Wednesday, June 6, 2012

Klasifikasi Ekosistem Pantai: Hutan Mangrove, Terumbu Karang, Rumput Laut, Seaweed, Padang Lamun

EKOLOGI >>> Klasifikasi Ekosistem Pantai: Hutan Mangrove, Terumbu Karang, Rumput Laut atau Seaweed dan Padang Lamun. Pada artikel sebelumnya, yaitu Definisi dan Karakteristik Ekosistem Pantai, kita telah belajar sedikit tentang pengertian Ekosistem Pantai dan juga Karakteristik Ekosistem Pantai. Nah kali ini, sebagai artikel lanjutan adalah Klasifikasi Ekosistem Pantai: Hutan Mangrove, Terumbu Karang, Rumput Laut atau Seaweed dan Padang Lamun. Berikut ulasannya:

1.    Hutan manggrove

sumber: pengertian-definisi.blogspot.com


Hutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut.

Sumber: ngm.nationalgeographic.com
Ciri-cirinya :
  • Kadar garam air dan tanah tinggi
  • Kadar O2 dalam air dan tanah rendah
  • Saat air pasang,lingkungan banjir,saat air surut lingkungan becek dan berlumpur.
2.    Terumbu Karang
Sumber: id.wikipedia.org
Terumbu Karang merupakan  salah satu komponen  utama sumber daya pesisir dan laut utama, disamping hutan  mangrove dan padang lamun. Terumbu karang merupakan kumpulan fauna laut yang berkumpul menjadi satu membentuk terumbu. 
Sumber: ubb.ac.id
Struktur tubuh karang banyak terdiri atas kalsium dan karbon. Hewan ini hidup dengan memakan berbagai mikro organisme yang hidup melayang di kolom perairan laut.
Sumber: pharmassip.blogspot.com

3.    Rumput laut
Sumber: earthsky.org

Rumput laut adalah  salah satu sumberdaya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut.
sumber: underwaterseaplants.awardspace.com
Dalam bahasa Inggris, rumput laut diartikan sebagai seaweed. Sumberdaya ini biasanya dapat ditemui di perairan yang berasosiasi dengan keberadaan ekosistem terumbu karang. Rumput laut alam biasanya dapat hidup di atas substrat pasir dan karang mati.
4.    Padang Lamun
Sumber: fika-andina.blogspot.com

Lamun adalah sejenis tumbuhan yaitu tumbuhan berbunga yang sudah sepenuhnya menyesuaikan diri hidup tergenang di dalam air laut. Padang lamun biasa terdapat pada daerah teratas pasang surut, dibatasi oleh kondisi yang terbuka terhadap kekeringan. Sewaktu surut, biasanya padang lamun tidak sampai mengalami kekeringan karena masih digenangi oleh air laut walaupun terlihat dangkal. Pada waktu pasang, air menutup padang lamun, membentuk daerah yang terendam air pasang.
Sumber: amandakalangit-mandmand.blogspot.com

1 comment:

  1. terima kasih atas informasi yang telah di selesaikan

    ReplyDelete