Monday, February 27, 2012

Pengertian Homofon, Homonim, Homograf | Definisi

Sering kita mendengar, apalagi dalam pelajaran bahasa, bahwa ada beberapa kata yang kadang membuat orang bingung, entah itu karena bunyinya, atau tulisannya. Nah, istilah ini disebut dengan homofon, homonim, dan homograf.  Untuk lebih memperdalam istilah tersebut maka mari kita perhatikan ulasan berikut ini.


1. Pengertian homonim

Yang pertama yang akan kita bahas adalah Homonim. Kata homonim berasal dari kata homo yang berarti sama dan nym berarti nama, sehingga homonim dapat diartikan sama namanya, sama bunyi, sebunyi, akan tetapi memiliki makna yang berbeda.  lihat contoh berikut ini:

  • Buku yang berarti ruas-ruas dan Buku yang berarti tempat menulis, hasil tulisan, kitab
  •  
  • Bandar yang berarti kota dan bandar yang berarti pemegang uang dalam perjudian

2. Pengertian Homofon

Homofon terdiri atas kata homo yang berarti sama, dan foni (phone) yang berarti bunyi atau suara. Jadi dapat disimpulkan bahwa Homofon mempunyai pengertian sama bunyinya, bisa berbeda tulisannya, dan berbeda maknanya. Lihat contoh di bawah ini:




  • Halaman yang bisa bermakna halaman dari buku dan juga bermakna halaman rumah.
  •  Bank bisa berarti tempat menyimpan uang dan bang yang berarti sebutan kakak laki-laki. (bank dan bang sama bunyi, beda tulisan dan beda maknanya)



Pengertian Homograf


Homograf terdiri dari kata homo yang berarti sama  dan graf (graph) berarti tulisan. Homograf ditandai oleh kesamaan tulisan, berbeda bunyi, dan berbeda makna.


Contoh kata homograf bisa kamu lihat pada kalimat di bawah ini :


1.  Ia makan apel (buah) sesudah apel (upacara ) dilapangan


2.  Pejabat teras (pejabat utama) itu duduk santai di teras (lantai depan rumah) sambil membaca berita di koran tentang pertanian di daerah teras (bidang tanah datar yang miring di perbukitan)


3. Tahu /tahu/ (nama makanan) dan Tahu /tau/ yang berarti mengerti atau memahami.

2 comments:

  1. Kata "teras" (bidang tanah datar yang miring di perbukitan) itu dibaca bagaimana?
    Huruf "e"-nya seperti pada kata "elang", "bebek", atau "lele"?
    Tekanan katanya ada di suku kata awal atau akhir?
    Mohon penjelasannya, karena saya bukan penutur asli bahasa Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih cenderung ke pengucapan seperti kata "lele", awal suku kata mendapatkan setengah penekanan. Teras itu sendiri diambil dari kata terasering, yaitu permukaan lereng gunung atau bukit yang dibuat menyerupai tangga-tangga.

      Delete