Sunday, April 29, 2012

ANALISIS KASUS NEGATIF | JENIS PENELITIAN KUALITATIF

ANALISIS KASUS NEGATIF | JENIS PENELITIAN KUALITATIF DARI TRIANGGULASI >> Analisis Kasus Negatif (Nusa Putra, 2011) adalah upaya untuk mencari kasus yang tidak sama atau tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan arus utama informasi sebagai pembanding. Dalam penelitian kualitatif ini merupakan teknik yang sangat berguna karena memberi kesadaran pada peneliti untuk tidak sembarangan dalam membuat kesimpulan.

Tentu saja peneliti tidak perlu menutupi kasus-kasus negatif yang tidak sesuai dengan temuannya sampai sejauh ini. Ia secara jujur haruslah mengungkapkan kasus negatif agar temuannya bisa diberi makna lebih proporsional. Bukankah dalam realitas yang berlapis adanya keberbedaan dan pertentangan adalah sesuatu yang wajar. akan tetapi, yang harus disadari adalah kasus negatif bisa dengan tepat dan proporsional menempatkan temuan penelitian.

Berikut contohnya:

Dalam penelitian tentang anak jalanan ditemukan tingginya solidaritas dan rasa persaudaraan dan kebersamaan serta saling membantu dan berbagi. Hal ini sangat kontras dengan informasi yang berkembang yang menyatakan atau memberi cap, stigma, julukan atau label bahwa anak jalanan adalah anak yang tidak beres, tidak mengenal aturan, semena-mena, liar, dan egois.

referensi:
Putra, N. 2011. Penelitian Kualitatif: Proses dan Aplikasi. PT. Indeks - Jakarta.
Baca Juga:
1. Prosedur Penelitian Kualitatif
2. Teknik Pengumpulan Data Penelitian

TEKNIK PENGUMPULAN DATA PENELITIAN | INSTRUMEN PENELITIAN

TEKNIK PENGUMPULAN DATA PENELITIAN - Dalam melaksanakan penelitian, tentu saja kita sangat memerlukan instrumen penelitian untuk mendukung kelancaran dari penelitian dan menjadi kunci dasar empirical dari suatu penelitian. Berikut ini akan saya bagikan beberapa contoh instrumen yang biasa digunakan dalam penelitian, namun sebelum itu, sobat baca dahulu artikel terkait berikut ini:
  1. Prosedur Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
  2. Instrumen Observasi: Deskriptif dan Reflektif
  3. Analisis Kasus Negatif Penelitian Kualitatif
Berikut ini ada beberapa instrumen penelitian yang biasa digunakan yang diadatasi dari buku Asmani (2011:121) sebagai berikut:

1. Tes

Data dalam penelitian dibagi menjadi 3 yaitu fakta, pendapat dan kemampuan. Instrumen TES digunakan untuk mengukur ada atau tidaknya serta besarnya kemampuan objek yang kita teliti.

Tes dapat digunakan untuk mengukur kemampuan dasar maupun pencapaian atau prestasi misalnya tes IQ, minat, bakat khusus dans sebagainya.

2. Wawancara

Wawancara adalah salah satu instrumen yang digunakan untuk menggali data secara lisan. Hal ini haruslah dilakukan secara mendalam agar kita mendapatkan data yang valid dan detail.

3. Observasi

Observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian (baca artikel saya tentang Instrumen Observasi: Deskriptif dan Reflektif).

4. Kuisioner atau Angket (Questionairre)

Kuisioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada para responden untuk dijawab.

Kuisioner merupakan instrumen pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variable yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari para responden .

5. Survey (survei)

Survei lebih banyak digunakan untuk pemecahan masalah-masalah yang berkaitan dengan perumusan kebijakan dan bukan untuk pengembangan. Oleh karena itu Survei tidak digunakan untuk menguji suatu hipotesis. Maka aneh apabila penelitian yang ada hipotesisnya tetapi menggunakan instrumen survei.

6. Analisis Dokumen

Analisis dokumen lebih mengarah pada bukti konkret. Dengan instrumen ini, kita diajak untuk menganalisis isi dari dokumen-dokumen yang dapat mendukung penelitian kita, contohnya analisis RPP dan SIlabus, apakah sudah koherence apa belum dengan proses belajar mengajar di kelas. 

Nah, semoga sobat belajar sekarang mudah untuk menentukan instrumen apa yang cocok untuk penelitian sobat.

Berikut sumber referensinya:

Asmani, J.M. 2011. Tuntunan Lengkap Metodologis Praktis Penelitian Pendidikan. Diva Press - Jakarta.

