Sunday, January 22, 2012

PENGERTIAN PESERTA DIDIK / SISWA


Pengertian Siswa / Peserta Didik - “A person registered in an education and pursuing a course of study” (seseorang yang terdaptar pada sebuah lembaga pendidikan dan mengikuti suatu jalur studi). Asa S. Knowles, Editor-in-Chief, The International Encyclopedia of Higher Education, Volime 1, 1977.
“A student is a man or woman, who knows how to read books.” (seorang peserta sebagai pelaku pencari, penerima dan penyimpan isi pelajaran yang dibutuhkannya untuk mencapai tujuan. (Aminuddin Rasyad, 2000 : 105)

Peserta didik atau siswa atau murid atau terdidik. Siapa dan bagaimana peserta didik itu?

1)      Peserta didik sebagai individu / pribadi (manusia seutuhnya)
Individu ini diartikan “seseorang yang tidak tergantung pada orang lain, dalam arti benar-benar seorang pribadi yang menentukan diri sendiri dan tidak dipaksa dari luar, juga mempunyai sifat dan keinginan sendiri.” (Abu Ahmadi, 1991;39). Untuk itu, peserta didik harus dipandang secara filosofis, yaitu menerima kehadiran keakuannya, keindividuannya, sebagaimana mestinya ia ada (eksistensinya).

2)      Peserta didik menurut tahap dan perkembangan umur
a.      0 – 7 tahun : masa kanak-kanak
      Masa kanak-kanak adalah masa mulai bermain, berkemah, berkomunikasi dengan dunia luar.
b.      7 – 14 tahun; masa sekolah
Pada usia 12 tahunan biasanya siswa memasuki masa kritis, dimana pendidikan harus lebih memerhatikan dan memberi pengertian, serta bimbingan.
c.       14 – 21 tahun: pubertas. Masa pubertas terbagi tiga:
a. Masa pra pubertas : wanita 12 – 13 tahun, Laki-laki 13 – 14 tahun
b. Masa Pubertas : Wanita 13 – 18 tahun , Laki-laki 14 – 18 tahun
c. Masa adolesen : Manita 18 – 21 tahun, Laki-laki 18 – 23 tahun

3)      Peserta didik menurut status dan tingkat kemampuan
Kata status di sini diartikan dengan keadaan peserta didik dipandang secara umum dalam kemampuannya (kecerdasannya).
Kemampuan peserta didik dapat digolongkan 3 kelompok:
  1. Peserta didik super normal
  2. Peserta didik normal, dan
  3. Peserta didik sub normal.

0 comments:

Post a Comment