Tuesday, November 22, 2011

Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca

 Pearson mengungkapkan  bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan serta minat baca dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yakni :

1. Faktor yang bersifat intrinsik (berasal dari dalam diri pembaca), antara lain meliputi kepemilikan kompetensi bahasa si pembaca, minat , motivasi, dan kemampuan membacanya

2. Faktor yang bersifat ekstrinsik (berasal dari luar pembaca), antara lain unsur-unsur yang bersal dari dalam teks bacaan (misal keterbacaan, organisasi teks, wacana) dan unsur-unsur  yang berkenaan dengan fasilitas, guru, model pengajaran (Pearson dalam Hafni, 1981: 2-3)

Selanjutnya Hafni juga mencoba merumuskan beberapa penyebab kesullitan memahami bacaan ke dalam beberapa alasan. Rumus-rumus yang digunakan didasarkan pada pendapat Swan (1979) yang berpandangan bahwa beberapa penyebab kesukaran memahami isi bacaan berakar pada kebiasaan baca yang salah. Kebiasaan-kebiasaan dimaksud meliputi:

(a) Terlalu banyak memperhatikan butir demi butir informasi sehingga gagal memberi makna pada teks;

(b) Kurang memberi perhatian kepada detail, sehingga meskipun maksud umum bacaan tertangkap secara utuh namun gagal dalam memahami  butir-butir tertentu; dengan demikian unsur-unsur kecil dalam bacaan, seperti, kata hubung, kata ingkar, kata modal luput dari perhatian pembaca;

(c) Terlalu imajinatif, terutama bila pembaca menganggap telah mengetahui topik tertentu dalam bahan bacaan atau mempunyai pendapat yang kuat tentang topik tersebut; dengan demikian pembaca akan menafsirkan makna teks  dari sudut pengetahuan dan pengalamannya sendiri;

(d) Kalimat-kalimat yang tersajii di dalam teks mempunyai tingkat kompleksitas yang tinggi; keruwetan sintaksis dapat menyebabkan kesulitan pada pembacanya;

(e) Gaya penulisan yang bertipe mengulang-ngulang gagasan dengan ungkapan-ungkapan dan kata-kata yang khusus  juga dapat menimbulkan kesulitan pada pembacanya;

(f) Gaya pengungkapan pokok pikiran penting secara tidak langsung yaang mengharuskan pembaca mengambil inferensi atas informasi-informasi yang tidak tersirat dalam bacan, juga dapat menimbulkan kesullitan pada bacaannya;

(g) Penggunaan kata yang tidak akrab dengan pembacanya juga merupakan kendala bagi pemahaman bacaan

0 comments:

Post a Comment