PROSEDUR PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF

PROSEDUR PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF - Dalam beberapa postingan atau artikel sebelumnya, saya sudah menuliskan tentang Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Untuk lebih jelasnya lihat artikel terkait di bawah ini:
  1. Pendekatan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
  2. Perbedaan Pendekatan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
  3. Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif 
  4. Perbedaan Paradigma Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif 
  5. Metode Penelitian Kualitatif 
 Yup, itulah beberapa artikel terkait yang perlu sobat pelajari sebelum melanjutkan membaca artikel tentang Prosedur Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif ini.
Dalam penelitian, ada beberapa prosedur atau langkah-langkah yang harus kita lalui yang diantaranya adalah Pembuatan Rancangan Penelitian, Pelaksanaan Penelitian, dan Pembuatan laporan penelitian.
Adapun langkah-langkah atau prosedur penelitian dalam buku Jamal Asmani (2011:117) secara lengkap disajikan sebagai berikut:
1. Memilih Masalah
Memilih masalah membutuhkan kepekaan karena ada masalah yang dapat segera diatasi dan ada yang tidak yang artinya memerlukan penelitian untuk memecahkan masalah tersebut.
2. Studi Pendahuluan atau Observasi awal
Studi disini dimaksudkan untuk mencari informasi yang diperlukan oleh peneliti agar masalahnya lebih jelas kedudukannya sehingga kita mudah untuk merumuskan rancangan penelitian yang sesuai dengan masalah tersebut.
3. Merumuskan Masalah
Agar penelitian dapat terlaksana dengan baik, maka dibutuhkan perumusan masalah, sehingga jelas dari mana harus memulai, kemana harus pergi dan dengan apa.
4. Merumuskan anggapan dasar atau Hipotesis
Anggapan dasar adalah sesuatu yang diyakini kebenarannya oleh peneliti sebagai tempat berpijak. Kita ambil contoh: kita akan meneliti tentang prestasi belajar siswa. Kita mempunyai anggapan dasar bahwa semua siswa memiliki prestasi belajar yang berbeda-beda atau tidak seragam. kalau seragam berarti bukanlah variabel yang perlu diteliti. 
Sedangkan Hipotesis adalah kebenaran sementara yang diyakini dan ditentukan oleh peneliti yang masih harus dibuktikan, dites atau diuji kebenarannya. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua penelitian memerlukan hipotesis.
5. Memilih pendekatan
Pendekatan ialah metode atau cara melakukan penelitian seperti eksperimen atau non eksperimen.
6. Menentukan variabel dan sumber data
Langkah ini bertujuan untuk menjawab 2 pertanyaan yaitu apa yang akan diteliti dan darimana data akan diperoleh.
7. Menentukan dan menyusun instrumen
Instrumen dibutuhkan untuk menentukan dengan apa data akan dikumpulkan. Contohnya dalam penelitian PTK atau CAR, ada beberapa instrumen yang akan digunakan (baca artikel saya tentang Penelitian Tindakan Kelas atau CAR). 
8. Mengumpulkan data
9. Analisis Data
10. Penarikan kesimpulan
11. Menulis laporan
Demikianlah artikel yang dapat saya share, kalau agan memerlukan atau ingin mengetahui referensi artikel ini, saya sudah menyediakannya seperti dibawah ini:
Asmani, J.M. 2011. Tuntunan Lengkap Metodologi Praktis Penelitian Pendidikan. Diva Press - Jakarta.

Friday, April 27, 2012

FINAL CHELSEA vs BAYERN MUNCHEN UEFA LIGA CHAMPION

SEPAKBOLA >>> UEFA LIGA CHAMPION >>> FINAL CHELSEA - MUNCHEN - Halo para penggemar sepakbola, setelah beberapa pertarungan sengit para klub super great dan unggulan di liga champions UEFA, tibalah saat kita akan menyaksikan akhir dari puncak liga champion itu sendiri, yaitu partai Final FC Chelsea, Inggris, melawan FC Bayern Munchen, Jerman.

 Seperti kita ketahui bahwa kedua Klub Raksasa Eropa ini maju ke babak final setelah mengalahkan pesaing-pesaing yang juga merupakan klub-klub kebanggaan Eropa lainnya. 

Chelsea lebih dahulu maju ke babak final setelah mengalahkan klub raksasa spanyol, FC Barcelona, dengan skor 3 - 2 (kandang 1 - 1, tandang 2 - 2) - Untuk berita terkait pertandingan ini simak di Leg 1 Chelsea vs Barca dan juga Leg 2 Barca vs Chelsea.

Disusul kemudian dengan melajunya Bayern Munchen ke Final setelah mengalahkan Real Madrid dengan adu penalty di kandang real Madrid, Santiago Bernabeau (stadiun yang sangat mega karena saya udah liat sendiri kemegahannya loh).

Dengan demikian, tahun ini tidak ada wakil Spanyol yang melaju ke babak Final karena Real MAdrid dan Barca harus kalah di babak semi final tersebut.

Sedangkan untuk final sendiri, kita tunggu hasil akhirnya yukkk....

Tuesday, April 24, 2012

HASIL AKHIR PERTANDINGAN CELSEA VS BARCA BARCELONA LEG KEDUA

HASIL PERTANDINGAN CELSEA VS BARCA BARCELONA - Akhirnya Chelsea masuk final mengalahkan Barca (FC Barcelona) yang selalu di atas awan. Dan meski 5 kartu kuning Đªⁿ 1 kartu merah untuk Chelsea namun Barca akhirnya menyerah Đªⁿ kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan penentuan,,, thanks for Ramires and juga Fernando Torres Ɣªήğ baru masuk menggantikan Didier Drogba dibabak kedua second leg, Bravo de Mateo and Kawan-kawan.
Sumber: Taruhanku-com
HASIL PERTANDINGAN CELSEA VS BARCA BARCELONA dengan Skor pada leg pertama dimenangkan oleh Chelsea dengan skor 1 - 0 atas Barca (lihat beritanya di sini) . Dan pada leg ke dua tadi malam, skor imbang 2 - 2. Dengan demikian Skor Akhir pertandingan adalah 3   - 2  dengan kemenangan Chelsea atas Barca atau FC Barcelona. 
Foto: Miguel at Barca Official Site
 
Salut buat Chelsea... Bravooo
 
Foto: Facebook Fr. Yulius Silalahi

Monday, April 23, 2012

BAGIAN-BAGIAN MATA ALAT INDRA PENGLIHATAN MANUSIA | PANCA INDRA

Panca indra manusia - BAGIAN-BAGIAN MATA ALAT INDRA PENGLIHATAN MANUSIA | PANCA INDRA >> Sejak lahir, manusia pada umumnya dipersenjatai oleh yang Kuasa dengan Panca Indra yaitu Indra Penglihatan, Indra Penciuman, Indra Peraba, Indra Pendengaran dan Indra Perasa. Masing-masing indra ini memiliki bagian-bagian yang kadang bagi kita manusia biasa, itu adalah hal yang diluar pengetahuan kita. 

Untuk itulah, saya mencoba untuk share di sini agar kita semua bisa tahu dan memahami bagian-bagian dari tiap indra yang kita miliki. Sebagai pembuka saya akan share tentang Indra Penglihatan atau Mata.

