Tuesday, December 11, 2012

Kelemahan Google Search Engine dan Google Sandbox Dalam Menanggapi Duplicate Content

Kelemahan Google Search Engine dan Google Sandbox Dalam Menanggapi Duplicate Content - Halo sobat peacock-lingan semua, kembali lagi hadir dengan membawa berita hangat seputar dunia blogging neh. Nah, kira-kira permasalahan apa lagi neh yang muncul berkalitan dengan Google? Baiklah tanpa pikir panjang lagi sobat peacock-lingan disini akan saya paparkan kelemahan atau kekurangan yang dimiliki oleh Google Search Engine ama Google SandBox nya. Mang ada yeah?


Ya ada pastinya. Dan yang paling menonjol dari kelemahan ini adalah bagaimana ketidak mampuan mereka dalam membedakan antara konten atau artikel yang original dan mana yang tidak. Seperti yang saya alami barusan. Saya masuk ke dalam draft blogger saya and menemukan bahwa pengunjung saya yang biasanya 16 atau 18 ribuan perhari lenyap!!! hanya tinggal 3 ampe 5 ribuan!!! betapa hancurnya hatiku melihat itu. Saya pun mencoba mencari tahu.

Langkah yang saya lakukan pertama adalah melihat artikel saya yang biasanya nongkrong di halaman 1 google. Toeeeiingg ... hilang semua cuy. Lalu saya lanjutkan dengan melihat ke Google Sandbox Checker, hasilnya diluar dugaan ... hampir semua artikel saya masuk Google Sandbox.

Usut punya usut, ternyata artikel saya di Copy Paste mentah-mentah lewat Feedburner oleh seorang Blogger yang kurang kreatif alias pencuri artikel dan meletakkannya di blognya yang beralamat di:

perangkat-pendidikan-gratis.blogspot.com

Nah, Itulah dia pencurinya bro. Padahal setelah saya cek langsung ke lokasi alamat si pencuri itu, yang muncul hanya bagian awal artikel saya karena memang saya setting di feedburner agar tampil short aja ... Eh kok malah blog saya yang diduga duplikat kontent dan akhirnya masuk ke Google SandBox!!! Ini kan tidak adil namanya!!!! masak yang kayak ginian Google gak bisa ngatasin seh ... pencuri artikel giniam harusnya dibumi hanguskan, loh kok malah di taruh di halaman 1 menggantikan saya yang terbuang...

Inilah salah satu kekecewaan saya ama Google. Mudah-mudahan blog saya dan semua artikel saya kembali terindeks dan kembali pula ke halaman 1 google. Saya miris melihat hal seprti ini ...

 Saran saya buat Google, sebelum memasukkan artikel orang ke Google SandBox karena dupplikat kontent, alangkah baiknya dicek dulu mana yang artikel Original dan Mana yang bukan. Kalo seperti kasus saya, semua orang bisa tahu karena sipencurinya hanya dapat sepenggal ayat pertama, sedangkan artikel saya kan asli dari awal ampe akhir ...

Piuuuuhhh.... hanya menunggu kebijaksanaan google deh

Monday, December 3, 2012

Cara Mengatasi An error occurred while trying to save or publish your post. Please try again Saat DiPublish

Cara Mengatasi An error occurred while trying to save or publish your post. Please try again Saat DiPublish - Halo sobat blogger, kali saya mau share lagi tentang slah satu kendala yang dihadapi oleh blogger saat ini dengan template barunya. Nah beberapa waktu belakangan ini, saya dibuat pusing ama template Blogger yang satu ini, dimana kalo mau posting suatu artikel pasti muncul sebuah peringatan seperti ini:


Pastinya sobat semua jengkelkan dengan yang satu ini. Sebenarnya, kalo melihat pesannya, itu mengindikasikan bahwa ada bahasa htmlnya yang rusak atau sebuah error terjadi dalam postingan, namun kalau soabt cek, ternyata tidak ada. Sebenarnya ada loh ....

Kok Bisa????

Nah gini, untuk saat ini, sepertinya template blogger yang baru dipersenjatai dengan anty copas, dalam artian kalo ada artikel yang dicopas ke dalam postingan pasti akan terbaca error, biasanya terjadi kalo di copy dari MS Word ato dari salah satu blog secara langsung. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya error ...

Sebenarnya ada cara yang biasa digunakan oleh sobat yang lain yaitu dengan cara tidak mempublish artikelnya langsung, melainkan menyimpannya ke Draft 





Dengan begitu, artikel sobat akan diarahkan ke draft. Selanjutnya keluar dengan mengklik judul blog sobat menuju ke POST atau artikel, di sana, lihat artikel tadi yang baru di save ke Draft, centang atau klik tanda kotak disampingnya lalu klik Publish di menu bagian atas.

Sebenarnya cara itu mumpuni juga, namun kadang dalam beberapa kasus, saat kita membuka menu home yang dipasangi automatic readmore, akan terjadi crash sehingga terjadi error di tampilan menu halaman depan.

