Wednesday, October 12, 2011

Kerusakan Otak Broca, Wernicke, Penfield dan Robert

Diskusi kita semakin seru aja neh sobat Jufry semua... Kita udah mengenal apa itu otak and susunannya, juga udah mengenal (kalau udah baca seh)  bagian-bagian dari otak manusia yang unik yang terdiri dari Hemisfer Kanan dan Hemisfer Kiri. Lanjutan dari materi yang telah saya posting sebelumnya, saya akan mengarahkan sahabat semua kepada para ahli yang telah meneliti dengan seksama mengenai kedua Hemisfer ini dan apa yang terjadi ketika salah satu dari Hemisfer itu rusak.
Baiklah, langsung aja yah, menurut hasil penelitian tentang kerusakan otak oleh Broca dan Wernicke dan Penfield dan Robert mengarah pada kesimpulan bahwa hemisfer kini dilibatkan dalam hubungannya dengan fungsi bahasa. Krashen (19987) mengemukakan lima alasan yang mendasari kesimpulan itu. Kelima alasan itu adalah:

  • Hilangnya kemampuan berbahasa akibat kerusakan otak lebih sering disebabkan oleh kerusakan jaringan saraf hemisfer kiri daripada himisfer kanan.
  • Ketika hemisfer kiri dianestesia kemampuan berbahasa menjadi hilang, tetapi ketika hemisfer kanan dianastisia kemampuan berbahasa itu tetap ada.
  • Sewaktu persaingan dalam menerima masukan bahasa secara bersamaan dalam tes dikotik, ternyata telinga kanan lebih unggul dalam tes dikotik, ternyata telinga kanan lebih unggul dalam ketepatan dan kecepatan pemahaman daripada telinga kiri. Keunggulan telinga kanan itu karena hubungan antara telinga kanan dan hemisfer kiri lebih baik daripada hubungan telinga kiri dengan hemisfer kanan.
  • Ketika materi bahasa diberikan melalui penglihatan mata kanan dan mata kiri, maka ternyata penglihatan kanan lebih tepat dalam menangkap materi bahasa itu daripada penglihatan kiri. keunggulan penglihatan kanan itu karena hubungan antara penglihatan kanan dan hemisfer kiri lebih baik daripada hubungan penglihatan kiri dan hemisfer kanan.
  • Pada waktu melakukan kegiatan berbahasa baik secara terbuka maupun tertutup hemisfer kiri menunjukkan kegiatan elektris lebih hebat daripada hemisfer kanan. Hal ini diketahui melalui analisis gelombang otak. Hemisfer yang lebih aktif lebih sedikit dalam menghasilkan gelombang alpha.


Artikel terkait akan saya posting lagi, kalau sahabat butun suatu berita atau mengenai pelajaran apa Saja, jangan malu-malu ninggalin pesan di kotak pesan di bawah ini ... akan saya usahakan demi Sahabat Jufry semua..

0 comments:

Post a Comment