Wednesday, November 16, 2011

BAHASA BERSIFAT KONVENSIONAL | SIFAT-SIFAT BAHASA

Sobat Jufry semua, sebelum membaca artikel yang satu ini Bahasa Bersifat Konvensional saya menyarankan sobat untuk membaca artikel terdahulu mengenai  Bahasa adalah System, Bahasa adalah Vocal Symbol dan Bahasa Bersifat Arbitrary karena sobat akan sulit memahami artikel ini sebelum membaca artikel terkait sebelumnya.


Baiklah, saya anggap sobat-sobat Jufry udah membaca artikel tersebut diatas (klik saja pada judulnya sehingga anda akan menuju halaman yang dimaksud diatas). So, kita lanjut ke pembahasan kita kali ini yaitu Bahasa Bersifat Konvensional

Konvensional itu sendiri berarti kesepakatan atau perjanjian. Pada postingan sebelumnya mengenai Bahasa Bersifat Arbitrary, dikatakan bahwa pemberian nama terhadap barang sesuatu tertentu bersifat arbitrary atau suka-suka, atau sewenang-wenang. Namun pemberian nama tersebut percuma jika tak ada kesepakatan bersama mengenai penggunaan kata itu. Apalah artinya kata itu jika tak disepakati bersama, karena kata tersebut akan digunakan secara bersama-sama. Walaupun pada dasarnya nama terhadap barang sesuatu tertentu semena-mena atau suka-suka pada awalnya, namun kemudian kata tersebut mulai dipakai secara bersama-sama, maka secara tidak langsung terjadi kesepakatan akan penggunaan nama tersebut. Jadi dari suka-suka menuju ke kesepakatan sehingga lahirlah kata baru tersebut.

Pusing yah??? Contohnya begini, si A melihat sesuatu benda yang hidup yang bisa terbang. Si A kemudian menyebutnya secara suka-suka bahwa itu adalah /barumo/, sedangkan temannya yaitu si B mengatakan /burung/. Kemudian si C dan si D serta si si yang lain lebih suka menyebutnya /burung/ seperti si B. maka terjadilah kesepakatan yaitu menamai yang terbang itu /burung/ sedangkan /barumo/ tidak digunakan karena tidak mendapat kesepakatan bersama, walaupun pada awalnya kedua kata itu dikatakan secara suka-suka saja.

Bagaimana? mudah-mudahan sobat Jufry semua bisa memahami artikel mengenai Bahasa Bersifat Konvensional.

0 comments:

Post a Comment