CARA PALING AMPUH MENGATASINYA

Nah, saya gak pake cara di atas (dulu ia), Kalau saya, saya pake trik sederhana saja,  yaitu mengopy dahulu semua artikel yang gue mau posting ke NOTEPAD, lalu dicopy lagi ke laman postingan. Kalau ada gambar, di save dahulu di Komputer lalu ntar di upload deh. Cara ini saya jamin gak akan terjadi Crash, soalnya setelah saya praktikkan, hingga saat ini gak pernah lagi terjadi crash ...

Selamat mencoba deh

Friday, November 30, 2012

SEO Contest Desember 2012 dan Awal Januari 2013 Berhadiah Besar

SEO Contest Desember 2012 dan Awal Januari 2013 Berhadiah Besar - Halo sobat blogger semua, semakin hari semakin banyak saja yeah yang dapat kita lakukan melalui dunia blogging. Dan salah satunya adalah mengikuti Seo Contest atau lasim disebut di negeri kita ini sebagai Kontes SEO.


Berbicara tentang SEO, untuk akhir tahun 2012 ini sampai pada awal tahun 2013, terdapat beberapa SEO Contest yang bisa kita ikuti. Namun tentu saja kita harus jeli untuk melihat apakah Kontes itu dapat menghasilkan rupiah yang lumayan atau tidak. 

Nah, untuk penghujung tahun 2012 ini, ada kontes SEO yang lumayan memberikan imbalan, yaitu

Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

Yeah, ini adalah salah satu kontes SEO yang menjanjikan dimana menyediakan hadiah yang lumayan bisa diandalkan. Hadiahnya lumayanlah bisa buat beli IPad baru ... heheheh itupun kalau menang yooo ....


Berbicara mengenai Kontes SEO, alangkah baiknya kalo sobat membuat blog sendiri khusus untuk SEO Contest. Saya sarankan jika blog sobat adalah blog yang mengutamakan traffic alias pengunjung, maka saya sarankan untuk tidak memasang artikel SEO COntest di blog tersebut. Loh kok mengapa? yeah, beberapa waktu lalu saya baca, sebenarnya bukan berita baru, bahwa google akan membanned blog yang terlalu banyak memuat link yang tidak terkati dengan inti blog, dan lagi, dikatakan bahwa kebanyakan kontes SEO yang diadakan di Indonesia banyak yang tidak relevan karena menggunakan kata kunci yang tidak biasa. Lain halnya kalau judul atau materi kontes SEO itu adalah hal yang banyak dicari. Hal ini juga dikarenakan bahwa kebanyakan kata kunci atau keyword yang digunakan dalam kontes-kontes SEO di Indonesia sangat spesifik, jadi aneh aja kalau kata kunci tersebut banyak berseliweran di internet, padahal nggak terlalu penting.

Nah, jadi kalau mau mengikuti salah satu kontes, maka jelilah untuk memilih.

Oh yeah, salah satu tips dari saya,

apabila sobat  memasang artikel kontes di blog seperti saya ini yang memiliki banyak pengunjung, alangkah baiknya kalau waktu kontes telah selesai, lebih baik outlinknya di hapus saja, tapi artikelnya jangan. biarkan saja. Intinya, outlink nya dihapus aja. Namun, kalau artikel itu menang kontes, biarkan sajalah, tapi kalo kagak menang, yeah di hapus aja.



Pengalaman saya, kalau artikel saya yang ada memenangkan kontes, Artikel dan link nya akan saya biarkan natural, tapi kalau artikel saya agak menang, lebih baik dihapus saja. Bikin rugi aja kan .... gemana, setuju???!!!!! 

Monday, November 19, 2012

Definition of Writing | General Concept of Writing (Meyers, Palmer, Harmer & Boardman)

Definition of Writing | General Concept of Writing (Meyers, Palmer, Harmer & Boardman) - English, as a language subject has four skills. They are Speaking, Listening, Reading and Writing. And, writing is the most difficult subject in the school since the students have to produce a text by using English. As said by some experts that language skills starts from speaking, listening, reading and the last step is writing. In writing, the students need to acquire those first to make sure what they want to write. They have to write about what they think in their mind and state it on a paper by using the correct procedure.

Let's see what the expertss say about writing. We start from Meyers. Meyers (2005) states that writing is a way to produce language you do naturally when you speak. Writing is speaking to other on paper – or on a computer screen. Writing is also an action – a process of discovering and organizing your ideas, putting them on a paper and reshaping and revising them.

In other words, Palmer (1994: 5) states that writing is recursive. It goes back and forth we plan a little, put words on paper, stop to plan when we want to say next, go back and change a sentence, or change our minds altogether.

Harmer (2004) states that writing is a process and that we write is often heavily influenced by constraints of genres, then these elements have to be present in learning activities.

Boardman (2002) states that writing is a continuous process of thinking and organizing, rethinking, and reorganizing. Writing is a powerful tool to organize overwhelming events and make them manageable. Writing is really a form of thinking using the written word. From the definitions above I can conclude that writing is a way to produce language that comes from our thought. It is written on a paper or a computer screen.

Now, after reading those statements, what is appear in your mind about the definition of writing?

