Wednesday, February 1, 2012

PENGERTIAN HASIL BELAJAR OLEH JAMES O. WITTAKER


Pengertian Hasil Belajar - Hasil belajar merupakan keseluruhan kecakapan dan hasil yang di capai melalui proses belajar mengajar di sekolah yang dinyatakan dengan angka-angka atau yang diukur. Hasil belajar seseorang ditentukan oleh berbagai faktor yang mempengaruhi. Salah satu faktor yang ada diluar individu adalah tersedianya bahan ajar yang memberi kemudahan bagi individu untuk mempelajarinya sehingga menghasilkan hasil belajar yang lebih baik.

Selain faktor dari luar individu, minat belajar murid juga sangat berpengaruh terhadap hasil belajar matematika, karena minat merupakan dorongan instriksik terbesar untuk melakukan suatu kegiatan. Dengan minat dan rasa ingin tahu yang besar terhadap Matematika, maka keinginan untuk belajar matematika dapat dilihat seperti halnya dengan hobi yang terus menerus ingin dilakukan. Beberapa ahli mendefinisikan tentang belajar dari berbagai sudut pandang.
Menurut James O. Wittaker, Learning may be defined as process by which behaviour oriinates or is altered through trining or experience. Menurut pendapat tersebut belajar merupakan proses perubahan tingkah laku melalui latihan dan pengalaman. Perubahan tingkah laku yang terjadi pada siswa banyak sekali sifat dan jenisnya, karena itu belum tentu setiap perubahan dalam diri siswa merupakan perubahan dalam arti belajar. Perubahan seperti kelelahan, kejenuhan, berkeringat dan sebagainya tidak dianggap sebagai hasil belajar. Selanjutnya Hitzman menyebutkan bahwa, Learning is a change in organism due to experience which can affect the organism behaviour. Menurut pendapat tersebut belajar adalah perubahan yang terjadi dalam diri organisme disebabkan oleh pengalaman yang dapat mempengaruhi tingkah laku.
Dari beberapa pendapat tersebut di atas, maka dapat dideskripsikan bahwabelajar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh sesuatu perubahan pada pengetahuan, keterampilan dan sikap sebagai pengalaman sendiri dalam interaksi dengan lingkungan. Interaksi tersebut merupakan proses perubahan yang bersifat relative permanen melalui pengalaman.
Disebut bersifat relatif permanen karena pengalaman yang diperoleh dapat terlupakan. Ada pengetahuan yang sifatnya sesaat atau tidak permanent, terutama pelajaran hapalan yang biasanya hanya untuk kepentingan ujian. Setelah selesai ujian pengetahuan tersebut pun hilang. Hal ini disebabkan karena proses belajar mengajar cenderung lebih mementingkan hasil dari pada proses.

0 comments:

Post a Comment