1. Bagian-bagian Indra Penglihatan (mata)

Kalau anak yang belum sekolah saja ditanya, "Untuk melihat, kita menggunakan...." pastilah jawabnnya Mata.
Nah, berikut ini adalah bagian-bagian dari mata:

Bagian mata terbagi dalam 2 kategori yaitu bagian mata dalam dan bagian mata luar. Kita mulai dari bagian mata dalam.

a). Mata bagian dalam:
  1. Sklera: Sklera merupakan lapisan bola mata paling luar dan berwarna putih. Fungsinya adalah untuk melindungi bola mata .
  2. Kornea atau selaput tanduk: Kornea adalah bagian dari mata yang merupakan lapisan transparan yang dapat ditembusi oleh cahaya dan tidak memiliki pembulu darah. Kornea dibungkus oleh lapisan tipis Konjungtiva yang fungsinya untuk melindungi Kornea dari gesekan langsung.
  3. Koroid: Koroid merupakan lapisan mata bagian tengah dan banyak mengandung pembuluh darah dan juga pigmen.
  4. Iris: Iris berfungsi uhntuk memberi warna pada mata dan mengatur besar kecilnya pupil.
  5. Pupil: Pupil berguna untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata dan melindungi retina. Apabila cahaya yang masuk ke pupil banyak maka pupil akan mengecil dan sebaliknya.
  6. Lensa: Lensa berfungsi memfokuskan bayangan benda agar jatuh tepat pada retina. Lensa memiliki kemampuan untuk mencembungkan dan memipihkan (mencekungkan). Kemampuan ini kemudian disebut dengan Daya Akomodasi Lensa Mata.
  7. Badan Bening: Badan Bening berfungsi untuk meneruskan cahaya dari lensa mata ke retina.
  8. Retina: Retina berfungsi untuk menerima bayangan benda yang diteruskan oleh lensa mata. Di dalam retina inilah terdapat saraf Optik atau saraf Penglihatan yang fungsinya meneruskan rangsang cahaya dari retina ke susunan saraf pusat di otak. Dan di retina uga terdapat bagian yang paling peka tehadap cahaya yang disebut dengan Bintik Kuning.
b). Mata Bagian Luar:

  1. Alis: Alis berfungsi untuk melindungi mata dari keringat.
  2. Kelopak Mata: Kelopak Mata berfungsi untuk melindungi mata dari benda-benda asing semisal debu dan membuang kotoran yang menempel pada mata.
  3. Bulu mata: Berfungsi melindungi mata dari debu dan cahaya.
  4. Kelenjar Air mata: Berfungsi untuk menghasilkan air mata yang bertugas untuk menjaga mata agar tetap lembab alias tidak kekeringan.
  5. Kelenjar Meibom: Kelenjar ini berfungsi menghasilkan lemak sehingga mencregah kedua kelopak mata untuk saling mendekat.

 2. Cara kerja Indra Penglihatan (Mata)

  1. Cahaya masuk ke dalam mata melalui pupil.
  2. Lensa mata kemudian memfokuskan cahaya sehingga bayangan benda yang dimaksud jatuh tepat di retina mata.
  3. Kemudian ujung saraf penglihatan di retina menyampaikan bayangan benda tersebut ke otak.
  4. Otak kemudian memproses bayangan benda tersebut sehingga kita dapat melihat benda tersebut.

 3. Gangguan-gangguan yang biasa terjadi pada Indra Penglihata (mata)

  1. Rabun Senja: Penderita gangguan Rabun Senja tidak dapat melihat pada sore atau senja hari, sehingga disebut dengan rabun senja.
  2. Katarak: Katarak adalah pengeruhan atau pengapuran lensa mata. Penyakit ini biasanya diderita oleh orang yang berusia lanjut. Namun bisa terjadi pada usia muda jika sering melakukan kontak mata lansung dengan matahari.
  3. Rabun dekat: Rabun dekat atau yang bisa disebut Hipermiopi adalah kelainan pada mata yang menyebabkan kita tidak dapat melihat benda-benda yang berada di dekat kita atau jaraknya ada di dekat kita. Hal ini terjadi karena bayangan gambarnya jatuh di belakang retina. Namun penderita Hipermiopi dapat dibantu dengan kacamata Cekung atau berlensa Positif.
  4. Rabun Jauh: Rabun jauh atau biasa disebut Miopi adalah   kelainan pada mata yang menyebabkan kita tidak dapat melihat benda-benda yang berada di jauh dari kita. Hal ini terjadi karena bayangan gambarnya jatuh di depan retina. Namun penderita Hmiopi dapat dibantu dengan kacamata Cembung atau berlensa Negatif.
  5. Rabun Jauh dan Dekat: Rabun jauh dekat disebut juga Presbiopi. Presbiopi adalah kelainan pada mata yang menyebabkan kita tidak dapat melihat dengan jelas. Kelaian ini biasa terjadi pada usia lanjut dimana akomodasi mata sudah semakin lemah karena faktor usia. Penderita ini dapat dibantu dengan lensa ganda atau menggunakan kedua lensa cembung (negatif) dan lensa Cekung (positif). 
Terimakasih Anda sudah membaca artikel saya Bagian-Bagian Mata Yang Merupakan Indra Penglihatan kita. | Peacock

    Wednesday, April 18, 2012

    HASIL PERTANDINGAN CHELSEA vs FC BARCA BARCELONA UEFA LIGA CHAMPIONS

     HASIL PERTANDINGAN CHELSEA vs FC BARCELONA UEFA LIGA CHAMPIONS - (Untuk hasil akhir leg kedua lihat link pada akhir postingan ini), lihat Pertandingan sengit antara dua kubu raksasa sepakbola dunia Kamis dini hari waktu Indonesia sungguh luar biasa. CHELSEA VC BARCELONA Pertandingan yang di helat di Stadiun Stamford Bridge banyak diwarnai dengan ketegangan-ketegangan dengan banyaknya pemain-pemain yang dihadiahi kartu kuning oleh wasit.