Friday, November 16, 2012

Definisi Pengertian IPS dan Ilmu-Ilmu Sosial serta Perbedaan dan Pendekatannya

Pengertian Definisi IPS dan Ilmu-Ilmu Sosial serta Perbedaan dan Pendekatannya - Semangat pagi semua, Kembali lagi saya mau share sedikit tentang pemahaman saya di dunia pendidikan. (heheheh sekedar untuk aktualisasi diri gan). Nah pembahasan kali ini adalah mengenai IPS dan Ilmu-Ilmu Sosial. Emang apa yang bisa bahas di sini?



Banyak orang menyangka bahwa IPS adalah salah satu ilmu social atau merupakan ilmu social itu sendiri. Padahal, dalam praktik dan kenyataannya, sangatlah berbeda jauh. Mengapa demikian? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita lihat definisi yang saya kemukakan sendiri berdasarkan pengalaman saya dalam bidang pendidikan.

    A.      Pengertian IPS


IPS, dalam perspektif saya, adalah bidang kajian atau studi tentang fenomena-fenomena yang terjadi dalam sosial kemasyarakatan yang merupakan dampak dari hubungan dan interaksi antar sesama manusia yang berlandaskan pada nilai-nilai edukatif, praktis, teoritis, filsafat dan ketuhanan. IPS menggunakan pendekatan multidisiplin, artinya masih dapat berkembang tergantung dari disiplin apa yang akan kita gunakan.

    B.      Pengertian Ilmu-Ilmu Sosial


Ilmu-ilmu sosial adalah cabang-cabang ilmu yang mempelajari tentang social masyarakat, contohnya ilmu ekonomi, ilmu geografi, ilmu antropologi, ilmu sosiolinguistik, ilmu astrologi dan lain sebagainya. Cabang-cabang ilmu ini menekankan pada aspek teoritis keilmuan yang tiap cabang ilmunya menggunakan satu pendekatan disiplin ilmu atau monodisiplin.

    C.      Perbedaan IPS dan Ilmu-Ilmu Sosial

Kalau ditinjau dari proses penerapan dan pendekatannya, ternyata IPS dan ilmu-ilmu social sangatlah berbeda. Apa sajakah perbedaannya?
  1. IPS bukanlah sebuah disiplin ilmu seperti halnya ilmu-ilmu social, melainkan sebagai suatu bidang kajian atau studi tentang social kemasyarakatan.
  2. IPS dalam kajiannya menggunakan pendekatan multidisiplin atau interdisiplin, sedangkan tiap-tiap ilmu-ilmu social menggunakan satu disiplin ilmu atau monodisiplin.
  3. IPS dirancang untuk pendidikan, maka IPS hanya berfokus pada dunia persekolahan, sedangkan Ilmu-ilmu social keberadaannya bisa di dunia persekolahan, perguruan tinggi, atau dapat dipelajari oleh masyarakat umum.

Memang terkadang tidak mudah bagi guru-guru pendidikan dasar untuk mulai memahami situasi pendidikan saat ini yang sudah jauh berkembang. Hal ini dikarenakan tingkat internalisasi prespektif dunia pendidikan yang baru sulit untuk diaplikasikan di dunia sekolah dasar, mengingat para pebelajar mudah atau young learners mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata sulit semisal cabang-cabang ilmu yang sebegitu luasnya. Dan hal ini, jika guru tidak kreatif untuk meningkatkan keilmuannya, maka akan sulit untuk meng- up to date keberagaman pemahaman pendidikan dunia yang sarat akan perkembangan.

Bagaimana dengan ulasan singkat di atas? Semoga bahan sharing saya kali ini ada manfaatnya buat agan semua, khususnya yang berkutat dalam dunia pendidikan dan ilmu social. | Peacock

Wednesday, November 14, 2012

Bioteknologi Sejarah Penemuan DNA

Bioteknologi Sejarah Penemuan DNA | Bioteknologi didefinisikan sebagai penggunaan organisme hidup dan sistem biologi lain untuk membuat obat dan produk lain untuk tujuan pengelolaan lingkungan dan/atau untuk perbaikan kesehatan dan kesejahteraan individu dan masyarakat.



Pengobatan molekuler mencakup disiplin :
  1. Ilmu biologi molekuler (penggunaan pengetahuan DNA dalam riset), 
  2. Rekayasa genetika atau teknologi DNA rekombinan (penggunaan pengetahuan DNA untuk membuat produk baru dalam industri dan riset).
    Istilah pengobatan molekuler digunakan untuk menggambarkan peranan pengetahuan DNA dalam praktek pengobatan.

