Sunday, December 25, 2011

Teknik Pengajaran Kebahasaan | Belajar Bahasa Yukk !!!

 Teknik Pengajaran Kebahasaan : Pengajaran kebahasaan adalah salah satu aspek pengajaran bahasa Indonesia di SD yang meliputi:  struktur kata, bentuk-bentuk kata, cara pembentukan kata, susunan kata dalam kelompok kata dalam klausa dan dalam kalimat, serta seluk beluk dalam kalimat. Tujuan pengajaran kebahasaan adalah agar siswa memahami struktur dasar  bahasa serta dapat menerapkannya dalam kalimat baik secara lisan maupun tulisan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengajaran kebahasaan tidak boleh berhenti pada pemahaman teori atau struktur dasar bahasa saja tetapi harus dilanjutkan sampai keterampilan menggunakan struktur itu. Mereka harus diberi kesempatan luas bagaimana menggunakan bahasa. Siswa belajar memahami makna kata serta penggunaannya dalam kalimat. Jadi siswa diberi kesempatan mempelajari aturan bahasa dan penerapan aturan itu dalam kegiatan berbahasa.

Melalui pengajaran kebahasaan guru mengarahkan siswanya agar:

1) memahami konsep struktur dasar bahasa Indonesia,
2) dapat membentuk kata, kelompok kata, klausa, dan kalimat,
3) dapat menerapkan struktur dasar bahasa dalam kalimat baik secara lisan maupun tulisan,
4) dapat menerapkan struktur bahasa tersebut dalam penggunaan bahasa sebagai alat berkomunikasi.

Berikut ini dibahas sejumlah teknik pengajaran kebahasaan. Setiap teknik akan diberi penjelasan dan contoh penerapannya dalam bentuk kegiatan guru dan siswa dalam kelas. Teknik pengajaran kebahasaan yang dimaksud, antara lain:

a.  Teknik Melengkapi Kalimat

Ada beberapa cara yang digunakan dalam melengkapi kalimat. Pertama menyempurnakan afiksasi pada kata yang belum sempurna bentuknya, misalnya awalan, sisipan, akhiran, atau awalan dan sisipan. Kedua mengalihkan kelas kata, misalnya dari kata benda menjadi kata sifat. Ketiga menjadikan kata dasar menjadi kata ulang. Keempat menggantikan kata kepunyaan dengan bentuk –ku, -mu, -nya.

Contoh:

Guru            :   Perhatikan contoh berikut!
                    Kami (temu) di pasar.
                    Kami bertemu di  pasar.

Siswa          : (Memperhatikan contoh dengan seksama).

Guru      : Sempurnakan kalimat di bawah ini dengan awalan yang tepat.         Ayahnya (kerja) di pabrik.

Siswa        : (Mengerjakan tugas dengan tekun).
               (Beberapa menit kemudian).

Guru            :  Siapa yang dapat mengerjakan di depan kelas?

Siska           :  Saya, Pak!

Guru            : Silakan, Siska!

Siska           : Ayahnya bekerja di pabrik.

Guru            : Bagus, bagus Siska!


b.   Teknik Menjawab Pertanyaan

Tanya jawab atau menjawab pertanyaan adalah salah satu cara untuk memancing siswa berekspresi. Ekspresi atau jawab siswa dalam kalimat sempurna sangat efektif dalam melatih siswa menyusun kalimat. Secara tidak sadar mereka diarahkan menyusun kalimat yang baik dan benar.

Contoh:

Guru            : Siapa namamu?

Siswa          : Ahmad, Pak!

Guru            : Ulangi, nama saya Ahmad.

Ahmad         : Nama saya Ahmad.

0 comments:

Post a Comment