    Serangan-demi serangan terus dilakukan oleh Chelsea guna merebut kekalahan-kekalahan yang selama ini dialami saat bertanding dengan Barca. Dan alhasil, pada menit additional time yaitu tepatnya menit ke 57 (52 + 2) pada akhir pertandingan, Drogba berhasil membobol gawang Barca dan membawa kemenangan sementara bagi Chelsea.


    Serangan Barca pun pada league ke dua semakin gencar. Beberapa kali Barca dihadiahi dengan Free Kick dan Side Corner namun masih belum mampu menerobos gawang The Blues Julukan Chelsea yang memang pada pertandingan ini bersama para suporter menggunakan baju biru.

    Pada babak ke dua ini beberapa pemain dihadiahi kartu merah diantaranya Ramirez dan Drogba dari Chelsea dan Rodrigo dari Barca.
    Dan perubahan skor tidak berubah sampai akhir pertandingan dan membawa Chelsea sebagai pemenang dengan skor 1 - 0 terhadap Barca.

    Untuk sementara leg 1 dimenangkan oleh Chelsea, dan mari kita tunggu hasil penentuan pada pertandingan di leg ke-2 nantinya...

    Untuk infomasi lebih jelasnya tentang UEFA Euro 2012 Liga Champions, silahkan berkunjung di sini.   

    Update:

    Inilah hasil akhir pada LEG ke dua FC Chelsea vs FC BArca Barcelona, Baca legih lengkap di sini.

    Tuesday, April 17, 2012

    PERKEMBANGBIAKAN PADA TUMBUHAN | VEGETATIF GENERATIF TUMBUHAN

    Sesuai janji saya pada artikel Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan, kali ini saya ingin share tentang cara Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif dan Vegetatif.

    1. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif (Kawin)

    Perkembangbiakan secara generatif  pada tumbuhan berbiji tertutup ditandai dengan munculnya bunga. Dalam bunga inilah terdapat Putik dan Benang Sari yang menjadi alat reproduksi bagi tumbuhan. Untuk lebih jelasnya, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagian-bagian dari bunga agar kita lebih mudah untuk memahami penjelasan selanjutnya.

    Bunga tersusun dari beberapa bagian. Namun ada bunga yang disebut dengan bunga lengkap dan bunga tidak lengkap, juga ada yang disebut dengan bunga sempurna dan bunga tidak sempurna. Apa maksudnya yah? Yuk kita telaah lebih dalam.

    ===> Bagian-Bagian Bunga


    • Perhiasan bunga. Yang dimaksud dengan Perhiasan Bunga yaitu kelopak dan mahkota bunga. Kelopak bunga merupakan bagian dari bunga yang letaknya di dekat dasar bunga dan menyambung dengan tangkai bunga. Kelopak bunga ini biasanya menyelimuti bunga saat bunga masih dalam keadaan kuncup dan biasanya setelah mekar dalam waktu tertentu, akan gugur dengan sendirinya. Bentuk kelopak bunga sangat beraneka ragam bentuk dan warnanya sesuai dengan jenis bunga. Bagian kelopak bunga inilah yang memberikan keindahan pada bunga tersebut dan biasanya warnanya digunakan untuk mengindetifikasi jenis bunga tersebut. Misalnya bunga mawar yang warna kelopaknya merah disebut dengan Red Roses atau Mawar Merah.
    • Dasar Bunga. Dasar bunga merupakan bagian ujung tangkai bunga yang membesar dan menjadi tempat melekatnya mahkota bunga.
    • Tangkai Bunga. Tangkai bunga merupakan bagian yang menghubungkan bunga dengan batangnya.
    • Benang Sari. Benang sari adalah Alat Kelamin Jantan bagi tumbuhan. Benang sari sendiri terdiri dari Tangkai Sari dan Kepala SAri, dan di dalam kepala sari inilah terdapat butir-butir serbuk sari.
    • Putik. Putik adalah Alat Kelamin Betina pada tumbuhan. Putik terdiri dari tangkai Putik, Kepala Putik dan bakal Buah, dan di dalam bakal buah terdapat Bakal Biji. Di dalam bakal biji tersebut, masih terdapat dua inti yaitu calon Lembaga dan Sel Telur.
    Baiklah, saya kembali pada ulasan sebelumnya tentang Bunga Lengkap dan Tak Lengkap serta Bunga Sempurna dan Tak Sempurna.

    Bunga Lengkap adalah bunga yang memiliki seluruh bagian-bagian bunga. Bunga Tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki salah satu bagian bunga seperti yang dijelaskan di atas.

    Bunga Sempurna adalah bunga yang memiliki Putik dan Benang Sari. Sedangkan Bunga Tidak Sempurna adalah bunga yang hanya memiliki satu alat perkembangbiakan saja. Misalnya bunga yang hanya memiliki Benang sari saja dan dinamakan Bunga Jantan, serta bunga yang hanya memiliki Putik saja dan disebut dengan bunga Betina.