Sejarah Penemu DNA
  • Pada tahun 1869, seorang dokter berkebangsaan Swiss bernama F Miescher mengusulkan nama asam nukleat untuk materi yang bersifat asam dari inti sel yang disebut nuklein. 
  • Penemuan berikutnya terjadi pada tahun 1944, ketika O Avery dan kawan-kawan menunjukkan bahwa informasi genetik pada bakteri Pneumococcus adalah DNA. 
  • Enam tahun kemudian, E Chargaff menunjukkan bahwa ada kesamaan jumlah basa nukleotida adenin dan timin dan juga basa guanin dan sitosin dalam DNA.
  • Penemuan tersebut dan juga kajian kristalogragi oleh R Franklin dan M Wilkins, telah memungkinkan J Watson and F Crick mengusulkan struktur untai ganda DNA pada tahun 1953. Kejadian ini digambarkan sebagai babak awal biologi molekuler.
  • Selanjutnya pada tahun 1956 A. Kornberg menemukan enzim DNA polimerase yang memungkinkan segmen pendek DNA disintesis.

Penemuan lain pada tahun 1960-an meliputi:
  1. mRNA (messenger RNA) yang menghubungkan nukleus dengan tempat sintesis protein di sitoplasma,
  2. identifikasi plasmid yatu elemen DNA ekstra kromosomal yang mampu mereplikasi sendiri dan membawa gen-gen yang berperan dalam resistensi antibiotik.
  3. Plasmid sekarang ini digunakan secara luas oleh perekayasa genetika (ahli biologi molekuler).
  4. Tonggak penting dalam dekade ini adalah definisi kode genetik lengkap, yang menunjukkan bahwa masing-masing asam amino dikode triplet nukleotida DNA.

Cerita, Renungan, Motivasi: Cangkir Yang Cantik

Cerita, Renungan, Motivasi: Cangkir Yang Cantik | Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. "Lihat cangkir itu," kata si nenek kepada suaminya. "Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si kakek.



Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara 'Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop ! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata "belum !" lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang.
Stop! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata "belum !"

Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak.

Wanita itu berkata "belum !" Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat- kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku.la terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin.

Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

Renungan: Seperti inilah Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi- Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan- Nya.

"Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."

Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati. karena Dia sedang membentuk Anda. Bentukan -bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai, Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk Anda. (Cerita dan Motivasi ini disadur dari e-book Mailing List)

SURAT PENAWARAN PEMBUATAN SUMUR BOR (CONTOH) PERSONAL PRIBADI 2016

Halo sobat belajar semua, udah lama juga yeah saya tidak mengupdate informasi yang saya ketahui baik secara sengaja (dipelajari) atau secara tidak sengaja (biasa, hasil searching atau artikel milik sodara atau teman). Nah, kali ini saya mencoba untuk share tentang Contoh Surat Penawaran Pembuatan Sumur Bor yang ditawarkan secar pribadi, alias tidak melalui CV atau kontraktor tertentu. Sebagai informasi, beberapa waktu lalu teman saya meminta saya untuk membuatkan sebuah surat penawaran ini, dan akhirnya beginilah jadinya. Semoga bermanfaat yeah ...

SURAT PENAWARAN


Tarakan, 29 Februari 2016

Kepada yth.
PT. ..............................
Di Tarakan

Dengan Hormat,

Sehubungan dengan rencana pencarian sumber air (Pembuatan Sumur) di lokasi perseroan bapak, maka bersama ini saya menawarkan jasa/tenaga sebagai pekerja sumur bor.

Adapun rincian anggarannya adalah sebagai berikut:

1.    Ongkos Kerja    : Rp. 2.000.000,00
2.    Material        : Rp.    500.000,00

Untuk informasi lebih jelasnya, silahkan menghubungi saya di nomor --------------------.

Demikianlah surat penawaran ini, atas kesempatan yang diberikan, saya ucapkan limpah terimakasih.


Hormat saya,

Anton

Demikianlah contoh surat penawaran hasil godokan saya, mudah-mudahan bermanfaat.

Wednesday, October 24, 2012

MEDITASI OMK: Menemukan kembali Oasis Kehidupan Bersama Tuhan

MEDITASI OMK SANTO ALOYSIUS GONZAGA
PAROKI SANTO YOSEF PEKERJA

Tema: Menemukan kembali Oasis Kehidupan Bersama Tuhan


 

Kehidupan yang kita jalani tidak selamanya manis dan sejalan dengan harapan kita. Kadang-kadang, kehidupan rasanya pahit, dan kita mudah lelah. Lalu, di mana kita bisa melepaskan dahaga? Apakah ada oasis bagi kita? Kita boleh merasakan bahwa saat ini, kita sedang berada dalam suatu oasis, dan kita mengumpulkan apa saja yang perlu dalam perjalanan berikut:



A.      Lectio (Bacaan dari Alkitab) >>> Keluaran (EKsodus) 15: 22 - 27

22  Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang gurun Syur; tiga hari lamanya mereka berjalan di padang gurun itu dengan tidak mendapat air.

23  Sampailah mereka ke Mara, tetapi mereka tidak dapat meminum air yang di Mara itu, karena pahit rasanya. Itulah sebabnya dinamai orang tempat itu Mara.

24  Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: "Apakah yang akan kami minum?"

25  Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,

26  firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."

27  Sesudah itu sampailah mereka di Elim; di sana ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon korma, lalu berkemahlah mereka di sana di tepi air itu.




