Sunday, April 29, 2012

PROSEDUR PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF

PROSEDUR PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF - Dalam beberapa postingan atau artikel sebelumnya, saya sudah menuliskan tentang Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Untuk lebih jelasnya lihat artikel terkait di bawah ini:
  1. Pendekatan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
  2. Perbedaan Pendekatan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
  3. Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif 
  4. Perbedaan Paradigma Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif 
  5. Metode Penelitian Kualitatif 
 Yup, itulah beberapa artikel terkait yang perlu sobat pelajari sebelum melanjutkan membaca artikel tentang Prosedur Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif ini.
Dalam penelitian, ada beberapa prosedur atau langkah-langkah yang harus kita lalui yang diantaranya adalah Pembuatan Rancangan Penelitian, Pelaksanaan Penelitian, dan Pembuatan laporan penelitian.
Adapun langkah-langkah atau prosedur penelitian dalam buku Jamal Asmani (2011:117) secara lengkap disajikan sebagai berikut:
1. Memilih Masalah
Memilih masalah membutuhkan kepekaan karena ada masalah yang dapat segera diatasi dan ada yang tidak yang artinya memerlukan penelitian untuk memecahkan masalah tersebut.
2. Studi Pendahuluan atau Observasi awal
Studi disini dimaksudkan untuk mencari informasi yang diperlukan oleh peneliti agar masalahnya lebih jelas kedudukannya sehingga kita mudah untuk merumuskan rancangan penelitian yang sesuai dengan masalah tersebut.
3. Merumuskan Masalah
Agar penelitian dapat terlaksana dengan baik, maka dibutuhkan perumusan masalah, sehingga jelas dari mana harus memulai, kemana harus pergi dan dengan apa.
4. Merumuskan anggapan dasar atau Hipotesis
Anggapan dasar adalah sesuatu yang diyakini kebenarannya oleh peneliti sebagai tempat berpijak. Kita ambil contoh: kita akan meneliti tentang prestasi belajar siswa. Kita mempunyai anggapan dasar bahwa semua siswa memiliki prestasi belajar yang berbeda-beda atau tidak seragam. kalau seragam berarti bukanlah variabel yang perlu diteliti. 
Sedangkan Hipotesis adalah kebenaran sementara yang diyakini dan ditentukan oleh peneliti yang masih harus dibuktikan, dites atau diuji kebenarannya. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua penelitian memerlukan hipotesis.
5. Memilih pendekatan
Pendekatan ialah metode atau cara melakukan penelitian seperti eksperimen atau non eksperimen.
6. Menentukan variabel dan sumber data
Langkah ini bertujuan untuk menjawab 2 pertanyaan yaitu apa yang akan diteliti dan darimana data akan diperoleh.
7. Menentukan dan menyusun instrumen
Instrumen dibutuhkan untuk menentukan dengan apa data akan dikumpulkan. Contohnya dalam penelitian PTK atau CAR, ada beberapa instrumen yang akan digunakan (baca artikel saya tentang Penelitian Tindakan Kelas atau CAR). 
8. Mengumpulkan data
9. Analisis Data
10. Penarikan kesimpulan
11. Menulis laporan
Demikianlah artikel yang dapat saya share, kalau agan memerlukan atau ingin mengetahui referensi artikel ini, saya sudah menyediakannya seperti dibawah ini:
Asmani, J.M. 2011. Tuntunan Lengkap Metodologi Praktis Penelitian Pendidikan. Diva Press - Jakarta.

0 comments:

Post a Comment