Sunday, December 25, 2011

Hakikat Keterampilan Menulis Efektif


Hakikat Keterampilan Menulis
            Keterampilan menulis dapat diperoleh dan dikuasai dengan jalan banyak berlatih karena keterampilan menulis mencakup penggunaan sejumalah unsur yang kompleks secara serempak. Untuk mengetahui sampai di mana hasil menulis yang telah dicapai, perlu dilakukan tes menulis kepada siswa.

            Menurut Tarigan (1985:3-4) menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang digunakan untuk berkomunikasi tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain, dan merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Dalam menulis orang harus terampil memanfaatkan huruf grafologi, struktur, dan kosakata. Byrne (1988:1) mengemukakan ketika menulis menggunakan simbol yaitu huruf atau kombinasi huruf yang melambangkan  bunyi bahasa. Menulis lebih dari sekadar memproduksi simbol, tetapi simbol itu harus diatur untuk membentuk kata dan harus diatur untuk membentuk kalimat . Kalimat harus menjadi paragraph, dan paragraph harus menjadi sebuah wacana yang utuh dan selesai. Menulis bukan hanya menyusun satu kalimat atau beberapa kalimat yang tidak berhubungan, melainkan juga menghasilkan rangkaian kalimat yang berhubungan satu dengan yang lain dan gaya tertentu. Menulis bukan sesuatu yang diperoleh secara spontan, tetapi memerlukan usaha sadar “menuliskan” kalimat dan mempertimbangkan cara mengkomunikasikan dan mengatur.

            Sejalan dengan itu menurut Lado, (1964:14) menulis adalah meletakkan simbol grafis yang mewakili bahasa yang dimengerti orang lain jadi, orang lain dapat membaca simbol grafis itu jika mengetahui simbol itu menjadi bagian dari ekspresi bahasa. Sehubungan dengan hal tersebut Semi (1990:8) mengatakan bahwa menulis pada hakikatnya merupakan pemindahan pikiran atau perasaan ke dalam bentuk lambang-lambang bahasa.

Berdasarkan kosep di atas dapat dikatakan bahwa menulis merupakan komunikasi tidak langsung yang berupa pemindahan pikiran atau perasaan dengan memanfaatkan grafologi, struktur bahasa, dan kosakata dengan menggunakan simbol-simbol sehingga dapat dibaca seperti apa yang diwakili oleh simbol tersebut.

          Jones mengemukakan pendapat  dalam menulis diperlukan langkah-langkah yang harus dilalui oleh penulis agar hasil tulisannya lebih efektif, yaitu;

1.    seorang penulis harus mempunyai aturan dalam menulis serta jelas objek tulisannya;
2.    sebelum menulis harus terlebih dahulu menyusun kerangka karangan;
3.    merumuskan tujuan penulisan;
4.    tulisan selalu berfokus pada topik;
5.    untuk memperjelas ide-ide yang abstrak gunakan contoh;
6.    gunakan kata atau kalimat yang tepat dan jelas;
7.    hindari bias gender, serta penggunaan orang pertama yang berlebihan.
Langkah penulisan di atas perlu diperhatikan oleh seorang penulis agar hasil tulisannya lebih efektif karena dalam karangan  ada lima unsur yang dimiliki karangan tersebut, yaitu.
1.    isi karangan: hal atau gagasan yang dikemukakan;
2.    bentuk karangan: susunan atau cara menyajikan isi ke dalam pola kalimat;
3.    tata bahasa: penggunaan tata bahasa dan pola kalimat yang tepat;
4.    gaya: pilihan struktur dan kosakata untuk memberikan nada atau warna terhadap karangan;                                    
5.    penggunaan ejaan dan tanda baca                     . 

0 comments:

Post a Comment