B.      Meditatio (Meditasi)

Teks yang kita baca kali ini adalah sebagian dari perjalanan di padang gurun dari bangsa Israel. Mereka baru saja berangkat dari Mesir. Perjalanan lewat laut Teberau baru selesai. Dan, kini mereka masuk ke Padang Gurun. Dalam kitab Keluaran (Eksodus), padang gurun menjadi tempat di mana bangsa itu diuji. Pertanyaan sentral atau utama adalah tentang Kepercayaan. Beranikah bangsa Israel mempercayakan diri mereka pada Tuhan dalam setiap situasi? Dengan ini, padang gurun menjadi suatu tempat dimana orang bisa dimurnikan. Dan justru pada pertanyaan ini: pada siapa orang bisa percaya? Dan pada siapa anda percaya? Inilah pertanyaan yang paling penting untuk direnungkan oleh kita semua. Inilah juga pertanyaan religious yang paling pokok: Apakah atau siapakah yang memberi anda pegangan?

Dalam Alkitab padang gurun menjadi suatu tempat percontohan hidup. Dan contoh yang paling besar bagi orang kristiani adalah keberadaan Yesus di padang gurun. Ia juga diuji di sana. Bangsa Israel dengan bermacam-macam cara diuji mengenai kepercayaan mereka kepada Tuhan.

Cobaan pertama adalah mengenai air. Bangsa sudah kehausan. Bagaimana mungkin bangsa itu mendapatkan air di padang gurun yang tandus?. Tanpa air, tentu saja tidak bisa hidup.

Cobaan kedua adalah mengenai Roti. Bagaimana mendapatkan roti di padang gurun?. Dari mana orang bisa mempertahankan hidupnya? Tanpa makanan, orang tidak akan bisa hidup. Dari mana anda bisa hidup?. Tuhan memberi manna sebagai makanan. Setelah itu, sekali lagi cobaan mengenai air. Jadi, sejak permulaan perjalanan ini dipersoalkan keperluan pokok bagi setiap orang: Air dan Makanan.

Dalam cerita, bangsa sampai pada suatu oasis. Akan tetapi air itu rasanya pahit. Bangsa sudah kehabisan akal. Reaksi bangsa itu menjadi semakin seru. Kali ini, mereka hanya merasakan keputus asaan. Di tempat lain, mereka bahkan menyalahkan Musa bahwa ia membawa mereka ke padang gurun  hanya untuk membiarkan mereka mati di sana.

Sepotong kayu yang ditunjukkan oleh Tuhan kepada Musa, seolah-olah adalah masalah yang fisis. Tetapi justru oleh kata kerja yang ditunjukkannya memunculkan arti yang lain. Selanjutnya menjadi jelas bahwa kayu itu menjadi suatu ibarat bagi petunjuk-petunjuk Tuhan. Petunjuk-petunjuk yang diberikan Tuhan dalam undang-undang dan aturan-aturan, adalah kayu yang bisa menghilangkan kepahitan dalam kehidupan. Begitulah antara relasi air dan kayu, dan hokum-hukum yang diberikan Tuhan. Disini, gelar Tuhan adalah dokter. Tuhan menyembuhkan air itu, dan dengan demikian juga bangsa itu. Dan obat yang ia berikan adalah Thora atau buku hokum.

Kepahitan ada juga hubungan dengan cerita sebelumnya: eksodus dari Mesir. DI Mesir mereka alami hokum-hukum yang pahit dan keras, dan menjadikan bangsa itu sebagai budak-budak. Hukum dan aturan yang diberikan Tuhan memberikan arah, adalah manis, dan menunjukkan jalan ke tanah di mana kehidupan menjadi baik.

Ini adalah suatu kebenaran. Aturan dan hukum yang diberikan Tuhan, mengantar bangsa ke Elim. Suatu tempat dengan dua belas mata air, dan tujuh puluh pohon kurma. Angka dua belas menunjukkan kedua belas bani Israel. Angka tujuh puluh menunjukkan jumlah orang yang mengikuti Yakub sewaktu ia ke Mesir. Dengan begitu, ada suatu tempat di mana bangsa boleh menikmati kehidupan yang baik. Di sini lebih dari cukup air dan makanan untuk selamanya. Tetapi tempat ini suatu stasiun peralihan saja.

Nama Elim artinya pohon-pohon oak. Dan nama Elim itu menunjuk kepada tempat tinggal dari Abraham di Hebron, di mana sesudah ia meninggal juga dikuburkan. Rujukan ini memberi petunjuk ke mana orang percaya harus mencari. Di Elim seorang yang percaya boleh mencari makanan yang diberikan Tuhan. Ia boleh mengetahui bahwa ia dipanggil seperti Abraham. Dalam dan oleh Tuhan ia boleh menemukan mata air yang memberi air yang hidup.

Ada satu dimensi lagi. Bapa-bapa gereja mengartikan ELim sebagai suatu gerbang. Gerbang yang harus dilewati orang untuk mencari jalan ke kehidupan yang baik. Berkat ELim kita boleh jalan bersama, berjalan sebagai duta-duta belas kasih, membagi kasih kepada setiap orang, dan melakukan pekerjaan belas kasih, sama seperti teladan yang diberikan Tuhan Yesus dalam setiap karyaNya.