    ===> Proses Penyerbukan atau Pembuahan

    Dalam proses perkembangbiakan generatif pada tanaman dikenal dengan Penyerbukan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari pada Kepala Putik. Berdasarkan asal serbuk sarinya, penyerbukan dapat dibedakan menjadi:

    • Penyerbukan Sendiri. Penyerbukan Sendiri adalah penyerbukan yang terjadi apabila Benang Sari yang jatuh pada Kepala Putik berasal dari bungan itu sendiri dan tentu saja yang dapat melakukannya adalah Bunga Lengkap yang memiliki Putik dan Benang Sari Sekaligus.
    • Penyerbukan Tetangga. Penyerbukan Tetangga adalah penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain tetapi masih pada satu pohon.
    • Penyerbukan Silang. Penyerbukan Silang adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang sejenis tetapi berbeda pohonnya.
    • Penyerbukan Bastar. Penyerbukan Bastar adalah Penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang tidak sejenis.
     Kalau di atas adalah jenis-jenis penyerbukan yang terjadi berdasarkan asal muasal serbuk sari yang jatuh di kepala putik, maka berikut ini adalah Jenis-Jenis penyerbukan berdasarkan faktor yang  menyebabkan sampainya serbuk sari ke kepala putik, yaitu:

    • Penyerbukan oleh angin. Bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin memiliki ciri-ciri antara lain memiliki serbuk sari yang banyak, kecil, kerig dan ringan sehingga mudah diterbangkan oleh angin. Pada dasrnya bunganya kecil atau mahkotanya kecil dan bahkan ada yang tidak memiliki mahkota. Contohnya adalah bunga pada tumbuhan rerumputan.
    • Penyerbukan oleh hewan. Bunga yang penyerbukannya dibantu oleh hewan memiliki ciri-ciri antara lain memiliki mahkota bunga yang besar, menarik, memiliki warna mahkota yang mencolok, mengeluarkan bau yang khas serta menghasilkan nektar yang semuanya dapat menarik binatang untuk menghampirinya. Bunga jenis ini umumnya memiliki serbuk sari yang menggumpal dan lengket sehingga mudah menempel pada hewan (terutama pada kaki-kaki serangga). Contoh hewan yang biasanya membantu penyerbukan adalah Kupu-kupu, lebah madu, kelelawar dll.
    • Penyerbukan oleh air. Penyerbukan yang dibantu oleh air biasanya terjadi pada tumbuhan-tumbuhan air. Hal ini terjadi karena air hujan yang turun dapat mengenai serbuk sari. Air yang telah mengandung serbuk sari tersebut kemudian jatuh pada kepala putik sehingga terjadilah penyerbukan.
    • Penyerbukan oleh manusia. Tumbuhan yang proses penyerbukannya dibantu oleh manusia adalah tumbuh-tumbuhan yang umumnya berguna bagi kehidupan manusia sehingga manusia sering melakukan kotak dengan tumbuhan berbunga tersebut. Contohya adalah Vanili dan bunga anggrek.
    2. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif (Tidak Kawin)

    Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok yaitu Perkembangbiakan secara vegetatif alami dan vegetatif buatan.

    ===> Perkembangbiakan secara Vegetatif Alami

    • Spora. Spora memiliki inti sel yang berubah fungdi menjadi alat perkembangbiakan. Spora berbentuk seperti biji yang sangat kecil sehingga sulit terlihat oleh mata telanjang. Spora hanya bisa dilihat dengan menggunakan alat yaitu mikroskop. Contoh tumbuhan spora adalah Lumut dan tumbuhan paku.
    • Umbi akar. Umbi akar adalah akar yang menggembung karena menyimpan makanan. Umbi ini kemudian dapat mengeluarkan tunas sebagai individu yang baru. Contohnya adalah wortel, bunga dahlia dll.
    • Umbi Batang. Yg dimaksud dengan Umbi batang adalah bagian batang yang menggembung karena berisi cadangan makanan yang berbentuk zat tepung. Contohnya adalah kentang, ubi jalar, dll.
    • Umbi lapis. Umbi lapis memiliki struktur berlapis-lapis dan tunas dibagian tengahnya. contohnya adalah bawang-bawangan dan bunga tulip.
    • Akar tinggal atau Rhizoma. Rhizoma adalah batang yang tumbuh dan menjalar didalam tanah serta bentuknya bercabang-cabang. Contohnya adlah Kunyit, jahe, Bangle, lengkuas dan tebuh.
    • Geragih atau stolon. Geragih adalah batang beruas-ruas yang tumbuh menjalar di atas permukaan tanah, dan dari ruas-ruas tersebut bisa menumbuhkan tunas baru sebagai individu baru. Contohnya adalah tanaman pegagan, strawberry, semanggi dan lain-lain.
    • Tunas. Tunas berasal dari tumbuhan induk dan dan dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru dengan cepat. Contohnya pisang, tebuh, pohon pinang dan bambu.
    • Tunas Aventif. Tunas aventif adalah tunas yang tumbuh dari ujung-ujung daun contohnya cocor bebek.
    ====> Perkembangbiakan secara Vegetatif Buatan

    Perkembangbiakan vegetatif buatan ditandai dengan adanya campur tangan manusia dalam proses perkembangbiakannya. ia memiliki beberapa keunggulan diantaranya tanaman baru yang dihasilkan cepat berbuah atau memberikan hasil serta sifatnya sama atau bahkan lebih bagus dari tanaman indukannya. Berikut ini beberapa cara perkembangbiakan vegetatif buatan:

    • Mencangkok. Mencangkok adalah proses menumnbuhkan akar dari batang tanaman yang berada di atas tanah agar dapat ditanam menjadi tanaman baru. Proses inilah yang paling sering dilakukan khususnya untuk tanaman buah sehingga proses pembuahan bisa terjadi dengan cepat dan hasilnya banyak dan besar. Proses mencangkok hanya dapat dilakukan pada jenis tumbuhan yang berkambium atau tumbuhan dikotil. COntohnya adalah rambutan, mangga, jeruk, jambu dan sejenisnya.
    • Menempel atau Okulasi. Okulasi adalah proses menempelkan tunas dari suatu tanaman ke tanaman lain. Contohnya adalah okulasi pada tanaman durian dan jeruk.
    • Menyambung atau Kopulasi atau Enten. Proses Enten dilakukan dengan cara menyambung batang bawah suatu tanaman ke batang atas tanaman lain sehingga diperoleh tanaman baru. Tanaman yang biasa disambung adlah jenis tanaman yang masih dalam rumpun keluarga. MIsalnya durian yang lama tumbuh dibandingkan dengan Lai. Maka supaya cepat tumbuh dan berbuah, tunas durian disambungkan dengan pokok lai.
    • Menyetek atau Stek. Menyetek adalah proses menanam sebagian potongan atau bagian tubuh dari tanaman tersebut baik berupa cabang ataupun batang. Bagian tanaman yang distek harus memiliki ruas atau mata tunas sehingga dapat tumbuh tanaman baru. Contohnya adalah tebu, singkong dan bunga mawar.
    • Merunduk. Merunduk adalah proses membengkokkan bagian tanaman berupa dahan atau ranting ke dalam tanah lalu ditimbun. Bagian yang ditimbun ini natinya akan mengeluarkan akar, dan setelah akar dirasa cukup banyak, dahan atau ranting tersebut dapat dipotong dan dipindahkan sebagai tanaman baru. Contohnya adalah tanaman selada, anyelir, amanda dll.
    Silahkan baca artikel terkait dengan teks ini yaitu mengenai PERKEMBANGBIAKAN SECARA GENERATIF DAN VEGETATIF pada hewan dan tumbuhan serta PERKEMBANGBIAKAN PADA HEWAN.

