumber belajar utama, dan ada anggapan bahwa guru harus tahu semuanya. Untuk sekolah di pedesaan, guru masih sebagai figure sentral dalam KBM, bahkan dipandang sebagai tokoh masyarakat. Mungkin sedikit agak berbeda dengan guru di perkotaan, karena para siswa memiliki sumber belajar yang lebih bervariasi dan teknologi informasi menjadi pilihan alternative, maka peran guru sebagian sudah dapat digantikan oleh teknologi informasi tersebut.
  3. Guru dapat bersikap kritis, teguh, dalam membela kebenaran dan bersikap inovatif. Untuk dapat bersikap kritis, guru dituntut memiliki pengetahuan yang cukup, menguasai subtansi materi pelajaran dengan baik, memiliki motifasi luas tentang pendidikan dan kehidpan masyarakat, serta memahami arah dan kebijakan politik pendidikan yang terus berubah sesuai dengan tuntutan zamannya.
  4. Guru juga bersikap dinamis dalam mengubah pola pembelajaran (peran siswa, peran guru, dan gaya mengajarnya). Peran siswa digeser dari citra ‘konsumen’ gagasan (menyalin, mendengar, menghafal, mencatat) menjadi citra ‘produsen’ atau ‘pembangun’ gagasan (bertanya, meneliti, menganalisis, mengarang, menulis kisah sejarah).
  5. Guru juga berani meyakinkan pihak lain (kepala sekolah, orangtua, dan masyarakat) tentang rancangan inovasi yang akan dilakukan, dengan argumentasi logis-kritis. Untuk dapat melakukan itu, guru harus belajar secara terus menerus, agar dapat memiliki pengetahuan yang komprehensif, sehingga langkah inovasi merupakan bagian dari sikap kritis terhadap tuntutan perubahan.
  6. Guru harus kreatif membangun dan menghasilkan karya pendidikan seperti : tulisan ilmiah, pembuatan alat bantu belajar, menganalisis bahan ajar, organisasi kelas dsb. Proses kreatif seperti ini berjalan secara simultan dengan proses pembelajaran. Kreatifitas harus dapat menunjang keefektifan pembelajaran.

Pentingnya tugas dan peran profesionalisme guru perlu dijadikan acuan untuk perbaikan kualitas pendidikan di masa depan.Guru sebagai profesi memiliki tugas mengajar, mendidik, dan melatih peserta didik dalam pendidikan formal. Akan tetapi, pembatasan pengertian gurubukan berarti terlepas sama sekali dari pengertian guru sebagai sosok yang patut digugu dan ditiru.Sebab, seorang guru dalam melaksanakan tugasnya tidak terbatas pada menyampaikan materi pelajaran saja, tetapi juga mendidik dan melatih peserta didik.

Dalam melaksanakan tugasnya ini, guru yang ucapan dan tingkah lakunya tidak dapat digugu dan ditiru, tidak akan dapat memerankan tugasnya dengan baik. Dengan demikian, guru dapat diartikan sebagai orang yang tugasnya mengajar, mendidik, dan melatih peserta didik, serta memenuhi kompetensi sebagai orang yang patut digugu dan ditiru dalam ucapan dan tingkah lakunya.

Demikianlah artikel KARAKTER YANG HARUS DIMILIKI GURU PROFESIONAL ini Q share di sini smoga bermanfaat deh.

SPANYOL PECAHKAN REKOR BARU 3 (TIGA) KALI JUARA TURNAMEN BESAR: EURO 2008, WORLD CUP 2010, DAN EURO 2012

SPANYOL PECAHKAN REKOR BARU 3 (TIGA) KALI JUARA TURNAMEN BESAR: EURO 2008, WORLD CUP 2010, DAN EURO 2012 >>>> Spanyol  menjadi tim pertama yang mampu meraih tiga gelar secara beruntun di turnamen besar. la Furia Roja tampil sebagai juara Euro 2008 dan Piala Dunia 2010. Hingga kini belum ada tim yang mampu memenangi tiga turnamen bergengsi secara berturut-turut atau mempertahankan gelar Eropa. Dan dengan kemenangan telak 4-0 atas Italia di Final Piala Euro 2012, Spanyol pun menunjukkan bahawa mereka adalah tim negara pertama yang memenangkan 3 gelar besar beruntun. 



Kemenangan pertamanya adalah ketika menjadi Juara di Piala Euro 2008, 4 tahun yang lalu. Dilanjutkan dengan menjadi juara Dunia di Piala Dunia World Cup 2010. DAn terakhir, dini hari tadi, Rekor baru pun terpecahkan dua kali. Rekor pertama karena memenangkan piala Euro dua kali berturut-turut dan rekor kedua karena menjadi tim yang memenangkan 3 gelas besar dalam turnamen sebesar Piala Dunia dan Euro.

Luar biasa, bravo buat Spanyol, I do love U so much deh. Dan thanks udah baca artikel SPANYOL PECAHKAN GELAR BARU 3 (TIGA) KALI JUARA TURNAMEN BESAR: EURO 2008, WORLD CUP 2010, DAN EURO 2012 saya ini.

SPANYOL JUARA UEFA EURO 2012 DENGAN SKOR TELAK 4-0 ATAS ITALIA

SPANYOL JUARA UEFA EURO 2012 DENGAN SKOR TELAK 4-0 ATAS ITALIA >>> Akhirnya, setelah perjuangan panjang, Spanyol mengukuhkan diri sebagai negara yang tangguh setelah menjadi Pemenang UEFA EURO 2012. Dengan ini, Spanyol merebut kemenangan 2 kali berturut-turut sebagai the winner of Liga Eropa 2012.Hasil akhir EURO 2012 ditutup dengan kemenangan Spanyol atas Italia dengan skor telak 4-0.

(Foto: uefa.com/getty images)

Bravo buat Spanyol, karena memang sejak awal saya memprediksi bahwa Spanyol kembali menjadi juara, namun tidak dengan skor telak seperti ini, 4-0 atas Italy. Luar Biasa!!! SPANYOL JUARA UEFA EURO 2012 DENGAN SKOR TELAK 4-0 ATAS ITALIA BRAVO!