C.      Contemplatio (Kontemplasi)

Sesudah tiap nomor kita akan diam sebentar, sesudah yang terakhir kita akan diam selama 10 menit. Diiringi dengan music Instrumental.
 
  1. Pertanyaan yang penting dalam hidup adalah: siapa atau apa yang memberi pegangan padamu sebagai manusia dalam hidupmu?
  2. Kalau ada hari-hari yang serba sial, kita mengeluh. Keluhan yang mana cepat muncul padamu?
  3. Elim adalah suatu oasis. Bagaimana pandanganmu tentang oasis (rohani) untuk anda? Anda suka pergi ke oasis yang mana?
  4. Elim adalah gerbang ke kehidupan dengan Tuhan. Pada saat-saat yang mana dalam hidupmu anda telah melewati gerbang yang menentukan bagi jalan yang sekarang anda jalani?

D.      Collatio (Membagi)
 
  1. Bagaimana pengaruh meditasi pada anda?
  2. Apa yang bisa dibagikan dengan orang lain tentang pegangan dalam hidup?
  3. Keluhan apa tentang apa? Anda berani membagikannya dengan orang lain?
  4. Anda pergi ke oasis yang mana untuk perenungan kembali? Dan Oasis seperti apa yang anda kehendaki di dalam hidup anda saat ini?

E.       Oratio (Berdoa)

Mari kita masuk dalam suasana hening. Setelah kita saling berbagi dengan saudara-saudari kita, maka mari kita masuk dalam suasana doa. Doa secara bathinia kepada Tuhan. Bercakap-cakap dengan Tuhan. Daraskan doa dan harapanmu berdasarkan apa yang muncul dalam hatimu tentang air, hokum dan aturan, perenungan kembali dan kehidupan dalam suatu oasis rohani. Oasis yang kita rindukan untuk berada di sana.



F.       Creatio (Kreasi)

Siapkan kertas dan pulpen. Gambarkanlah sebuah oasis kehidupan rohani anda. Gambarkan apa dan siapa saja yang anda inginkan ada dalam oasis rohanimu. Berikan sebuah sentuhan kata-kata indah untuk melukiskan betapa menentramkannya oasis anda itu. Jangan lupa tulis namamu. Ayo, selamat berkreasi!

@awwbTarakan

Milik Frater CMM

Monday, August 20, 2012

KONSEP DASAR DESENTRALISASI PENDIDIKAN SERTA KEKUATAN DAN KELEMAHAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN

KONSEP DASAR DESENTRALISASI PENDIDIKAN SERTA KEKUATAN DAN KELEMAHAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN - Pada artikel saya sebelumnya, kita sudah mengenapa apa yang dimaksud dengan Sentralisasi Pendidikan dan juga tentang kekuatan dan kelemahan sistem Sentralisasi Pendidikan. Dan untuk menindak lanjuti artikel tersebut, kemudian kita akan membahas tentang lawannya, yaitu tentu saja tentang Desentralisasi Pendidikan.

Dalam chapter ini, tentu saja akan materi yang dibahas sama dengan sebelumnya yaitu tentang Konsep Dasar Desentralisasi Pendidikan dan juga tentang kekuatan dan kelemahan sistem Desentralisasi Pendidikan.

Dan untuk mempersingkat waktu, mari kita langsung saja ke TKP.


KONSEP DASAR DESENTRALISASI PENDIDIKAN

Desentralisasi di Indonesia sudah ada cukup lama, dimulai sejak tahun 1973, yaitu sejak diterbitkannya UU no. 5 tahun 1973 tentang pokok-pokok pemerintahan daerah otonomi dan pokok-pokok penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi tugas pusat dan daerah. Dan terdapat pula pada PP No. 45 tahun 1992 dan dikuatkan lagi melalui PP No. 8 tahun 1995.Menurut UU No.22, desentralisasi dikonsepsikan sebagai penyerahan wewenang yang disertai tanggung jawab pemerintah oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom.

Beberapa alasan yang mendasari perlunya desentralisasi :
  1. Mendorong terjadinya partisipasi dari bawah secara lebih luas.Mengakomodasi terwujudnya prinsip demokrasi.
  2. Mengurangi biaya akibat alur birokrasi yang panjang sehinmgga dapat meningkatkan efisiensi.
  3. Memberi peluang untuk memanfaatkan potensi daerah secara optimal.
  4. Mengakomodasi kepentingan poloitik.
  5. Mendorong peningkatan kualitas produk yang lebih kompetitif.

Desentralisasi Community Based Education mengisyaratkan terjadinya perubahan kewenangan dalam pemerintah antara lain :
  • Perubahan berkaitan dengan urusan yang tidak diatur oleh pemerintah pusat, secara otomatis menjadi tangung jawab pemerintah daerah, termasuk dalam pengelolaan pendidikan.
  • Perubahan berkenaan dengan desentralisasi pengelolaan pendidikan.dalam hal ini pelempahan wewenang dalam pengelolaan pendidikandan pemerintah pusat kedaerah otonom, yang menempatkan kabupaten / kota sebagai sentra desentralisasi.

Desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada orang-orang pada level bawah ( daerah ). Pada sistem pendidikan yang terbaru tidak lagi menerapkan sistem pendidikan sentralisasi, melainkan sistem otonomi daerah atau otda yang memberikan wewenang kepada pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan yang tadinya diputuskan seluruhnya oleh pemerintah pusat. Kelebihan sistem ini adalah sebagian keputusan dan kebijakan yang ada di daerah dapat diputuskan di daerah tanpa campur tangan pemerintah pusat. Namun kekurangan dari sistem ini adalah pada daerah khusus, euforia yang berlebihan dimana wewenang itu hanya menguntungkan pihak tertentu atau golongan serta dipergunakan untuk mengeruk keuntungan para oknum atau pribadi.

Hal ini terjadi karena sulit dikontrol oleh pemerinah pusat.Desentralisasi pendidikan suatu keharusan Rontoknya nilai-nilai otokrasi Orde Baru telah melahirkan suatu visi yang baru mengenai kehidupan masyrakat yang lebih sejahtera ialah pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia, hak politik, dan hak asasi masyarakat (civil rights). Kita ingin membangun suatu masyarakat baru yaitu masyarakat demokrasi yang mengakui akan kebebasan individu yang bertanggungjawab. Pada masa orde baru hak-hak tersebut dirampas oleh pemerintah.

Keadaan ini telah melahirkan suatu pemerintah yang tersebut dan otoriter sehingga tidak mengakui akan hak-hak daerah. Kekayaan nasional, kekayaan daerah telah dieksploitasi untuk kepentingan segelintir elite politik. Kejadian yang terjadi berpuluh tahun telah melahirkan suatu rasa curiga dan sikap tidak percaya kepada pemerintah. Lahirlah gerakan separtisme yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, desentralisasi atau otonomi daerah merupakan salah satu tuntutan era reformasi. Termasuk di dalam tuntutan otonomi daerah ialah desentralisasi pendidikan nasional.Ada tiga hal yang berkaitan dengan urgensi desentralisasi pendidikan yaitu pembangunan masyarakat demokrasi, pengembangan sosial capital, dan peningkatan daya saing bangsa ( H.A.R Tialar, 2002).

1. Masyarakat Demokrasi

Masyarakat demokrasi atau dalam khasanah bahasa kita namakan masyarakat madani (civil society) adalah suatu masyarakat yang antara lain mengakui hak-hak asasi manusia. Masyarakat madani adalah suatu masyarakat yang terbuka dimana setiap anggotanya merupakan pribadi yang bebas dan mempunyai tanggung jawab untuk membangun masyarakatnya sendiri. Pemerintah dalam masyrakat madani adalah pemerintahan yang dipilih oleh rakyat dan untuk kepentingan rakyat sendiri. Masyarakat demokrasi memerlukan suatu pemerintah yang bersih (good and clean governance).
2. Pengembangan “Social Capital”

Para ahli ekonomi seperti Amartya Sen, pemenang Nobel Ekonomi tahun 1998, menekankan kepada nilai-nilai demokrasi sebagai bentuk social capital yang menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan kehidupan yang lebih manusiawi. Demokrasi sebagai social capital hanya bias diraih dan dikembangkan melalui proses pendidikan yang menghormati nilai-nilai demokrasi tersebut. Suatu proses belajar yang tidak menghargai akan kebebassan berpikir kritis tidak mungkin menghidupkan nilai-nilai demokrasi sebagai social capital suatu bangsa.


Sistem pendidikan yang sentralistik yang mematikan kemampuan berinovasi tentunya tidak sesuai dengan pengembangan suatu masyarakat demokrasi terbuka. Oleh sebab itu, desntralisasi pendidikan berarti lebih mendekatkan proses pendidikan kepada rakyat sebagai pemilik pendidikan itu sendiri. Rakyat harus berpartisipasi di dalam pembentukan social capital tersebut. Ikut sertanya rakyat di dalam penyelenggaraan pendidikan dalam suatu masyarakat demokrasi berarti pula rakyat ikut membina lahirnya social capital dari suatu bangsa.

3. pengembangan Daya saing

Di dalam suatu masyarakat demokratis setiap anggotanya dituntut partisipasi yang optimal dalam pengembangan kehidupan pribadi dan masyarakatnya. Di dalam kehidupan bersama tersebut diperlukan kemampuan daya saing yang tinggi di dalam kerja sama. Di dalam suatu masyarakat yang otoriter dan statis, daya saing tidak mempunyai tempat. Oleh sebab itu, masyarakat akan sangat lamban perkembangannya. Masyarakat bergerak dengan komando dan oleh sebab itu sikap masa bodoh dan menunggu merupakan ciri dari masyarakat otoriter.