    Monday, April 16, 2012

    PERKEMBANGBIAKAN PADA HEWAN | GENERATIF VEGETATIF BINANTANG

    Pada postingan sebelumnya, saya sudah share mengenai jenis-jenis perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan dan saya sudah berjanji untuk memposting mengenai detail dari masing-masing perkembangbiakan pada hewan maupun pada tumbuhan. Berikut detailnya:

    1. Perkembangbiakan Hewan secara Generatif

    Perkembangbiakan hewan secara generatif dibagi dalam tiga kategori yaitu perkembangbiakan secara Ovivar (bertelur), Vivivar (beranak/melahirkan) dan Ovovivivar (Bertelur dan beranak/melahirkan).

       a. Perkembangbiakan hewan Ovivar (bertelur)

    Hewan yang digolongkan sebagai hewan Ovivar adalah hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur. Embrio yang telah terbentuk akan tumbuh menjadi individu yang baru (anak) diluar tubuh induk, yaitu berkembang di dalam telur sebelum menetas menjadi individu yang baru.

    Berbicara mengenai pembuahan pada hewan Ovivar, pembuahan dibagi dalam 2 kategori yaitu Pembuahan Internal dan Pembuahan Eksternal.

    Pembuahan Internal adalah proses pembuahan Ovum oleh sperma yang terjadi di dalam tubuh induk betina contohnya Ayam (unggas, termasuk burung) dan penyu (reptilia). Sedangkan Pembuahan Eksternal adalah proses pembuahan yang terjadi di luar tubuh induk betina contohnya Ikan dan katak.

       b. Perkembangbiakan hewan Vivivar (Beranak atau Melahirkan)


    Hewan yang digolongkan sebagai hewan Vivivar adalah hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak atau melahirkan. Embrio yang telah terbentuk akan tumbuh menjadi individu baru di dalam rahim induk betina sampai siap untuk dilahirkan. Hewan vivivar adalah hewan yang masuk dalam golongan Mamalia atau hewan menyusui misalnya lumba-lumba, harimau, kucing, kambing, ikan paus, tikus dan lain sebagainya.


      

      c. Perkembangbiakan hewan Ovovivivar (bertelu dan melahirkan)

    Hewan yang digolongkan sebagai hewan Ovovivivar adalah hewan yang proses pembuahannya terjadi dalam tubuh induk betina. Hasil dari pembuahan ini kemudian membentuk telur dan masih dalam rahim induk betina. Dan setelah janin tersebut sudah terbentuk secara sempurna, maka telur siap untuk dikeluarkan dari dalam tubuh induk betina. Telur tersebut kemudian langsung menetas begitu keluar dari tubuh sang induk. Contoh hewan Ovovivivar adalah ikan Hiu, beberapa jenis kadal dan beberapa jenis ular.


    2. Perkembangbiakan hewan secara vegetatif 

    Perkembangbiakan hewan secara vegetatif terjadi pada hewan-hewan tidak bertulang belakang. Ada beberapa cara perkembangbiakan vegetatif pada hewan misalnya dengan cara fragmentasi (fragmen=bagian) dan membentuk tunas.

    COntoh hewan yang berkembang biak dengan cara fragmentasi adalah cacing Planaria. Proses fragmentasi diawali dengan pemisahan atau pemutusan tubuh induk. Tubuh yang sudah terpisah tersebut kemudian masing-masing dapat tumbuh menjadi dua individu yang baru. 


    Contoh hewan yang berkembang biak dengan pembentukan tunas baru adalah Hydra (Hydra adalah jenis hewan yang dapat berkembang biak baik secara generatif maupun vegetatif). Tunas baru hydra berasal dari tubuh induk yang membengkak yang kemudian tumbuh dan berkembang menjadi tunas baru. Tunas baru kemudian melepaskan diri dari tubuh induk dan berkembang lagi menjadi Hydra dewasa yang baru.

    PERKEMBANGBIAKAN SECARA GENERATIF DAN VEGETATIF HEWAN & TUMBUHAN

    Pada umumnya, proses perkembangbiakan hewan dan tumbuhan dibagi dalam dua skala besar yaitu Perkembangbiakan secara Generatif dan Vegetatif. Lalu, apa yang dimaksud dengan perkembangbiakan secara Generatif dan Vegetatif? Yuk kita intip ulasan singkat dibawah ini:

    1. Perkembangbiakan secara Generatif

    Perkembangbiakan secara generatif lebih dikenal dengan perkembangbiakan secara kawin atau seksual. Perkembangbiakan secara generatif ditandai dengan adanya pembuahan. Pembuahan itu sendiri yaitu proses dari peleburan antara sel telur (sel kelamin betina) dan sel sperma (sel kelamin Jantan) pada hewan, sedangkan pada tumbuhan yaitu proses dari peleburan benang sari (sel kelamin jantan) dan putik (sel kelamin betina) pada tumbuhan. 

