Wednesday, June 6, 2012

Belajar Mengajar: Manusia adalah makhluk individu dan makhluk sosial

Belajar Mengajar: Manusia adalah makhluk individu dan makhluk sosial >> Manusia adalah makhluk individu dan makhluk sosial. Hubungannya dengan  manusia sebagai makhluk sosial, terkandung suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak terlepas dari individu lain. Secara kodrati manusia akan selalu bersama. Hidup bersama antar manusia akan berlangsung dalam berbagai komunikasi dan situasi. Dalam kehidupan inilah terjadi interaksi, baik interaksi dengan alam lingkungannya, interaksi dengan sesamanya, maupun interaksi dengan Tuhannya, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. 
Sumber: Photo Pribadi saat ke Gua Maria, Tarakan
Berbagai bentuk interaksi,  khususnya interaksi yang disengaja, ada istilah interaksi edukatif. Interaksi edukatif adalah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu, interaksi edukatif perlu dibedakan dari bentuk interaksi lain. Dalam arti lebih spesifik pada bidang pengajaran dikenal adanya istilah interaksi belajar-mengajar. Interaksi belajar-mengajar mengandung arti adanya kegiatan interaksi dari tenaga pengajar yang melaksanakan tugas mengajar di satu pihak, dengan warga belajar (siswa, anak didik/subjek belajar) yang sedang melaksanakan kegiatan belajar dipihak lain.
Belajar dan mengajar adalah dua kegiatan yang tunggal tetapi memiliki makna yang berbeda. Belajar diartikan sebagai suatu perubahan tingkah-laku karena hasil belajar dari pengalaman yang diperoleh. Sedangkan mengajar adalah kegiatan penyediaan kondisi yang merangsang serta mengarahkan kegiatan belajar siswa/subjek belajar untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang dapat membawa perubahan tingkah-laku maupun perubahan serta kesadaran diri sebagai pribadi. Guru sebagai Pembina dan pembimbing harus mau dan dapat mengembangkan motivasi dalam setiap kegiatan interaksi dengan siswanya. Hal ini sekaligus dalam rangka menerjemahkan siapa guru secara professional dan siapa dirinya sebagai pemikul tanggung jawab untuk membawa anak didik kepada tingkat keberhasilannya. Bagi guru yang memahami akan keprofesiannya dan mengerti tentang diri anak didiknya, maka dapat melakukan kegiatan interaksi dan motivasi secara mantap. Kemudian operasionalnya, guru harus juga memahami dan melaksanakan pengelolaan interaksi belajar-mengajar. Karena guru sangat berperan dalam proses belajar-mengajar. | By Peacock

0 comments:

Post a Comment