Daya saing di dalam masyarakat bukanlah kemampuan untuk saling membunuh dan saling menyingkirkan satu dengan yang lain tetapi di dalam rangka kerjasama yang semakin lama semakin meningkat mutunya. Dunia terbuka, dunia yang telah menjadi suatu kampung global (global village) menuntut kemampuan daya saing dari setiap individu, setiap masyarakat, bahkan setiap bangsa. Eksistensi suatu masyarakat dan bangsa hanya dapat terjamin apabila dia terus-menerus memperbaiki diri dan menibkatkan kemampuanya. Ada empat faktor yang menentukan tingkat daya saing seseorang atau suatu masysrakat. Faktor-fator tersebut adalah intelegensi, informasi, ide baru, dan inovasi.


KEKUATAN DAN KELEMAHAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN

Dari beberapa pengalaman di negara lain, kegagalan desentralisasi diakibatkan oleh beberapa hal, diantaranya:

  1. Masa transisi dari sistem sentralisasi ke desintralisasi ke memungkinkan terjadinya perubahan secara gradual dan tidak memadai serta jadwal pelaksanaan yang tergesa-gesa.
  2. Kurang jelasnya pembatasan rinci kewenangan antara pemerintah pusat, propinsi dan daerah.
  3. Kemampuan keuangan daerah yang terbatas.
  4. Sumber daya manusia yang belum memadai.
  5. Kapasitas manajemen daerah yang belum memadai.
  6. Restrukturisasi kelembagaan daerah yang belum matang.
  7. Pemerintah pusat secara psikologis kurang siap untuk kehiulangan otoritasnya.

Berdasarkan pengalaman, pelaksanaan disentralisasi yang tidak matang juga melahirkan berbagai persoalan baru, diantaranya :
  1. Meningkatnya kesenjangan anggaran pendidikan antara daerah,antar sekolah antar individu warga masyarakat.
  2. Keterbatasan kemampuan keuangan daerah dan masyarakat (orang tua) menjadikan jumlah anggaran belanja sekolah akan menurundari waktu sebelumnya,sehingga akan menurunkan motivasi dan kreatifitas tenaga kependidikan di sekolahuntuk melakukan pembaruan.
  3. Biaya administrasi di sekolah meningkat karena prioritas anggarandi alokasikan untuk menutup biaya administrasi, dan sisanya baru didistribusikan ke sekolah.
  4. Kebijakan pemerintah daerah yang tidak memperioritaskan pendidikan, secara kumulatif berpotendsi akan menurunkan pendidikan.
  5. Penggunaan otoritas masyarakat yang belum tentu memahamisepenuhnya permasalahandan pengelolaan pendidikan yang pada akhirnya akan menurunkan mutu pendidikan.
  6. Kesenjangan sumber daya pendidikan yang tajam di karenakan perbedaan potensi daerah yang berbeda-beda. Mengakibatkan kesenjangan mutu pendidikan serta melahirkan kecemburuan sosial.
  7. Terjadinya pemindahan borok-borok pengelolaan pendidikan dari pusat ke daerah.

Untuk mengantisipasi munculnya permasalahan tersebut di atas, disentralisasi pendidikan dalam pelaksanaannya harus bersikap hati-hati. Ketepatan strategi yang ditempuh sangat menentukan tingkat efektifitas implementasi disentralisasi. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk tersebut ada beberapa hal yang perlu di perhatikan :
  1. Adanya jaminan dan keyakinan bahwa pendidikan akan tetap berfungsi sebagai wahana pemersatu bangsa.
  2. Masa transisi benar-benar di gunakan untuk menyiapkan berbagai halyang dilakukan secara garnual dan di jadwalkan setepat mungkin.
  3. Adanya kometmen dari pemerintah daerah terhadappendidikan, terutama dalam pendanaan pendidikan.
  4. Adanya kesiapan sumber daya manusia dan sistem manajemen yang tepat yang telah dipersiapkan dengan matang oleh daerah.
  5. Pemahaman pemerintah daerah maupunDPRD terhadap keunikan dan keberagaman sistem pengelolaan pendidikan, dimana sistem pengelolaan pendidikan tidak sama dengan pengelolaan pendidikan daerah lainnya.
  6. Adanya kesadaran dari semua pihak (pemerintah, DPRD, masyarakat) bahwa pengelolaan tenaga kependidikan di sekolah, terutama guru tidak sama dengan pengelolaan aparat birokrat lainnya.
  7. Adanya keiapan psikologis dari pemerintah pusat dari propinsi untuk melepas kewenangannya pada pemerintah kabupaten / kota.

Selain dampak negatif tentu saja disentralisasi pendidikan juga telah membuktikan keberhasilan antara lain :
  1. Mampu memenuhi tujuan politis, yaitu melaksanakan demokratisasi dalam pengelolaan pendidikan.
  2. Mampu membangun partisifasi masyarakat sehingga melahirkan pendidikan yang relevan, karena pendidikan benar0benar dari oleh dan untuk masyarakat.
  3. Mampu menyelenggarakan pendidikan secara menfasilitasi proses belajar mengajar yang kondusif, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas belajar siswa.
Baiklah, sekian dahulu ulasan kali ini, semoga artikel ini bermanfaat buat agan semua. Thankz udah berkunjung... | By Peacock