    Perkembangbiakan secara generatif menghasilkan individu yang memiliki perpaduan sifat-sifat dari kedua induknya.

    2. Perkembangbiakan secara Vegetatif

    Perkembangbiakan secara vegetatif dikenal dengan perkembangbiakan secara tidak kawin atau tak kawin. Perkembangbiakan ini ditandai dengan tidak adanya proses pembuahan, dalam artian bahwa perkembangbiakannya hanya melibatkan satu induk saja. 

    Perkembangbiakan secara Vegetatif menghasilkan individu yang memiliki sifat-sifat yang sama seperti induknya.

    Berikutnya, akan saya jelaskan tentang: 
    1. Perkembangbiakan pada Hewan secara Vegetatif dan Generatif dan  
    2. Perkembangbiakan pada Tumbuhan secara Generatif dan Vegetatif 
    pada artikel selanjutnya. Doakan yah semoga cepat selesai hehehhe 
     
    Yup, akhirnya kedua artikel lanjutan di atas sudah rampung, silahkan langsung diklik untuk menuju ke artikel yang dimaksud. Dan terimakasih sobat pebelajar sudah mau berkunjung ke blog Jufry yang sederhana ini.

    Pengertian Definisi Temperatur, Termometer, dan Skala Termometer

    Pengertian Definisi Temperatur, Termometer, dan Skala Termometer >> Dalam kehidupan sehari-hari, kita pastinya selalu berbicara tentang temperatur ataupun suhu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan dalan kehidupan juga, banyak sekali kita berkutat dengan alat-alat yang mengandalkan suhu semisal Lemari es, AC, Kipas Angin, Oven, dan lain sebagainya. Intinya, sadar atau tidak sadar, kita selalu dihadapkan dengan kata "Temperatur" atau "suhu".

    Lalu, apa yang dimaksud dengan Temperatur (suhu)? Syarifuddin dan Evi (2011:136) mengatakan bahwa Temperatur atau Suhu adalah ukuran panas atau dinginnya suatu benda. Suhu disebut juga sebagai Derajat Panas. 

    Alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah Termometer. Termometer menggunakan prinsip pemuaian zat cair. Ada beberapa zat cair yang biasa digunakan sebagai indokator mengukur suhu yaitu diantaranya Alkohol dan Raksa.

    Ada beberapa macam atau jenis Skala termometer yang digunakan, namun yang paling akrab ditelinga kita adalah Skala Termometer Celcius yang dilambangkan dengan 0C (dibaca derajat Selsius). Berikut ini akan saya uraikan jenis-jenis Skala Termometer yang ada:

     1. Skala Termometer Celsius

    Karena Derajat Selsius yang paling sering kita jumpai maka kita mulai dengan Skala Termometer Celsius.

    Pada termometer Celsius, titik beku air ditetapkan pada  0C dan titik didih air ditetapkan pada 1000. Apakah hanya itu titik terendah dan tertinggi pada celsius? TIDAK!, Lalu bagaimana mengukur suhu yang dibawah nol dan diatas 100 0C? pada dasarnya ukuran itu digunakan untuk mengukur suhu badan, sedangkan untuk mengukur suhu yang di bawah nol dan diatas 1000C digunakan termometer Celsius yang lain yang memang didesain untuk mengukur suhu atau temperatur pada skala tertentu. Hal ini juga berlaku untuk semua termometer yang akan dijelaskan berikutnya.

    2. Skala Termometer Reamur

    Pada termometer Reamur pada umumnya, titik beku air ditetapkan pada 00R dan titik didih air pada 800R. 

    3. Skala Termometer Fahrenheit

    Pada Skala Termometer Fahrenheit, titik beku air ditetapkan pada 320F dan titik didih air pada 2120F. 

    4. Skala Termometer Kelvin

    Pada Skala TErmometer Kelvin, titik beku air ditetapkan pada 2730K dan titik didih air pada 3730K.

    Jadi, dari uraian diatas dapat disimpulkan perbandingan untuk masing-masing Skala Termometer sebagai berikut:

    Celsius     : Reamur : Fahrenheit : Kelvin

    C             : R          : F               : K
    5             : 4           : 9(+32)        : 5 (+273)

    Contoh hitungannya adalah sebagai berikut:

    600C = ... 0R=  ... 0F = ....0K

    Penyelesaian:


    C             : R          : F               : K
    5             : 4           : 9(+32)        : 5 (+273)
    60           : ?            : ?(+32)        : ? (+273)

    1. 600C = .... 0R
                 = 4/5 x 600R
                 = 2400R : 5
                 = 480R

    2.   600C = .... 0F
                   =9/5 x 60 (+32)0
                   = 540/5 (+32)0  
                   = 108 + 32  0
                   = 1400

    3. 600C = .... 0K
                 = 5/5 x 60 (+273) 0K
                 = 60 + 273 0K
                 = 3330K

    Demikianlah ulasan tentang Skala Termometer atau suhu. Jika SObat Belajar mempunya pertanyaan seputar topik ini, silahkan sobat tinggalkan di kotak komentar. Ditunggu responnya yooo...

    Klasifikasi Kata Kerja Operasional Sesuai dengan Tingkat Berpikir

    KlasifikasiKata Kerja Operasional Sesuai dengan Tingkat Berpikir - Berikut ini adalah beberapa Klasifikasi Kata Kerja Operasional yang biasa digunakan dalam proses belajar mengajar yang disesuaikan dengan Tingkat Berfikir.

