Tuesday, December 27, 2011

PENGANTAR PENGEMBANGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP BERKARAKTER


PENGEMBANGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN
BAHASA INDONESIA SMP BERKARAKTER




            Perencanaan pembelajaran merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah.  Perencanaan memegang peranan penting dalam setiap kegiatan, termasuk dalam sebuah pembelajaran. Dalam kaitannya dengan pembelajaran, yang dimaksud dengan perencanaan pembelajaran adalah proses penyusunan berbagai keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam proses kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang telah ditetapkan. Kegiatan ini merupakan langkah awal yang harus ditempuh guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Guru sebagai tenaga pengajar harus memiliki kemampuan dan berkemauan baik sebagai perencana/perancang pembelajaran. Guru sebagai perancang pembelajaran bertugas membuat rancangan program pembelajaran yang menjadi tanggungjawabnya sesuai dengan kompetensi yang telah ditetapkan.
Tuntutan pada guru berkaitan dengan kemampuan mengembangkan perencanaan pembelajaran dapat dilihat pada PP nomor 19 tahun 2005 dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses. PP nomor 19 tahun 2005 yang berkaitan dengan standar proses mengisyaratkan bahwa guru diharapkan dapat mengembangkan perencanaan pembelajaran, yang kemudian dipertegas malalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, yang antara lain mengatur tentang perencanaan proses pembelajaran yang mensyaratkan bagi pendidik pada satuan pendidikan untuk mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal, baik yang menerapkan sistem paket maupun sistem kredit semester (SKS).
Melalui perencanaan pembelajaran yang baik, guru akan lebih mudah dalam melaksanakan pembelajaran dan siswa akan lebih terbantu dan mudah dalam belajar. Perencanaan pembelajaran dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik, sekolah, mata pelajaran, dan sebagainya.  Dengan perencaanaan yang matang dapat mendorong guru lebih siap melakukan kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, setiap akan melakukan pembelajaran, guru wajib melakukan perencanaan. Dengan adanya perencanaan yang baik, maka pelaksanaan pembelajaran akan dapat berjalan lancar, terarah, dan sistematis. Hal ini dapat tercapai karena kompetensi dasar, materi pokok, indikator, pengalaman belajar, alokasi waktu, sumber, langkah-langkah pembelajaran, dan rencana penilaian telah dirumuskan dengan baik dan digambarkan dengan jelas.
Sekarang ini, pemerintah sedang menggalakkan penanaman pendidikan karakter pada peserta didik. Pendidikan karakter bangsa dimaknai sebagai pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggotamasyarakat, dan warganegara yang religius, nasionalis, produktif dan kreatif. Komitmen nasional tentang perlunya pendidikan karakter, secara imperatif tertuang dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam Pasal 3 UU tersebut dinyatakan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Penanaman nilai-nilai pendidikan karakter ini, salah satunya diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran, yang antara lain dicantumkan dalam perencanaan pembelajaran  yang berupa silabus dan RPP. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam makalah ini dibahas tentang pengembangan perencanaan pembelajaran Bahasa Indonesia berkarakter.

0 comments:

Post a Comment