    Berhubungan dengan mencari keterangan (dealing with retrieval)


    1.  Menjelaskan (describe)
    2.  Memanggil kembali (recall)
    3.  Menyelesaikan / menyempurnakan (complete)
    4.  Mendaftarkan (list)
    5.  Mendefinisikan (define)
    6.  Menghitung (count)
    7.  Mengidentifikasi (identify)
    8.  Menceritakan (recite)
    9.  Menamakan (name)



    Memproses (processing):


    1.  Mengsintesisikan (synthesize)
    2.  Mengelompokkan (group)
    3.  Menjelaskan (explain)
    4.  Mengorganisasikan (organize)
    5.  Meneliti /melakukan eksperimen (experiment)
    6.  Membuat analog (make analogies)
    7.  Mengurutkan (sequence)
    8.  Mengkategorisasikan (categorize)
    9.  Menganalisis (analyze)
    10.Membandingkan (compare)
    11. Mengklasifikasi (classify)
    12. Menghubungkan (relate)
    13. Membedakan (distinguish)
    14. Menyatakan sebab-sebab (state causality)


    Menerapkan dan Mengevaluasi


    1.  Menerapkan suatu prinsip (applying a principle)
    2.  Membuat model (model building)
    3.  Mengevaluasi (evaluating)
    4.  Merencanakan (planning)
    5.  Memperhitungkan / meramalkan kemungkinan (extrapolating)
    6.  Meramalkan (predicting)
    7.  Menduga / Mengemukan pendapat / mengambil kesimpulan (inferring)
    8.  Meramalkan kejadian alam /sesuatu (forecasting)
    9.  Menggeneralisasikan (generalizing)
    10.Mempertimbangkan /memikirkan kemungkinan-kemungkinan(speculating)
    11. Membayangkan /mengkhayalkan (Imagining)
    12.Merancang (designing)
    13.Menciptakan (creating)
    14. Menduga /membuat dugaan/kesimpulan awal (hypothezing)

    Demikianlah Klasifikasi Kata Kerja ini saya ulas, semoga bermanfaat yah...

    KEAJAIBAN PENCIPTAAN MANUSIA | THE MIRACLE OF MAN`S CREATION

    KEAJAIBAN PENCIPTAAN MANUSIA - THE MIRACLE OF MAN`S CREATION >> Manusia adalah makhluk yang paling menarik untuk dikaji. Manusia juga sering digelitik pertanyaan tentang jatidirinya sendiri. Sepanjang sejarah kemanusiaan, manusia memang selalu bertanya tentang dirinya, karena manusia adalah makhluk yang bisa menjadi subyek dan obyek sekaligus.Manusia makhluk yang super kompleks, manusia memiliki kualitas yang lebih dari pada makhluk ciptaan yang lain.
    Kemampuan manusia dalam berfikir dan berkreasi menjadikan manusia makluk yang menguasai peradaban di muka bumi. yakni bahwa manusia berbeda dengan binatang karena ia memiliki kesadaran dan tanggung jawab serta unik. Manusia bukan hanya digerakkan oleh kekuatan di luarnya, tetapi di  dalam dirinya juga ada kebutuhan untuk aktualisasi  diri sampai menjadi makhluk yang  ideal.
    The miracle of man`s creation dapat di artikan kedalam bahasa kita yaitu “keajaiban penciptaan manusia”. Disini di jelaskan bahwa Manusia merupakan makhluk ciptaan yang sagat mengagumkan. Dengan kebesaran tuhan semesta alam manusia diciptakan melalui suatu proses yang sangat rumit. Berbagai frase yang sangat luar biasa yang harus ditempuh manusia. Dari berupa cairan sampai berupa janin dan tahap-tahap selanjutnya benar-benar membutuhkan suatu perencanaan yang sangat sempurna dan semua itu tidak mungkin terjadi tanpa campur tangan tuhan sang pencipta Mulai dari awal pembentukan sampai menjadi makhluk yang utuh. Sunguh Betapa mengagumkanya makhluk yang di sebut manusia.

    Sunday, April 15, 2012

    MEMBUAT DAFTAR ISI BERDASARKAN LABEL KATEGORI POSTINGAN

    MEMBUAT DAFTAR ISI BERDASARKAN LABEL KATEGORI POSTINGAN >> Sobat Belajar semua, Kali ini Jufry kembali untuk membagikan tips bagi para Blogger sejati. Nah Tips Kali ini berkaitan dengan Javascript atau HTML. Disini, kita akan belajar membuat DAFTAR ISI berdasarkan Label atau Kategori dari postingan kita. Semisal, Kita ingin membuat daftar isi Khusus untuk Kategori SEO TIPS, atau kategori tentang KESEHATAN Teknologi dan lain sebagainya.

    Pertama-tama sobat masuk kedalam Dashboard sobat, pilih Edit Tata Letak atau Page Elements.

     
    Selanjutnya Tambahkan GADGET atau ADD WIDGET.












    Kalau sudah Muncul jendela Javascript nya, beri judul Kategorinya, kemudian Copy dan pastekan code berikut ini;


    <div style="overflow:auto; padding:5px; width:300px; height:150px; background-color: rgb(255, 255, 255); border:1px solid #ccc;"><script style="text/javascript">
    var numposts = 10;
    var standardstyling = true;
    </script>

    <script type='text/javascript' src='http://enes-sc.googlecode.com/files/rc-label.js'></script>

    <ol>
    <script src="http://xxx.blogspot.com/feeds/posts/default/-/bahasa%20indonesia?orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts&max-results=999"></script>
    </ol></div>
    ===> 50 adalah jumlah entri atau postingan nantinya, silahkan sobat ganti dengan banyaknya entri yang ingin ditampilkan.

    ===>  http://xxx.blogspot.com Sobat ganti dengan alamat URL blog atau site sobat.

    ===>  bahasa%20indonesia sobat ganti dengan judul kategori yang ingin dimunculkan. Judul kategori ini sebenarnya adalah Bahasa Indonesia akan tetapi semua harus ditulis dengan huruf kecil dan spasinya sobat ganti dengan %20 karena itu adalah kode untuk spasi. Kalau cuman satu kata yah langsung aza sobat ketik pakai huruf kecil.

    Kalau sudah, langsung disimpan aza n sobat lihat bagaimana hasilnya.

    Semoga bermanfaat. Mohon feedbacknya yahh...